JOMBANG JATIM - Sesosok bayi ditemukan tewas di warung es degan atau es kelapa muda Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Bayi perempuan itu dibuang dengan dibungkus tas ransel warna merah.

Kapolsek Mojoagung Kompol Paidi mengatakan tas ransel warna merah itu pertama kali ditemukan Rohmah (70), warga Desa Gambiran di kursi warung es degan milik putrinya. Warung ini persis di depan pasar hewan Mojoagung, Jalan Raya Mojoagung-Mojowarno.

"Tas sempat akan dibuang oleh Bu Rohmah. Saat dibuka ternyata isinya bayi," kata Paidi kepada wartawan, Sabtu (25/4/2020).

Saat ditemukan, lanjut Paidi, bayi dalam kondisi tak bernyawa. Bayi berjenis kelamin perempuan itu hanya diselimuti kaus. Tali pusarnya nampak masih melekat.

"Kondisi bayi sudah meninggal. Umurnya sekitar satu hari. Tidak kami temukan barang lainnya," terangnya.

Ia menjelaskan, bayi tersebut diperkirakan dibuang orang tuanya pada Jumat (24/4) malam. Karena selama warung es degan itu buka pagi hingga sore, belum ada tas ransel warna merah di bagian kursinya.

"Kemarin warung buka, tapi kalau malam tutup. Sehingga kemungkinan dibuangnya kemarin malam," jelas Paidi.

Saat ini mayat bayi perempuan itu sudah dievakuasi ke RSUD Jombang. Polisi menyelidiki pelaku pembuangan bayi tersebut.

"Kami masih memeriksa rekaman CCTV toko bangunan di depannya," tandasnya.

Hasil Hubungan Gelap, Bayi Tak Berdosa Di Jombang Dibuang

JOMBANG JATIM - Sesosok bayi ditemukan tewas di warung es degan atau es kelapa muda Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Bayi perempuan itu dibuang dengan dibungkus tas ransel warna merah.

Kapolsek Mojoagung Kompol Paidi mengatakan tas ransel warna merah itu pertama kali ditemukan Rohmah (70), warga Desa Gambiran di kursi warung es degan milik putrinya. Warung ini persis di depan pasar hewan Mojoagung, Jalan Raya Mojoagung-Mojowarno.

"Tas sempat akan dibuang oleh Bu Rohmah. Saat dibuka ternyata isinya bayi," kata Paidi kepada wartawan, Sabtu (25/4/2020).

Saat ditemukan, lanjut Paidi, bayi dalam kondisi tak bernyawa. Bayi berjenis kelamin perempuan itu hanya diselimuti kaus. Tali pusarnya nampak masih melekat.

"Kondisi bayi sudah meninggal. Umurnya sekitar satu hari. Tidak kami temukan barang lainnya," terangnya.

Ia menjelaskan, bayi tersebut diperkirakan dibuang orang tuanya pada Jumat (24/4) malam. Karena selama warung es degan itu buka pagi hingga sore, belum ada tas ransel warna merah di bagian kursinya.

"Kemarin warung buka, tapi kalau malam tutup. Sehingga kemungkinan dibuangnya kemarin malam," jelas Paidi.

Saat ini mayat bayi perempuan itu sudah dievakuasi ke RSUD Jombang. Polisi menyelidiki pelaku pembuangan bayi tersebut.

"Kami masih memeriksa rekaman CCTV toko bangunan di depannya," tandasnya.

Tidak ada komentar