BEKASI - Seorang Pelajar bernama Arya Saputra (14), siswa kelas VIII SMP Al Istiqomah Plus Bekasi, tewas tenggelam saat berenang di danau resapan air di Arumdani Residences, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Jumat 10 Januari 2020.

Kepala Subbagian Humas Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, Arya berenang bersama tiga temannya. "Menurut salah satu teman korban yang selamat, mereka awalnya memancing di danau resapan tersebut sekitar pukul 15.00," kata Erna, Sabtu 11 Januari 2020.

Lalu mereka bermain air sambil mandi di pinggiran danau. Namun korban mengajak berenang di tempat yang lebih dalam.

Ajakan korban diikuti temannya, Rasya, yang nyatanya tenggelam saat berpindah ke tempat dalam. Rasya sempat ditarik oleh Rafli ke tepian danau sehingga bisa selamat.

"Namun saat Rafli kembali ke tengah untuk mencari Arya, korban sudah tidak lagi terlihat," katanya.

Rafli lantas melaporkan kejadian tersebut pada warga sekitar yang kemudian turun melakukan pencarian.

Pencarian baru membuahkan hasil menjelang Magrib dengan temuan tubuh Arya yang dalam kondisi lemas.

"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi dinyatakan telah meninggal dunia," kata Erna.

Berenang di Danau, Pelajar SMP Bekasi Meninggal Tenggelam

BEKASI - Seorang Pelajar bernama Arya Saputra (14), siswa kelas VIII SMP Al Istiqomah Plus Bekasi, tewas tenggelam saat berenang di danau resapan air di Arumdani Residences, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Jumat 10 Januari 2020.

Kepala Subbagian Humas Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, Arya berenang bersama tiga temannya. "Menurut salah satu teman korban yang selamat, mereka awalnya memancing di danau resapan tersebut sekitar pukul 15.00," kata Erna, Sabtu 11 Januari 2020.

Lalu mereka bermain air sambil mandi di pinggiran danau. Namun korban mengajak berenang di tempat yang lebih dalam.

Ajakan korban diikuti temannya, Rasya, yang nyatanya tenggelam saat berpindah ke tempat dalam. Rasya sempat ditarik oleh Rafli ke tepian danau sehingga bisa selamat.

"Namun saat Rafli kembali ke tengah untuk mencari Arya, korban sudah tidak lagi terlihat," katanya.

Rafli lantas melaporkan kejadian tersebut pada warga sekitar yang kemudian turun melakukan pencarian.

Pencarian baru membuahkan hasil menjelang Magrib dengan temuan tubuh Arya yang dalam kondisi lemas.

"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi dinyatakan telah meninggal dunia," kata Erna.