LUMAJANG JATIM - Pasien positif terjangkit virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Lumajang bertambah dua orang. Dengan begitu, jumlah total pasien yang positif menjadi lima orang.

Hal ini disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq di peringgitan pendopo Arya Wiraraja, Kamis (9/4/2020).

"Tambahan dua masing-masing ASN (aparatur sipil negara) dan satu jamaah umrah yang sebelumnya adalah PDP (pasien dalam pengawasan)," ungkap bupati yang akrab disapa Cak Thoriq ini kepada para pengungsi.

Cak Thoriq merinci, ASN yang positif Covid-19 yang bekerja di Surabaya. Saat berkunjung ke Lumajang, dia sembuh sakit dan diajarkan di RSUD dr. Haryoto. “Awalnya disangka batuk dan flu biasa,” ungkapnya.

Untuk Jamaah Umrah asal Kecamatan Tempeh, awalnya sebagai PDP. Korban meninggal saat tes SWAB belum datang. "Jadi korban berstatus PDP, hasil swab tiba ternyata positif," paparnya.

Untuk data Pemkab Lumajang, ada 234 ODP, 17 PDP dan 5 postif covid. Ada 2 Pasien diinformasikan isolasi dan 1 melakukan isolasi mandiri. “Isolasi mandiri, mengikat orangnya, disetujui dan keluarga siap melakukan pengawasan,” pungkas Cak Thoriq.

Pasien Positif Corona Di Lumajang Bertambah 2 Orang

LUMAJANG JATIM - Pasien positif terjangkit virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Lumajang bertambah dua orang. Dengan begitu, jumlah total pasien yang positif menjadi lima orang.

Hal ini disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq di peringgitan pendopo Arya Wiraraja, Kamis (9/4/2020).

"Tambahan dua masing-masing ASN (aparatur sipil negara) dan satu jamaah umrah yang sebelumnya adalah PDP (pasien dalam pengawasan)," ungkap bupati yang akrab disapa Cak Thoriq ini kepada para pengungsi.

Cak Thoriq merinci, ASN yang positif Covid-19 yang bekerja di Surabaya. Saat berkunjung ke Lumajang, dia sembuh sakit dan diajarkan di RSUD dr. Haryoto. “Awalnya disangka batuk dan flu biasa,” ungkapnya.

Untuk Jamaah Umrah asal Kecamatan Tempeh, awalnya sebagai PDP. Korban meninggal saat tes SWAB belum datang. "Jadi korban berstatus PDP, hasil swab tiba ternyata positif," paparnya.

Untuk data Pemkab Lumajang, ada 234 ODP, 17 PDP dan 5 postif covid. Ada 2 Pasien diinformasikan isolasi dan 1 melakukan isolasi mandiri. “Isolasi mandiri, mengikat orangnya, disetujui dan keluarga siap melakukan pengawasan,” pungkas Cak Thoriq.