GARUT JABAR - Seorang wanita warga Garut, Teti (35), tewas terseret banjir bandang. Jasad Teti ditemukan setelah sempat hilang dua jam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut, Tubagus Agus Sofyan mengatakan, kejadian nahas tersebut terjadi Senin (17/1/2020) sore tadi di kawasan Kampung Legokmukti, Desa Karangsewu, Kecamatan Cisewu, Garut.

"Korban atas nama Teti meninggal dunia. Korban terseret banjir sekira pukul 14.00 WIB," ucap Tubagus saat dikonfirmasi wartawan, Senin malam.

Insiden tersebut bermula saat Teti, bersama suaminya dan dua warga lain hendak menuju kawasan persawahan dari rumahnya yang berada di Kampung Talun.

Tubagus mengatakan, saat berada di TKP, tepatnya di Sungai Ciawi, korban dan ketiga orang lain menyebrangi sungai yang diketahui tidak ada jembatan itu. Saat menyebrang, tiba-tiba terjadi banjir bandang.

"Korban dan tiga orang lain terseret banjir. Tiga orang selamat sedangkan korban hanyut," katanya.

Korban selamat kemudian berusaha mencari bantuan. Korban selamat bersama warga lain kemudian melakukan usaha pencarian di sekitar lokasi Teti terseret.

Setelah dua jam pencarian, korban akhirnya berhasil ditemukan. Korban ditemukan meninggal sekitar satu kilometer dari TKP.

"Korban ditemukan di Kampung Rawayan, Desa Karangsewu sekitar pukul 16.00 WIB sore tadi," kata Tubagus.

Korban kemudian dibawa ke rumah duka yang terletak di Kampung Talun, Desa Karangsewu.

Tubagus mengimbau masyarakat untuk waspada. Pasalnya, di Garut, khususnya Garut selatan, bencana alam sudah beberapa kali terjadi dalam satu bulan ini.

"Dengan adanya kejadian ini kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan," pungkasnya.

Wanita Di Garut Tewas Terseret Banjir Bandang

GARUT JABAR - Seorang wanita warga Garut, Teti (35), tewas terseret banjir bandang. Jasad Teti ditemukan setelah sempat hilang dua jam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut, Tubagus Agus Sofyan mengatakan, kejadian nahas tersebut terjadi Senin (17/1/2020) sore tadi di kawasan Kampung Legokmukti, Desa Karangsewu, Kecamatan Cisewu, Garut.

"Korban atas nama Teti meninggal dunia. Korban terseret banjir sekira pukul 14.00 WIB," ucap Tubagus saat dikonfirmasi wartawan, Senin malam.

Insiden tersebut bermula saat Teti, bersama suaminya dan dua warga lain hendak menuju kawasan persawahan dari rumahnya yang berada di Kampung Talun.

Tubagus mengatakan, saat berada di TKP, tepatnya di Sungai Ciawi, korban dan ketiga orang lain menyebrangi sungai yang diketahui tidak ada jembatan itu. Saat menyebrang, tiba-tiba terjadi banjir bandang.

"Korban dan tiga orang lain terseret banjir. Tiga orang selamat sedangkan korban hanyut," katanya.

Korban selamat kemudian berusaha mencari bantuan. Korban selamat bersama warga lain kemudian melakukan usaha pencarian di sekitar lokasi Teti terseret.

Setelah dua jam pencarian, korban akhirnya berhasil ditemukan. Korban ditemukan meninggal sekitar satu kilometer dari TKP.

"Korban ditemukan di Kampung Rawayan, Desa Karangsewu sekitar pukul 16.00 WIB sore tadi," kata Tubagus.

Korban kemudian dibawa ke rumah duka yang terletak di Kampung Talun, Desa Karangsewu.

Tubagus mengimbau masyarakat untuk waspada. Pasalnya, di Garut, khususnya Garut selatan, bencana alam sudah beberapa kali terjadi dalam satu bulan ini.

"Dengan adanya kejadian ini kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan," pungkasnya.