Dua warga positif corona atau covid-19 menjalani uji laboratorium kedua kalinya di dua rumah sakit berbeda, Senin (13/4/2020).

Diberitakan sebelumnya, dua warga itu berasal dari Desa Sewurejo Kecamatan Mojogedang dan Desa Paulan Kecamatan Colomadu.

Berdasarkan hasil uji laboratorium pada Jumat (10/4/2020) lalu, kedua warga tersebut positif corona.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Purwanti mengatakan, warga Sewurejo sudah dibawa ke RSUD Karanganyar untuk dilakukan uji laboratorium.

Hal sama juga dilakukan warga Paulan di RS Kasih Ibu Solo.

"Keduanya diperiksa hari ini. Mereka kondisinya sehat. Pemeriksaan itu untuk mengetahui apa negatif atau masih positif," katanya Senin (13/4/2020).

Lebih lanjut, pihaknya akan menunggu hasil uji laboratorium yang kedua kali ini. Apakah mereka negatif atau masih positif.

Sementara itu terkait PDP asal Sewurejo yang meninggal dunia pada Jumat (10/4/2020) lalu, berdasarkan hasil laboratorium dipastikan positif.

PDP tersebut diketahui merupakan peserta ijtima ulama di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan pada Maret 2020 lalu.

"Hasilnya keluar Minggu (12/4/2020). Setelah hasil keluar kami langsung update ke website. Sebelumnya warga tersebut statusnya PDP," ujarnya.

Purwanti mengungkapkan, sehingga di Desa Sewurejo terdapat dua warga positif corona tapi satu di antaranya meninggal dunia pekan lalu.

Sedangkan sisanya masih menjalani uji laboratorium yang kedua hari ini.

2 Warga Karanganyar positif Covid-19 jalani Uji Laboratorium yang Kedua

Dua warga positif corona atau covid-19 menjalani uji laboratorium kedua kalinya di dua rumah sakit berbeda, Senin (13/4/2020).

Diberitakan sebelumnya, dua warga itu berasal dari Desa Sewurejo Kecamatan Mojogedang dan Desa Paulan Kecamatan Colomadu.

Berdasarkan hasil uji laboratorium pada Jumat (10/4/2020) lalu, kedua warga tersebut positif corona.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Purwanti mengatakan, warga Sewurejo sudah dibawa ke RSUD Karanganyar untuk dilakukan uji laboratorium.

Hal sama juga dilakukan warga Paulan di RS Kasih Ibu Solo.

"Keduanya diperiksa hari ini. Mereka kondisinya sehat. Pemeriksaan itu untuk mengetahui apa negatif atau masih positif," katanya Senin (13/4/2020).

Lebih lanjut, pihaknya akan menunggu hasil uji laboratorium yang kedua kali ini. Apakah mereka negatif atau masih positif.

Sementara itu terkait PDP asal Sewurejo yang meninggal dunia pada Jumat (10/4/2020) lalu, berdasarkan hasil laboratorium dipastikan positif.

PDP tersebut diketahui merupakan peserta ijtima ulama di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan pada Maret 2020 lalu.

"Hasilnya keluar Minggu (12/4/2020). Setelah hasil keluar kami langsung update ke website. Sebelumnya warga tersebut statusnya PDP," ujarnya.

Purwanti mengungkapkan, sehingga di Desa Sewurejo terdapat dua warga positif corona tapi satu di antaranya meninggal dunia pekan lalu.

Sedangkan sisanya masih menjalani uji laboratorium yang kedua hari ini.

Tidak ada komentar