PACITAN JATIM - Sosok jenazah ditemukan warga di Pantai Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Pacitan. Lokasinya berada di antara dua obyek wisata. Yakni Pantai Buyutan dan Pantai Banyu Tibo.

Saat ditemukan jenazah berjenis kelamin laki-laki itu kondisinya cukup mengenaskan. Posisinya berada di daratan dan terimpit di antara bebatuan. Hanya memakai celana dalam warna hitam.

Informasi didapat, jasad tanpa identitas itu pertama kali diketahui nelayan yang tengah melaut. Temuan tersebut segera dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan ke polsek setempat.

"Jenis kelamin laki-laki, usia sekitar 43 tahun, tinggi badan sekitar 168 cm. Nggak pakai baju, pakai celana pendek," terang Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Imam Buchori di depan kamar jenazah RSUD dr Darsono, Senin (6/1/2020) sore.

Imam menjelaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan di wilayah sekitar kejadian. Hanya saja sejauh ini belum ada warga yang mengaku kehilangan anggota keluarga. Koordinasi juga dilakukan dengan kepolisian wilayah tetangga.

Hingga pukul 18.30 WIB proses identifikasi masih berlangsung. 3 orang personel Indonesia Automatic Fingerprint Identification (INAFIS) Polres Pacitan dengan peralatan lengkap tampak berada di kamar jenazah RSUD.

Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo mengatakan proses evakuasi jenazah membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Ini karena jarak antara area parkir kendaraan dengan lokasi terpaut 1 KM.

Selain itu, lanjut Didik, kawasan sekitar juga terdiri dari tebing curam. Tim Reaksi Cepat (TRC) pun harus bekerja ekstra membawa jenazah ke area parkir. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD untuk visum.

"Kita menerjunkan 9 personel TRC bersama rekan-rekan TNI/Polri, juga dibantu PMI, relawan, dan unsur masyarakat lain. Jadi kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu kelancaran evakuasi," ucap Didik didampingi Ketua TRC, Juri.

Gempar, Sosok Jenazah Ditemukan Warga Di Pantai Pacitan

PACITAN JATIM - Sosok jenazah ditemukan warga di Pantai Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Pacitan. Lokasinya berada di antara dua obyek wisata. Yakni Pantai Buyutan dan Pantai Banyu Tibo.

Saat ditemukan jenazah berjenis kelamin laki-laki itu kondisinya cukup mengenaskan. Posisinya berada di daratan dan terimpit di antara bebatuan. Hanya memakai celana dalam warna hitam.

Informasi didapat, jasad tanpa identitas itu pertama kali diketahui nelayan yang tengah melaut. Temuan tersebut segera dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan ke polsek setempat.

"Jenis kelamin laki-laki, usia sekitar 43 tahun, tinggi badan sekitar 168 cm. Nggak pakai baju, pakai celana pendek," terang Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Imam Buchori di depan kamar jenazah RSUD dr Darsono, Senin (6/1/2020) sore.

Imam menjelaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan di wilayah sekitar kejadian. Hanya saja sejauh ini belum ada warga yang mengaku kehilangan anggota keluarga. Koordinasi juga dilakukan dengan kepolisian wilayah tetangga.

Hingga pukul 18.30 WIB proses identifikasi masih berlangsung. 3 orang personel Indonesia Automatic Fingerprint Identification (INAFIS) Polres Pacitan dengan peralatan lengkap tampak berada di kamar jenazah RSUD.

Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo mengatakan proses evakuasi jenazah membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Ini karena jarak antara area parkir kendaraan dengan lokasi terpaut 1 KM.

Selain itu, lanjut Didik, kawasan sekitar juga terdiri dari tebing curam. Tim Reaksi Cepat (TRC) pun harus bekerja ekstra membawa jenazah ke area parkir. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD untuk visum.

"Kita menerjunkan 9 personel TRC bersama rekan-rekan TNI/Polri, juga dibantu PMI, relawan, dan unsur masyarakat lain. Jadi kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu kelancaran evakuasi," ucap Didik didampingi Ketua TRC, Juri.