KEBUMEN JATENG - Hasil rapid diagnostic test (RDT) 11 peserta Ijtima Ulama di Gowa asal Kebumen, Jawa Tengah, dinyatakan terindikasi positif terjangkit virus Corona atau COVID-19. Mereka kini melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan penjagaan ketat.

Bupati Kebumen sekaligus Ketua Gugus Percepatan Penanganan COVID-19, Yazid Mahfudz, mengatakan hingga saat ini sedikitnya ada 51 peserta Ijtima Ulama Gowa yang terdata dari daerahnya. Ada 18 orang yang mengikuti rapid test, 11 orang di antaranya dinyatakan positif.

"Untuk peserta Ijtima Ulama Gowa tercatat ada sekitar 51 orang, 18 sudah mengikuti rapid test dan hasilnya 11 orang positif," kata Yazid Mahfudz kepada wartawan, Kamis (23/4/2020).

Yazid menjelaskan, untuk sementara, 11 orang tersebut masih diisolasi mandiri di rumah masing-masing dengan penjagaan ketat. Kemudian mereka akan diisolasi di RS darurat besok.

"Untuk sementara mereka diisolasi mandiri di rumah masing-masing dengan penjagaan ketat. Besok diisolasi di RS darurat sambil nunggu hasil swab. Jika hasil swab positif, langsung diisolasi di RSUD dr Soedirman, Kebumen," lanjutnya.

Di Kebumen hingga saat ini tercatat ada 2.339 ODP dan 100 PDP, yang lima di antaranya telah meninggal dunia sebelum mengetahui hasil lab. Sedangkan kasus positif virus Corona di Kebumen hingga saat ini ada 12 orang.

Hasil Rapid Tes, 11 Peserta Ijtima Gowa Asal Kebumen Positif Corona

KEBUMEN JATENG - Hasil rapid diagnostic test (RDT) 11 peserta Ijtima Ulama di Gowa asal Kebumen, Jawa Tengah, dinyatakan terindikasi positif terjangkit virus Corona atau COVID-19. Mereka kini melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan penjagaan ketat.

Bupati Kebumen sekaligus Ketua Gugus Percepatan Penanganan COVID-19, Yazid Mahfudz, mengatakan hingga saat ini sedikitnya ada 51 peserta Ijtima Ulama Gowa yang terdata dari daerahnya. Ada 18 orang yang mengikuti rapid test, 11 orang di antaranya dinyatakan positif.

"Untuk peserta Ijtima Ulama Gowa tercatat ada sekitar 51 orang, 18 sudah mengikuti rapid test dan hasilnya 11 orang positif," kata Yazid Mahfudz kepada wartawan, Kamis (23/4/2020).

Yazid menjelaskan, untuk sementara, 11 orang tersebut masih diisolasi mandiri di rumah masing-masing dengan penjagaan ketat. Kemudian mereka akan diisolasi di RS darurat besok.

"Untuk sementara mereka diisolasi mandiri di rumah masing-masing dengan penjagaan ketat. Besok diisolasi di RS darurat sambil nunggu hasil swab. Jika hasil swab positif, langsung diisolasi di RSUD dr Soedirman, Kebumen," lanjutnya.

Di Kebumen hingga saat ini tercatat ada 2.339 ODP dan 100 PDP, yang lima di antaranya telah meninggal dunia sebelum mengetahui hasil lab. Sedangkan kasus positif virus Corona di Kebumen hingga saat ini ada 12 orang.