JOMBANG JATIM - Pasien terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Jombang bertambah tiga orang. Atas tambahan itu, kasus positif Corona di Kota Santri menjadi 7 orang hingga Selasa (14/4/2020).

Ketiga pasien terkonfirmasi itu semuanya berjenis kelamin laki-laki. Masing-masing laki-laki berusia 45 tahun asal Kecamatan Bandar Kedungmulyo dan dua lainnya berusia 53 dan 58 warga Kecamatan Diwek.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno mengatakan, pasien kelima tercatat berprofesi sebagai sekuriti di Surabaya, tetapi identitasnya berasal dari Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

"Pasien kelima bekerja sebagai sekuriti di Surabaya namun berdomisili di wilayah Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Saat ini yang bersangkutan ditempatkan di ruang isolasi penanganan Covid-19 setelah hasil rapid tes dan swab menyatakan positif," ungkap Budi, Selasa (14/4/2020).

Sementara pasien keenam adalah seorang peserta pelatihan petugas haji di Surabaya yang sebelumnya berstatus orang tanpa gejala (OTG), yaitu warga Kecamatan Diwek.

"Tanggal 8 April dilakukan swab dan tanggal 13 April hasilnya keluar dan terkonfirmasi positif," beber Budi.

Sedangkan pasien ketujuh tercatat berprofesi sebagai guru asal Kecamatan Diwek. Pasien ini dirawat di Rumah Sakit Adi Husada Surabaya setelah sebelumnya menjalani penanganan untuk penyakit penyerta yang dideritanya.

"Saat ini kami melakukan tracing kepada orang-orang yang diduga ada kontak erat dengan para pasien positif ini," pungkasnya.

Pasien Positif Corona Di Jombang Bertambah, Total Capai 7 Orang

JOMBANG JATIM - Pasien terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Jombang bertambah tiga orang. Atas tambahan itu, kasus positif Corona di Kota Santri menjadi 7 orang hingga Selasa (14/4/2020).

Ketiga pasien terkonfirmasi itu semuanya berjenis kelamin laki-laki. Masing-masing laki-laki berusia 45 tahun asal Kecamatan Bandar Kedungmulyo dan dua lainnya berusia 53 dan 58 warga Kecamatan Diwek.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno mengatakan, pasien kelima tercatat berprofesi sebagai sekuriti di Surabaya, tetapi identitasnya berasal dari Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

"Pasien kelima bekerja sebagai sekuriti di Surabaya namun berdomisili di wilayah Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Saat ini yang bersangkutan ditempatkan di ruang isolasi penanganan Covid-19 setelah hasil rapid tes dan swab menyatakan positif," ungkap Budi, Selasa (14/4/2020).

Sementara pasien keenam adalah seorang peserta pelatihan petugas haji di Surabaya yang sebelumnya berstatus orang tanpa gejala (OTG), yaitu warga Kecamatan Diwek.

"Tanggal 8 April dilakukan swab dan tanggal 13 April hasilnya keluar dan terkonfirmasi positif," beber Budi.

Sedangkan pasien ketujuh tercatat berprofesi sebagai guru asal Kecamatan Diwek. Pasien ini dirawat di Rumah Sakit Adi Husada Surabaya setelah sebelumnya menjalani penanganan untuk penyakit penyerta yang dideritanya.

"Saat ini kami melakukan tracing kepada orang-orang yang diduga ada kontak erat dengan para pasien positif ini," pungkasnya.

Tidak ada komentar