PASURUAN JATIM - Sebuah rumah dan mobil di Kabupaten Pasuruan ludes terbakar. Penyebabnya karena lalai mengisi botol bensin eceran.

Kebakaran di rumah milik Salim (49) warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji terjadi, Selasa (14/1) 22.00 WIB dipicu dari api yang berasal dari tungku tambal ban. Hingga api dari peralatan tambal ban membesar dan menyambar bangunan rumah.

Mengetahui kebakaran, pemilik rumah dan warga berusaha memadamkan api. Namun upaya warga tak membuahkan hasil.

Api semakin membesar mengakibatkan sebagian rumah ludes. Sebuah mobil dan perabotan rumah juga ikut terbakar.

Selang setengah jam kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Kebakaran berhasil dipadamkan.

"Api cepat membesar karena menyambar bensin. Dia kan jualan bensin eceran," kata Slamet (36), warga yang ikut melakukan pemadaman.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, sebelum kebakaran, pemilik rumah tengah melakukan pekerjaan tambal di depan rumahnya. Sembari menambal ban, ia meminta anaknya memindahkan bensin dari drum ke botol menggunakan bantuan selang.

"Belum selesai mengisi botol dengan BBM, ditinggal nonton TV ke dalam. Tanpa disadari bensin pada botol terakhir meluber ke arah tungku tambal ban. Akhirnya terjadi kebakaran," kata perwira Polsek Beji, Iptu Gede Sukana.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski begitu kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta.

Rumah dan Mobil Di Pasuruan Ludes Terbakar Api

PASURUAN JATIM - Sebuah rumah dan mobil di Kabupaten Pasuruan ludes terbakar. Penyebabnya karena lalai mengisi botol bensin eceran.

Kebakaran di rumah milik Salim (49) warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji terjadi, Selasa (14/1) 22.00 WIB dipicu dari api yang berasal dari tungku tambal ban. Hingga api dari peralatan tambal ban membesar dan menyambar bangunan rumah.

Mengetahui kebakaran, pemilik rumah dan warga berusaha memadamkan api. Namun upaya warga tak membuahkan hasil.

Api semakin membesar mengakibatkan sebagian rumah ludes. Sebuah mobil dan perabotan rumah juga ikut terbakar.

Selang setengah jam kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Kebakaran berhasil dipadamkan.

"Api cepat membesar karena menyambar bensin. Dia kan jualan bensin eceran," kata Slamet (36), warga yang ikut melakukan pemadaman.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, sebelum kebakaran, pemilik rumah tengah melakukan pekerjaan tambal di depan rumahnya. Sembari menambal ban, ia meminta anaknya memindahkan bensin dari drum ke botol menggunakan bantuan selang.

"Belum selesai mengisi botol dengan BBM, ditinggal nonton TV ke dalam. Tanpa disadari bensin pada botol terakhir meluber ke arah tungku tambal ban. Akhirnya terjadi kebakaran," kata perwira Polsek Beji, Iptu Gede Sukana.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski begitu kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta.