Social Items

PEMALANG - Warga Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Pemalang, digemparkan dengan temuan kerangka manusia. Kerangka di hutan pinus petak 17 RPH Wisnu ini ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Kapolsek Watumpul, AKP M Subagyo mengatakan temuan tulang kerangka berawal dari kecurigaan dua warga pencari pohon serut untuk bonsai mencium bau busuk, Selasa (25/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Awalnya ada dua orang yang tidak sengaja mencium bau busuk di sekitar area Hutan Pinus petak 17 setempat", kata M Subagyo.

"Setelah dilakukan pencarian sumber bau busuk tersebut ditemukan tulang kerangka dan batok kepala manusia", lanjut Subagyo.

Atas temuan tersebut keduanya langsung melaporkan ke warga lainnya untuk diteruskan ke Mapolsek Watukumpul. Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas setempat, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. "Hasilnya tidak ditemukan tanda atau bekas penganiayaan," katanya.

Kepala Desa Wisnu, Bambang Sutejo saat dihubungi menjelaskan sejauh ini tidak ada warganya yang kehilangan anggota keluarganya. "Itu (tulang kerangka) bukan warga sini. Tidak ada laporan warga di desa ini yang kehilangan anggota keluarganya," katanya.

Selanjutnya temuan tulang kerangka dan tengkorak kepala ini usai dilakukan pemeriksaan langsung dimakamkan di Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Pemalang pada Selasa, sekitar pukul 15.00 WIB.

Tulang Manusia Ditemukan Warga Di Pemalang

PEMALANG - Warga Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Pemalang, digemparkan dengan temuan kerangka manusia. Kerangka di hutan pinus petak 17 RPH Wisnu ini ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Kapolsek Watumpul, AKP M Subagyo mengatakan temuan tulang kerangka berawal dari kecurigaan dua warga pencari pohon serut untuk bonsai mencium bau busuk, Selasa (25/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Awalnya ada dua orang yang tidak sengaja mencium bau busuk di sekitar area Hutan Pinus petak 17 setempat", kata M Subagyo.

"Setelah dilakukan pencarian sumber bau busuk tersebut ditemukan tulang kerangka dan batok kepala manusia", lanjut Subagyo.

Atas temuan tersebut keduanya langsung melaporkan ke warga lainnya untuk diteruskan ke Mapolsek Watukumpul. Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas setempat, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. "Hasilnya tidak ditemukan tanda atau bekas penganiayaan," katanya.

Kepala Desa Wisnu, Bambang Sutejo saat dihubungi menjelaskan sejauh ini tidak ada warganya yang kehilangan anggota keluarganya. "Itu (tulang kerangka) bukan warga sini. Tidak ada laporan warga di desa ini yang kehilangan anggota keluarganya," katanya.

Selanjutnya temuan tulang kerangka dan tengkorak kepala ini usai dilakukan pemeriksaan langsung dimakamkan di Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Pemalang pada Selasa, sekitar pukul 15.00 WIB.

Tidak ada komentar

Loading...