Kebakaran melanda pabrik garmen milik PT Hermosa Garment International di Ceper, Klaten, Sabtu (1/2) malam. Selain polisi yang menyelidiki, ada tim dari Pemprov Jateng yang menginvestigasi kebakaran ini.

"Ini kita Investigasi terkait kejadian kebakarannya. Nanti semua data umum baik karyawan maupun kronologi kebakaran kita kumpulkan," ungkap salah seorang anggota tim, Ratih Setya Ambarwati, Senin (3/2/2020).

Menurut Ratih, tim ini meminta keterangan dari saksi tentang kronologi kejadian. Keterangan itu berkaitan dengan persoalan keamanan dan keselamatan kerja (K3).

"Kaitannya dengan K3 nanti kita analisa. Dari analisa akan diketahui sebabnya apa dan bagaimana langkah selanjutnya," lanjut Ratih.

Evaluasi itu, kata Ratih, penting dilakukan agar tak ada peristiwa serupa di kemudian hari.

"Sebab akan berkaitan dengan hari kerja, libur dan lainnya. Jadi diinvestigasi," tuturnya.

Pantauan detikcom di lokasi, tim yang terdiri dari empat orang ini datang pada sekitar pukul 09.00 WIB. Tim mewawancarai karyawan dan pihak manajemen perusahaan.

Materi yang ditanyakan berkaitan dengan jumlah karyawan, kronologi sampai jumlah alat pemadam api yang dimiliki. Termasuk ada atau tidaknya alarm kebakaran.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda satu unit bangunan pabrik PT Hermosa Garment International di Jalan Sentono 68 Desa Ngawonggo, Ceper, Klaten. Api melalap mesin, ruangan kantor dan pakaian jadi, Sabtu (1/2) malam. Tidak ada korban dalam kebakaran itu karena peristiwa itu terjadi pada saat pabrik tidak beroperasi.

PT Hermosa Garment klaten turunkan tim Investigasi kasus kebakaran pabrik

Kebakaran melanda pabrik garmen milik PT Hermosa Garment International di Ceper, Klaten, Sabtu (1/2) malam. Selain polisi yang menyelidiki, ada tim dari Pemprov Jateng yang menginvestigasi kebakaran ini.

"Ini kita Investigasi terkait kejadian kebakarannya. Nanti semua data umum baik karyawan maupun kronologi kebakaran kita kumpulkan," ungkap salah seorang anggota tim, Ratih Setya Ambarwati, Senin (3/2/2020).

Menurut Ratih, tim ini meminta keterangan dari saksi tentang kronologi kejadian. Keterangan itu berkaitan dengan persoalan keamanan dan keselamatan kerja (K3).

"Kaitannya dengan K3 nanti kita analisa. Dari analisa akan diketahui sebabnya apa dan bagaimana langkah selanjutnya," lanjut Ratih.

Evaluasi itu, kata Ratih, penting dilakukan agar tak ada peristiwa serupa di kemudian hari.

"Sebab akan berkaitan dengan hari kerja, libur dan lainnya. Jadi diinvestigasi," tuturnya.

Pantauan detikcom di lokasi, tim yang terdiri dari empat orang ini datang pada sekitar pukul 09.00 WIB. Tim mewawancarai karyawan dan pihak manajemen perusahaan.

Materi yang ditanyakan berkaitan dengan jumlah karyawan, kronologi sampai jumlah alat pemadam api yang dimiliki. Termasuk ada atau tidaknya alarm kebakaran.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda satu unit bangunan pabrik PT Hermosa Garment International di Jalan Sentono 68 Desa Ngawonggo, Ceper, Klaten. Api melalap mesin, ruangan kantor dan pakaian jadi, Sabtu (1/2) malam. Tidak ada korban dalam kebakaran itu karena peristiwa itu terjadi pada saat pabrik tidak beroperasi.