KLATEN JATENG - Satgas Gugus Percepatan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 mengumumkan penambahan lima kasus positif virus Corona (COVID-19) baru di Kabupaten Klaten. Kelima pasien positif Corona itu merupakan peserta kegiatan Ijtima di Gowa, Sulawsi Selatan beberapa waktu lalu.

"Kasus penambahan hari ini ada lima orang yang telah terkonfirmasi positif COVID-19. Kelima orang tersebut termasuk dalam klaster Gowa atau peserta Ijtima di Gowa, Sulawesi Selatan," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten, Dokter Cahyono Widodo, Sabtu (18/4/2020).

Dengan tambahan ini, secara kumulatif ada tujuh kasus Corona di Klaten. Dua orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

"Dua (pasien) positif sebelumnya sudah sembuh, sedangkan lima pasien positif Covid 19 baru ini berasal dari wilayah Kecamatan Juwiring dan Kecamatan Wonosari," lanjut Cahyono.

Cahyono menyebut kelima pasien Corona ini dua di antaranya berasal dari wilayah Kecamatan Juwiring dan menjalani perawatan di RSST Soeradji Tirtonegoro. Kemudian tiga sisanya berasal dari Kecamatan Wonosari dan menjalani perawatan di RSUD Bagas Waras.

"Dua dirawat di RSUP dan tiga di RSUD. Kelima pasien tersebut saat ini dalam kondisi yang baik dan stabil," ucapnya.

Cahyono menyebut pihaknya telah melakukan tracing kepada orang-orang yang pernah kontak dengan pasien. "Kita telah lacak orang yang pernah kontak, dan akan segera dilakukan rapid test," ucap Cahyono.

Sementara itu, Koordinator wilayah Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona atau COVID-19 Pemkab Klaten, dokter Ronny Reokmito mengatakan kelimanya telah melalui uji swab.

"Awalnya dua positif dari hasil pemeriksaan. Kemudian 3 lainnya menyusul swabnya," tutur Ronny.

Ronny juga mengimbau agar tim gugus tugas di tingkat RT/RW lebih ketat dalam memantau warga yang baru saja kembali dari luar Klaten. Dia berharap warga pendatang itu berinisiatif melapor ke Gugus Tugas RT/RW dan melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

"Apabila mengalami gejala-gejala atau sakit segera periksa di Puskesmas terdekat. Masyarakat dihimbau untuk tidak takut, tidak panik lakukan PHBS, makan makanan yang bergizi, dan berjemur antara jam 9 sampai dengan jam 10 pagi selama 10-15 menit guna pencegahan COVID-19," pesan Ronny.

Pasien Positif Corona Di Klaten Bertambah 5 Orang

KLATEN JATENG - Satgas Gugus Percepatan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 mengumumkan penambahan lima kasus positif virus Corona (COVID-19) baru di Kabupaten Klaten. Kelima pasien positif Corona itu merupakan peserta kegiatan Ijtima di Gowa, Sulawsi Selatan beberapa waktu lalu.

"Kasus penambahan hari ini ada lima orang yang telah terkonfirmasi positif COVID-19. Kelima orang tersebut termasuk dalam klaster Gowa atau peserta Ijtima di Gowa, Sulawesi Selatan," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten, Dokter Cahyono Widodo, Sabtu (18/4/2020).

Dengan tambahan ini, secara kumulatif ada tujuh kasus Corona di Klaten. Dua orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

"Dua (pasien) positif sebelumnya sudah sembuh, sedangkan lima pasien positif Covid 19 baru ini berasal dari wilayah Kecamatan Juwiring dan Kecamatan Wonosari," lanjut Cahyono.

Cahyono menyebut kelima pasien Corona ini dua di antaranya berasal dari wilayah Kecamatan Juwiring dan menjalani perawatan di RSST Soeradji Tirtonegoro. Kemudian tiga sisanya berasal dari Kecamatan Wonosari dan menjalani perawatan di RSUD Bagas Waras.

"Dua dirawat di RSUP dan tiga di RSUD. Kelima pasien tersebut saat ini dalam kondisi yang baik dan stabil," ucapnya.

Cahyono menyebut pihaknya telah melakukan tracing kepada orang-orang yang pernah kontak dengan pasien. "Kita telah lacak orang yang pernah kontak, dan akan segera dilakukan rapid test," ucap Cahyono.

Sementara itu, Koordinator wilayah Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona atau COVID-19 Pemkab Klaten, dokter Ronny Reokmito mengatakan kelimanya telah melalui uji swab.

"Awalnya dua positif dari hasil pemeriksaan. Kemudian 3 lainnya menyusul swabnya," tutur Ronny.

Ronny juga mengimbau agar tim gugus tugas di tingkat RT/RW lebih ketat dalam memantau warga yang baru saja kembali dari luar Klaten. Dia berharap warga pendatang itu berinisiatif melapor ke Gugus Tugas RT/RW dan melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

"Apabila mengalami gejala-gejala atau sakit segera periksa di Puskesmas terdekat. Masyarakat dihimbau untuk tidak takut, tidak panik lakukan PHBS, makan makanan yang bergizi, dan berjemur antara jam 9 sampai dengan jam 10 pagi selama 10-15 menit guna pencegahan COVID-19," pesan Ronny.