BANYUWANGI JATIM - Setelah empat hari dalam pencarian dan pencarian, akhirnya Polresta Banyuwangi berhasil mendapatkan bantuan utama dan pembakar wanita di Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Sabtu (25/1/2020).

Dia adalah Ali Heri Sanjaya warga Lingkungan Brak, Kelurahan / Kecamatan Kalipuro Banyuwangi.

Pemuda kelahiran 1992 itu diambil saat keluar dari persembunyiannya di sebuah hotel di Banyuwangi pada Selasa (28/1/2020) sekitar Jam 5.00 WIB pagi hari. Karena menantang melawan petugas saat ditangkap menentang bagian kaki kanannya.

“Telah kita amankan, satu orang sebagai pelaku pembunuhan dan pembakar wanita di Pondoknongko, Kecamatan Kabat,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin saat Siaran Pers, Selasa (28/1/2020).

Usut punya usut, pembunuhan ini merupakan rekan kerja korban. Dia sehari-hari bekerja di rumah makan di Jalan Jaksa Agung Suprapto, 12A Banyuwangi.

Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus guna mengetahui motif dibalik pembunuhan tersebut. Selain kejahatan, polisi juga mengeluarkan sejumlah barang bukti dalam pembunuhan tersebut.

Diantaranya, abu sisa pembakaran jasad, jumlah baju, kayu, uang hasil penjualan motor korban dan handphone, korek api, helm pink, sandal dan topi warna hitam.

Seperti yang diyakini, hasil autopsi jenazah korban pembunuhan yang terbakar itu berjenis kelamin perempuan. Dia bernama Rosidah (17) warga Lingkungan Papring, Kelurahan / Kecamatan Kalipuro.

Hal ini diketahui setelah Tim Forensik dan DVI Polda Jatim melakukan pemeriksaan dan Identifikasi korban di RSUD Blambangan, Banyuwangi. Bukti itu juga dikuatkan dari struktur gigi korban yang ada kecocokan .

"Pelaku ditangkap di jalan sekitar pukul 5 pagi setelah keluar dari hotel dimana pelaku bersembunyi," kata Kombes Pol Arman saat jumpa pers, Selasa (28/1/2020).

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan penyelidikan, sebelum membunuh Rosidah, pelaku diketahui sempat melakukan penganiayaan sebelum akhirnya membakar korban.

Perbuatan pelaku sesuai dengan hasil autopsi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur yang menemukan luka lebam di leher sebelah kiri korban.

"Orang yang kita duga pelaku sebelumnya 4, kemudian mengerucut 2, hingga menjadi 1 pelaku," tegasnya.

Rosidah sebelumnya pamit berangkat kerja dengan mengendarai motor Honda Beat bernopol P 2249 UH pada keluarganya, Jumat (24/1).

Pelaku sendiri ditembak di bagian kaki kanan karena berusaha melarikan diri saat ditangkap.

Pembunuh Wanita Di Banyuwangi Yang Dibakar Mayatnya Terungkap

BANYUWANGI JATIM - Setelah empat hari dalam pencarian dan pencarian, akhirnya Polresta Banyuwangi berhasil mendapatkan bantuan utama dan pembakar wanita di Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Sabtu (25/1/2020).

Dia adalah Ali Heri Sanjaya warga Lingkungan Brak, Kelurahan / Kecamatan Kalipuro Banyuwangi.

Pemuda kelahiran 1992 itu diambil saat keluar dari persembunyiannya di sebuah hotel di Banyuwangi pada Selasa (28/1/2020) sekitar Jam 5.00 WIB pagi hari. Karena menantang melawan petugas saat ditangkap menentang bagian kaki kanannya.

“Telah kita amankan, satu orang sebagai pelaku pembunuhan dan pembakar wanita di Pondoknongko, Kecamatan Kabat,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin saat Siaran Pers, Selasa (28/1/2020).

Usut punya usut, pembunuhan ini merupakan rekan kerja korban. Dia sehari-hari bekerja di rumah makan di Jalan Jaksa Agung Suprapto, 12A Banyuwangi.

Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus guna mengetahui motif dibalik pembunuhan tersebut. Selain kejahatan, polisi juga mengeluarkan sejumlah barang bukti dalam pembunuhan tersebut.

Diantaranya, abu sisa pembakaran jasad, jumlah baju, kayu, uang hasil penjualan motor korban dan handphone, korek api, helm pink, sandal dan topi warna hitam.

Seperti yang diyakini, hasil autopsi jenazah korban pembunuhan yang terbakar itu berjenis kelamin perempuan. Dia bernama Rosidah (17) warga Lingkungan Papring, Kelurahan / Kecamatan Kalipuro.

Hal ini diketahui setelah Tim Forensik dan DVI Polda Jatim melakukan pemeriksaan dan Identifikasi korban di RSUD Blambangan, Banyuwangi. Bukti itu juga dikuatkan dari struktur gigi korban yang ada kecocokan .

"Pelaku ditangkap di jalan sekitar pukul 5 pagi setelah keluar dari hotel dimana pelaku bersembunyi," kata Kombes Pol Arman saat jumpa pers, Selasa (28/1/2020).

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan penyelidikan, sebelum membunuh Rosidah, pelaku diketahui sempat melakukan penganiayaan sebelum akhirnya membakar korban.

Perbuatan pelaku sesuai dengan hasil autopsi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur yang menemukan luka lebam di leher sebelah kiri korban.

"Orang yang kita duga pelaku sebelumnya 4, kemudian mengerucut 2, hingga menjadi 1 pelaku," tegasnya.

Rosidah sebelumnya pamit berangkat kerja dengan mengendarai motor Honda Beat bernopol P 2249 UH pada keluarganya, Jumat (24/1).

Pelaku sendiri ditembak di bagian kaki kanan karena berusaha melarikan diri saat ditangkap.

Tidak ada komentar