Social Items

SUKABUMI JABAR - DN alias Dayak (38) menghabisi nyawa driver ojek online (ojol) Sukabumi, Taufik Hidayat (49). Pelaku menusukkan belati ke arah dada kanan korban.

Usai bertindak keji, pelaku memilih merampas ponsel korban. Ia langsung kabur. Apa alasan Dayak tak menggondol motor korban?

Aksi pencurian yang menewaskan Taufik itu terjadi di kawasan Rajawali, Jalan Raya Cisaat-Cibadak, Sukabumi, Minggu (5/1)

"Sasaran dan modusnya hanya mengambil ponsel korbannya. Sepeda motor (milik korban Taufik) tidak diambil karena yang bersangkutan (pelaku) tidak bisa naik motor," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo di Mapolres Sukabumi Kota, Rabu (8/1/2020).

Polisi memperlihatkan ponsel milik korban di meja tempat menyimpan sejumlah barang bukti. Selain ponsel, ada belati dan jaket Gojek berlumuran darah.

"Hasil penyelidikan kami diketahui pelaku sudah berkali-kali dan sudah sering keluar masuk lembaga pemasyarakatan.

Spesialisasi curas (pencurian disertai kekerasan). Sebelum menusuk korban, dia juga beraksi di dua TKP lain. Termasuk perusakan sebuah toko onderdil di kawasan Gunungpuyuh," tutur Wisnu.

Polisi terpaksa menembak pelaku saat proses penyergapan. "Pada saat akan melakukan penangkapan yang bersangkutan mau kabur ke Cianjur.

Makanya kita melakukan tindakan tegas terukur karena pelaku akan melarikan diri," ucap Wisnu.

Alasan Pembunuh Driver Ojol di Sukabumi Tak Ambil Motor

SUKABUMI JABAR - DN alias Dayak (38) menghabisi nyawa driver ojek online (ojol) Sukabumi, Taufik Hidayat (49). Pelaku menusukkan belati ke arah dada kanan korban.

Usai bertindak keji, pelaku memilih merampas ponsel korban. Ia langsung kabur. Apa alasan Dayak tak menggondol motor korban?

Aksi pencurian yang menewaskan Taufik itu terjadi di kawasan Rajawali, Jalan Raya Cisaat-Cibadak, Sukabumi, Minggu (5/1)

"Sasaran dan modusnya hanya mengambil ponsel korbannya. Sepeda motor (milik korban Taufik) tidak diambil karena yang bersangkutan (pelaku) tidak bisa naik motor," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo di Mapolres Sukabumi Kota, Rabu (8/1/2020).

Polisi memperlihatkan ponsel milik korban di meja tempat menyimpan sejumlah barang bukti. Selain ponsel, ada belati dan jaket Gojek berlumuran darah.

"Hasil penyelidikan kami diketahui pelaku sudah berkali-kali dan sudah sering keluar masuk lembaga pemasyarakatan.

Spesialisasi curas (pencurian disertai kekerasan). Sebelum menusuk korban, dia juga beraksi di dua TKP lain. Termasuk perusakan sebuah toko onderdil di kawasan Gunungpuyuh," tutur Wisnu.

Polisi terpaksa menembak pelaku saat proses penyergapan. "Pada saat akan melakukan penangkapan yang bersangkutan mau kabur ke Cianjur.

Makanya kita melakukan tindakan tegas terukur karena pelaku akan melarikan diri," ucap Wisnu.

Tidak ada komentar

Loading...