MOJOKERTO JATIM - Pasien terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Mojokerto bertambah tiga orang. Satu di antaranya yaitu Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Mojokerto dr Sujatmiko.

Dengan penambahkan tiga pasien itu, maka pasien positif Covid-29 di Kabupaten Mojokerto hingga hari ini, Jumat (24/4/2020) menjadi lima orang. Kadinkes dr Sujatmiko tercatat sebagai pasien 05.

Sedangkan pasien 03 dan 04 merupakan pasangan suami istri (pasutri) asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

"Ya tiga. Dua orang dari Jetis suami istri," kata dr Sujatmiko saat dihubungi wartawan, Jumat (24/4/2020) malam.

Saat ditanya siapa pasien 05 itu, dr Sujatmiko dengan terang menyebut bahwa pasien itu adalah dirinya sendiri.

"Saya OTG (orang tanpa gejala). Saya tanpa gejala apapun. Coba-coba ikut rapid test positif, terus ikut swap sekalian, lho kok positif. Sekarang kurung diri di rumah dan tidak ada gejala sakit," ungkap dr Sujatmiko.

Ia menambahkan, tes swab pertama dirinya baru keluar hari ini dan dinyatakan positif. Dirinya juga mengikuti tes swab kedua pada hari ini.

"Karena swab sudah 10 hari yang lalu dan hasilnya baru hari ini (positif). Saya langsung minta di-swab ulang, mudah-mudahan negatif," pungkasnya.

Pasien Positif Corona Di Mojokerto Bertambah 3 Orang

MOJOKERTO JATIM - Pasien terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Mojokerto bertambah tiga orang. Satu di antaranya yaitu Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Mojokerto dr Sujatmiko.

Dengan penambahkan tiga pasien itu, maka pasien positif Covid-29 di Kabupaten Mojokerto hingga hari ini, Jumat (24/4/2020) menjadi lima orang. Kadinkes dr Sujatmiko tercatat sebagai pasien 05.

Sedangkan pasien 03 dan 04 merupakan pasangan suami istri (pasutri) asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

"Ya tiga. Dua orang dari Jetis suami istri," kata dr Sujatmiko saat dihubungi wartawan, Jumat (24/4/2020) malam.

Saat ditanya siapa pasien 05 itu, dr Sujatmiko dengan terang menyebut bahwa pasien itu adalah dirinya sendiri.

"Saya OTG (orang tanpa gejala). Saya tanpa gejala apapun. Coba-coba ikut rapid test positif, terus ikut swap sekalian, lho kok positif. Sekarang kurung diri di rumah dan tidak ada gejala sakit," ungkap dr Sujatmiko.

Ia menambahkan, tes swab pertama dirinya baru keluar hari ini dan dinyatakan positif. Dirinya juga mengikuti tes swab kedua pada hari ini.

"Karena swab sudah 10 hari yang lalu dan hasilnya baru hari ini (positif). Saya langsung minta di-swab ulang, mudah-mudahan negatif," pungkasnya.