BLITAR JATIM - Massa suporter bonek dan aremania mulai merapat ke Kota Blitar. Untuk keamanan bisnisnya, banyak toko di Kota Patria tersebut memilih tutup.

Lokasi pusat bisnis di Kota Patria itu seakan bagai kota mati namun riuh oleh kehadiran para suporter.

Karena dihadang mendekati Stadion Soepriadi di Jalan Kelud, kedua suporter memilih berteduh dan istirahat di depan toko-toko yang tutup.

Taufan, pemilik toko Centro Smartphone di Jalan Kelud mengatakan dia memilih menutup tokonya. Selain memilih aman, petugas keamanan yang berjaga di depan toko juga memintanya tidak beroperasi dulu hari ini.

"Kalau saya sejak tahu stadion dipakai Persebaya vs Arema FC memang rencana tutup. Selain itu, tadi petugas kepolisian yang jaga di depan juga minta kami tutup. Biar aman aja," kata Taufan kepada wartawan, Selasa (18/2/2020).

Kapolresta Blitar AKBP Leornard M Sinambela mengatakan pihaknya tidak menginstruksikan toko-toko tutup. Hanya meminta masyarakat kota bisa mengantisipasi tindakan yang tidak diinginkan, agar tidak terjadi kerugian yang ditimbulkan.

"Kami gak meminta tutup ya. Tapi mereka kan sudah antisipasi dini agar aman bisnisnya. Apalagi, melihat gelombang massa suporter makin banyak yang masuk kota," kata Leo kepada wartawan.

Sesuai skema pengamanan, suporter Bonek akan dilokalisir di wilayah Sumberudel dengan radius 500 meter sebelah barat stadion Soepriadi. Sedangkan suporter Arema akan dilokalisir di PIPP yang lokasinya di radius 500 meter sebelah timur stadion Soepriadi di Jalan Kelud Kota Blitar.

Jelang Pertandingan Persebaya vs Arema, Toko di Blitar Pada Tutup

BLITAR JATIM - Massa suporter bonek dan aremania mulai merapat ke Kota Blitar. Untuk keamanan bisnisnya, banyak toko di Kota Patria tersebut memilih tutup.

Lokasi pusat bisnis di Kota Patria itu seakan bagai kota mati namun riuh oleh kehadiran para suporter.

Karena dihadang mendekati Stadion Soepriadi di Jalan Kelud, kedua suporter memilih berteduh dan istirahat di depan toko-toko yang tutup.

Taufan, pemilik toko Centro Smartphone di Jalan Kelud mengatakan dia memilih menutup tokonya. Selain memilih aman, petugas keamanan yang berjaga di depan toko juga memintanya tidak beroperasi dulu hari ini.

"Kalau saya sejak tahu stadion dipakai Persebaya vs Arema FC memang rencana tutup. Selain itu, tadi petugas kepolisian yang jaga di depan juga minta kami tutup. Biar aman aja," kata Taufan kepada wartawan, Selasa (18/2/2020).

Kapolresta Blitar AKBP Leornard M Sinambela mengatakan pihaknya tidak menginstruksikan toko-toko tutup. Hanya meminta masyarakat kota bisa mengantisipasi tindakan yang tidak diinginkan, agar tidak terjadi kerugian yang ditimbulkan.

"Kami gak meminta tutup ya. Tapi mereka kan sudah antisipasi dini agar aman bisnisnya. Apalagi, melihat gelombang massa suporter makin banyak yang masuk kota," kata Leo kepada wartawan.

Sesuai skema pengamanan, suporter Bonek akan dilokalisir di wilayah Sumberudel dengan radius 500 meter sebelah barat stadion Soepriadi. Sedangkan suporter Arema akan dilokalisir di PIPP yang lokasinya di radius 500 meter sebelah timur stadion Soepriadi di Jalan Kelud Kota Blitar.

Tidak ada komentar