PURWOREJO JATENG - Pemkab Purworejo mengungkap hasil rapid test 10 orang tanpa gejala (OTG) peserta Ijtima Dunia di Gowa, Sulsel asal Purworejo. Hasil rapid test 10 orang tersebut dinyatakan positif.

"Untuk yang 10 OTG positif berdasarkan hasil rapid test merupakan jamaah Tabligh Akbar di Gowa," ujar juru bicara Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam penanganan COVID-19, dr Darus ketika dihubungi wartawan, Senin (20/4/2020).

10 orang tersebut kini diisolasi di RSUD RAA Tjokronegoro. Selain itu Pemkab Purworejo mencatat hingga saat ini tercatat ada 1.751 ODP dan 39 PDP terdiri dari 19 sembuh, 16 dirawat dan empat orang meninggal.

Darus menjelaskan dari 39 orang PDP, 19 orang di antaranya sudah mengantongi hasil tes swab negatif, sedangkan yang positif berjumlah lima orang.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah kabupaten di Jawa Tengah juga telah membuka data peserta Ijtima Dunia di Gowa pada Maret lalu. Salah satunya Pemkab Boyolali yang mengungkap ada tujuh warganya yang jadi peserta acara tersebut.

Tujuh orang tersebut kini dalam pemantauan aparat daerah setempat. "Dari grup ijtima di Gowa itu juga ada 7 orang yang kita pantau. Karena yang dari sana itu sebagian besar positif," ujar Ketua Umum Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Boyolali, Masruri, kepada wartawan hari ini.

Masruri mengungkap tujuh orang tersebut berasal dari dua kecamatan berbeda. Pemantauan terhadap tujuh itu dilakukan oleh aparat di tingkat RT dan RW setempat.

"Tujuh orang dari Ampel dan Ngemplak, kita pantau terus (kondisi kesehatannya)," lanjutnya.

Hasil Rapid Tes 10 Peserta Ijtima Gowa Asal Purworejo Positif Corona

PURWOREJO JATENG - Pemkab Purworejo mengungkap hasil rapid test 10 orang tanpa gejala (OTG) peserta Ijtima Dunia di Gowa, Sulsel asal Purworejo. Hasil rapid test 10 orang tersebut dinyatakan positif.

"Untuk yang 10 OTG positif berdasarkan hasil rapid test merupakan jamaah Tabligh Akbar di Gowa," ujar juru bicara Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam penanganan COVID-19, dr Darus ketika dihubungi wartawan, Senin (20/4/2020).

10 orang tersebut kini diisolasi di RSUD RAA Tjokronegoro. Selain itu Pemkab Purworejo mencatat hingga saat ini tercatat ada 1.751 ODP dan 39 PDP terdiri dari 19 sembuh, 16 dirawat dan empat orang meninggal.

Darus menjelaskan dari 39 orang PDP, 19 orang di antaranya sudah mengantongi hasil tes swab negatif, sedangkan yang positif berjumlah lima orang.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah kabupaten di Jawa Tengah juga telah membuka data peserta Ijtima Dunia di Gowa pada Maret lalu. Salah satunya Pemkab Boyolali yang mengungkap ada tujuh warganya yang jadi peserta acara tersebut.

Tujuh orang tersebut kini dalam pemantauan aparat daerah setempat. "Dari grup ijtima di Gowa itu juga ada 7 orang yang kita pantau. Karena yang dari sana itu sebagian besar positif," ujar Ketua Umum Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Boyolali, Masruri, kepada wartawan hari ini.

Masruri mengungkap tujuh orang tersebut berasal dari dua kecamatan berbeda. Pemantauan terhadap tujuh itu dilakukan oleh aparat di tingkat RT dan RW setempat.

"Tujuh orang dari Ampel dan Ngemplak, kita pantau terus (kondisi kesehatannya)," lanjutnya.

Tidak ada komentar