NGANJUK JATIM - Pria yang diduga sengaja bunuh diri dengan menceburkan diri ke Sungai Brantas, Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, ditemukan dalam kondisi tewas, Senin (30/3/2020).

Pria itu diketahui bernama Agung Andri Asmoko (20). Jasadnya ditemukan 12 kilometer dari tempat dia menceburkan diri oleh Tim Pos SAR Trenggalek. Dia diketahui menceburkan diri pada Sabtu (28/3/2020).

Setelah mendapat laporan, Tim SAR melakukan pencarian dengan menyusuri sungai dan penyisiran darat yaitu pada sisi timur dan barat Sungai Brantas, Nganjuk.

"Korban ditemukan sejauh 12 kilometer dari titik awal dia menceburkan diri," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Hari Adi Purnomo.

Ia menambahkan, pencarian berjalan baik karena dukungan dari semua unsur yang terlibat sejak awal pencarian korban.

Kami sangat berterima kasih pada tim SAR gabungan yang telah terjun dalam pencarian ini, meskipun saat ini kita sedang menghadapi pandemik Virus Corona. Namun jiwa sosial mereka tidak surut dan tetap mau membantu pencarian hingga korban ditemukan," pungkasnya.

Depresi, Pria Di Nganjuk Tewas Ceburkan Diri ke Sungai Brantas

NGANJUK JATIM - Pria yang diduga sengaja bunuh diri dengan menceburkan diri ke Sungai Brantas, Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, ditemukan dalam kondisi tewas, Senin (30/3/2020).

Pria itu diketahui bernama Agung Andri Asmoko (20). Jasadnya ditemukan 12 kilometer dari tempat dia menceburkan diri oleh Tim Pos SAR Trenggalek. Dia diketahui menceburkan diri pada Sabtu (28/3/2020).

Setelah mendapat laporan, Tim SAR melakukan pencarian dengan menyusuri sungai dan penyisiran darat yaitu pada sisi timur dan barat Sungai Brantas, Nganjuk.

"Korban ditemukan sejauh 12 kilometer dari titik awal dia menceburkan diri," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Hari Adi Purnomo.

Ia menambahkan, pencarian berjalan baik karena dukungan dari semua unsur yang terlibat sejak awal pencarian korban.

Kami sangat berterima kasih pada tim SAR gabungan yang telah terjun dalam pencarian ini, meskipun saat ini kita sedang menghadapi pandemik Virus Corona. Namun jiwa sosial mereka tidak surut dan tetap mau membantu pencarian hingga korban ditemukan," pungkasnya.