Gelandang Diego Assis sudah dilepas oleh Madura United beserta tiga pemain asing lainnya. Namun, pemain berpaspor Brasil itu masih nyaman dan ingin berkarier lagi di Indonesia.

Diego Assis mengaku sudah mendapat tawaran dari klub-klub Liga 1. Pemain berusia 32 tahun itu sedang mempertimbangkan secara matang klub mana yang akan dibelanya untuk musim 2020.

 "Saya harus mempertimbangkan keluarga juga. Sekarang, kami sekeluarga sedang di Brasil. Istri saya akan melahirkan anak ketiga akhir Januari ini.

Kompetisi Indonesia dianggap Diego sebagai wadah yang nyaman baginya untuk berkarier. Dia tercatat pernah membela Persela Lamongan pada musim 2018 dan Madura United di paruh kedua musim 2019.

Pada paruh pertama 2019, Diego Assis membela klub kasta kedua Arab Saudi, Al Ain. Namun, dia merasa tidak betah di sana dan memutuskan kembali ke berseragam klub Indonesia.

"Saya menikmati banyak hal yang menyenangkan di Indonesia. Fasilitas lengkap dan kebutuhan bisa didapat dengan mudah. Banyak juga orang-orang Brasil yang membantu saya," ujar Diego Assis.

"Jangan lupakan juga antusiasme suporter yang membuat pemain semakin bersemangat. Saya harus mengakui suporter Indonesia termasuk yang terbaik saat mendukung klubmya," imbuh pemain berpostur 166 cm itu.

Diego Assis masih enggan mengungkap klub mana saja yang meminati jasanya untuk musim ini. Dia merasa tak perlu terburu-buru dalam mengambil keputusan.

"Nanti pasti akan ada kabar. Seperti saya bilang, saya belum bisa menyebutkan klub mana yang mengirim tawaran kepada saya. Semoga bulan ini saya punya kesepakatan bersama klub baru," tuturnya.

Kenyamanan Diego Assis berkarier di Indonesia

Gelandang Diego Assis sudah dilepas oleh Madura United beserta tiga pemain asing lainnya. Namun, pemain berpaspor Brasil itu masih nyaman dan ingin berkarier lagi di Indonesia.

Diego Assis mengaku sudah mendapat tawaran dari klub-klub Liga 1. Pemain berusia 32 tahun itu sedang mempertimbangkan secara matang klub mana yang akan dibelanya untuk musim 2020.

 "Saya harus mempertimbangkan keluarga juga. Sekarang, kami sekeluarga sedang di Brasil. Istri saya akan melahirkan anak ketiga akhir Januari ini.

Kompetisi Indonesia dianggap Diego sebagai wadah yang nyaman baginya untuk berkarier. Dia tercatat pernah membela Persela Lamongan pada musim 2018 dan Madura United di paruh kedua musim 2019.

Pada paruh pertama 2019, Diego Assis membela klub kasta kedua Arab Saudi, Al Ain. Namun, dia merasa tidak betah di sana dan memutuskan kembali ke berseragam klub Indonesia.

"Saya menikmati banyak hal yang menyenangkan di Indonesia. Fasilitas lengkap dan kebutuhan bisa didapat dengan mudah. Banyak juga orang-orang Brasil yang membantu saya," ujar Diego Assis.

"Jangan lupakan juga antusiasme suporter yang membuat pemain semakin bersemangat. Saya harus mengakui suporter Indonesia termasuk yang terbaik saat mendukung klubmya," imbuh pemain berpostur 166 cm itu.

Diego Assis masih enggan mengungkap klub mana saja yang meminati jasanya untuk musim ini. Dia merasa tak perlu terburu-buru dalam mengambil keputusan.

"Nanti pasti akan ada kabar. Seperti saya bilang, saya belum bisa menyebutkan klub mana yang mengirim tawaran kepada saya. Semoga bulan ini saya punya kesepakatan bersama klub baru," tuturnya.

Tidak ada komentar