Logo mirip lambang Nazi ada di Keraton Agung Sejagat, Purworejo. Apa sebenarnya maksud sang Raja, Toto Santoso memasang simbol itu?

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar Fitriana Iskandar mengatakan Toto mengatakan lambang mirip Nazi dan lainnya itu digunakan untuk pataka keratonnya. Menurut KBBI, pataka merupakan bendera lambang pasukan atau panji-panji.

"Sempat saya tanya lambang-lambang itu, itu pataka dia, pataka keraton, ada bendera keraton juga. Lambang kayak Nazi itu pataka dia katanya," kata Iskandar di Mapolda Jawa Tengah, Kamis (16/1/2020).

Iskandar menjelaskan, lambang itu tidak ada hubungannya dengan Nazi karena hanya karangan Toto saja. Sejumlah desain dalam keraton itu, termasuk seragam merupakan ide sang 'Ratu', Fanni Aminadia.

"Tidak ada (tidak berhubungan dengan Nazi). Dia merancang sendiri, pakaian juga membuat merancang sendiri, istrinya yang merancang," ujar Iskandar.

Saat ini Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat tersebut mendekam di tahanan Mapolda Jawa Tengah. Mereka dijerat pasal penipuan dan juga dianggap meresahkan warga di Desa Pogung, Purworejo.

Raja' Keraton Agung Sejagat ceritakan Makna Logo Mirip Nazi

Logo mirip lambang Nazi ada di Keraton Agung Sejagat, Purworejo. Apa sebenarnya maksud sang Raja, Toto Santoso memasang simbol itu?

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar Fitriana Iskandar mengatakan Toto mengatakan lambang mirip Nazi dan lainnya itu digunakan untuk pataka keratonnya. Menurut KBBI, pataka merupakan bendera lambang pasukan atau panji-panji.

"Sempat saya tanya lambang-lambang itu, itu pataka dia, pataka keraton, ada bendera keraton juga. Lambang kayak Nazi itu pataka dia katanya," kata Iskandar di Mapolda Jawa Tengah, Kamis (16/1/2020).

Iskandar menjelaskan, lambang itu tidak ada hubungannya dengan Nazi karena hanya karangan Toto saja. Sejumlah desain dalam keraton itu, termasuk seragam merupakan ide sang 'Ratu', Fanni Aminadia.

"Tidak ada (tidak berhubungan dengan Nazi). Dia merancang sendiri, pakaian juga membuat merancang sendiri, istrinya yang merancang," ujar Iskandar.

Saat ini Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat tersebut mendekam di tahanan Mapolda Jawa Tengah. Mereka dijerat pasal penipuan dan juga dianggap meresahkan warga di Desa Pogung, Purworejo.