TULUNGAGUNG JATIM - Seorang pria yang bernama Siswoyo (48), asal Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu ditemukan pingsan tergeletak di sebuah ladang di Desa Rejotangan, Tulungagung. Diduga, pria ini gagal melakukan upaya percobaan bunuh diri.

Dugaan tersebut diperkuat dengan adanya botol pestisida merek Curakon yang berada tidak jauh dari tubuhnya. Korban dievakuasi ke RSUD dr Iskak, Tulungagung untuk mendapatkan perawatan.

Paur Humas Polres Tulungagung, Ipda Anwari mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang tengah melintas.

"Korban dibawa ke puskesmas terdekat untuk penolongan pertama dan kemudian dirujuk ke RSUD dr Iskak untuk perawatan lebih lanjut," ujarnya, Jumat (31/1/2020).

Setelah mendapatkan perawatan, kondisi korban berangsur membaik dan sadar. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban juga terlihat mondar mandir di sekitar lokasi sehari sebelumnya.

"Jadi ada saksi yang melihat korban berada di lokasi sehari sebelumnya," ujarnya.

Polisi kemudian menghubungi keluarga korban untuk memberitahukan kondisinya saat ini. Korban mengaku mengalami masalah keluarga, dan nekat pergi dari rumah serta melakukan upaya percobaan bunuh diri.

"Saat ini masih dirawat namun kondisinya sudah berangsur membaik dan bisa diajak komunikasi," ujarnya.

Setelah Gagal Bunuh Diri, Pria Asal Batu Tergeletak di Tulungagung

TULUNGAGUNG JATIM - Seorang pria yang bernama Siswoyo (48), asal Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu ditemukan pingsan tergeletak di sebuah ladang di Desa Rejotangan, Tulungagung. Diduga, pria ini gagal melakukan upaya percobaan bunuh diri.

Dugaan tersebut diperkuat dengan adanya botol pestisida merek Curakon yang berada tidak jauh dari tubuhnya. Korban dievakuasi ke RSUD dr Iskak, Tulungagung untuk mendapatkan perawatan.

Paur Humas Polres Tulungagung, Ipda Anwari mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang tengah melintas.

"Korban dibawa ke puskesmas terdekat untuk penolongan pertama dan kemudian dirujuk ke RSUD dr Iskak untuk perawatan lebih lanjut," ujarnya, Jumat (31/1/2020).

Setelah mendapatkan perawatan, kondisi korban berangsur membaik dan sadar. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban juga terlihat mondar mandir di sekitar lokasi sehari sebelumnya.

"Jadi ada saksi yang melihat korban berada di lokasi sehari sebelumnya," ujarnya.

Polisi kemudian menghubungi keluarga korban untuk memberitahukan kondisinya saat ini. Korban mengaku mengalami masalah keluarga, dan nekat pergi dari rumah serta melakukan upaya percobaan bunuh diri.

"Saat ini masih dirawat namun kondisinya sudah berangsur membaik dan bisa diajak komunikasi," ujarnya.