KEDIRI JATIM - Depresi akibat sakit komplikasi yang dideritanya, SUBANDI, warga Desa Trenceng Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung nekat bunuh diri.

Dia menceburkan diri di sumur milik tetangganya. Peristiwa terjadi pada Minggu 16/02/20 sore sekitar jam 17.00 WIB.

Kapolsek Sumbergempol Tulungagung, AKP I Nengah Suteja saat dikonfirmasi menjelaskan, awalnya warga mencari-cari SUBANDI yang hilang dari rumahnya.

Ketika mereka melintas di dekat sumur yang berada di depan rumah Subandi, warga melihat ada sepasang sandal mengapung di dalam sumur milik SUNARTO, tetangganya.

Merasa curiga, warga kemudian mengecek sumur tersebut. Ternyata benar, SUBANDI ditemukan sudah meninggal dan mengapung di dalam sumur tersebut.

Petugas Polsek Sumbergempol bersama Tim Medis dari Puskesmas Bendilwungu yang tiba di lokasi melakukan evakuasi dan visum luar terhadap jenazah.

Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga SUBANDI nekat sengaja bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke sumur.

Menurut keterangan RIFAN, anak korban, ayahnya itu sudah lama menderita sakit kencing manis dan gagal ginjal.

Ditambah lagi, istri SUBANDI juga pergi bekerja ke Hongkong sehingga tidak ada yang merawatnya.

Depresi Istri Ke Hongkong, Pria Tulungagung Bunuh Diri Nyemplung Sumur

KEDIRI JATIM - Depresi akibat sakit komplikasi yang dideritanya, SUBANDI, warga Desa Trenceng Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung nekat bunuh diri.

Dia menceburkan diri di sumur milik tetangganya. Peristiwa terjadi pada Minggu 16/02/20 sore sekitar jam 17.00 WIB.

Kapolsek Sumbergempol Tulungagung, AKP I Nengah Suteja saat dikonfirmasi menjelaskan, awalnya warga mencari-cari SUBANDI yang hilang dari rumahnya.

Ketika mereka melintas di dekat sumur yang berada di depan rumah Subandi, warga melihat ada sepasang sandal mengapung di dalam sumur milik SUNARTO, tetangganya.

Merasa curiga, warga kemudian mengecek sumur tersebut. Ternyata benar, SUBANDI ditemukan sudah meninggal dan mengapung di dalam sumur tersebut.

Petugas Polsek Sumbergempol bersama Tim Medis dari Puskesmas Bendilwungu yang tiba di lokasi melakukan evakuasi dan visum luar terhadap jenazah.

Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga SUBANDI nekat sengaja bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke sumur.

Menurut keterangan RIFAN, anak korban, ayahnya itu sudah lama menderita sakit kencing manis dan gagal ginjal.

Ditambah lagi, istri SUBANDI juga pergi bekerja ke Hongkong sehingga tidak ada yang merawatnya.