SITUBONDO JATIM - Buwani (34), seorang ibu rumah tangga di Situbondo menjadi korban pembacokan oleh tetangganya. Sang pembacok diduga mengalami gangguan jiwa.

Selain menderita luka parah di bagian leher, lengan kanan Buwani juga terluka akibat bacokan. Dalam kondisi berlumuran darah, wanita yang tinggal di Desa Gebangan Kecamatan Kapongan itu langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Dua luka menganga itu langsung mendapat jahitan dari tim medis.

Pelaku pembacokan itu juga seorang wanita bernama Nur Holisa (35). Usai melakukan pembacokan, pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa ini sempat kabur dan menghilang. Namun hanya dalam hitungan jam, polisi berhasil mengamankan pelaku saat bersembunyi di dalam rumahnya.

"Setelah dicari, pelaku ternyata sembunyi di rumahnya. Tadi sudah kita amankan dan langsung kita kirim ke Puskesmas Mlandingan. Karena pelaku mengidap gangguan kejiwaan," kata Kapolsek Kapongan, Iptu Pramana kepada wartawan, Rabu (25/12/2019).

Keterangan yang diperoleh, pembacokan yang menghebohkan warga ini terjadi pagi tadi. Saat itu, Buwani baru saja selesai belanja dan bermaksud pulang ke rumahnya. Di tengah jalan, tiba-tiba Holisa datang sambil menghunus sebilah pisau.

Entah kenapa, pelaku seketika kalap dan menyabetkan pisaunya ke leher korban dari arah belakang. Tak cukup itu, pelaku juga membacokkan pisau di tangannya ke arah lengan korban. Sadar dirinya dianiaya, pelaku yang ketakutan langsung berteriak-teriak minta tolong.

Teriakan korban membuat pelaku ketakutan dan langsung melarikan diri.

"Selama ini pelaku memang dikenal memiliki gangguan jiwa. Sebenarnya dia baru saja selesai perawatan Puskesmas Mlandingan, tapi ternyata masih kambuh lagi. Makanya tadi langsung dibawa ke sana lagi," pungkasnya.

Wanita Dengan Gangguan Jiwa, Bacok Tetangganya Di Situbondo

SITUBONDO JATIM - Buwani (34), seorang ibu rumah tangga di Situbondo menjadi korban pembacokan oleh tetangganya. Sang pembacok diduga mengalami gangguan jiwa.

Selain menderita luka parah di bagian leher, lengan kanan Buwani juga terluka akibat bacokan. Dalam kondisi berlumuran darah, wanita yang tinggal di Desa Gebangan Kecamatan Kapongan itu langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Dua luka menganga itu langsung mendapat jahitan dari tim medis.

Pelaku pembacokan itu juga seorang wanita bernama Nur Holisa (35). Usai melakukan pembacokan, pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa ini sempat kabur dan menghilang. Namun hanya dalam hitungan jam, polisi berhasil mengamankan pelaku saat bersembunyi di dalam rumahnya.

"Setelah dicari, pelaku ternyata sembunyi di rumahnya. Tadi sudah kita amankan dan langsung kita kirim ke Puskesmas Mlandingan. Karena pelaku mengidap gangguan kejiwaan," kata Kapolsek Kapongan, Iptu Pramana kepada wartawan, Rabu (25/12/2019).

Keterangan yang diperoleh, pembacokan yang menghebohkan warga ini terjadi pagi tadi. Saat itu, Buwani baru saja selesai belanja dan bermaksud pulang ke rumahnya. Di tengah jalan, tiba-tiba Holisa datang sambil menghunus sebilah pisau.

Entah kenapa, pelaku seketika kalap dan menyabetkan pisaunya ke leher korban dari arah belakang. Tak cukup itu, pelaku juga membacokkan pisau di tangannya ke arah lengan korban. Sadar dirinya dianiaya, pelaku yang ketakutan langsung berteriak-teriak minta tolong.

Teriakan korban membuat pelaku ketakutan dan langsung melarikan diri.

"Selama ini pelaku memang dikenal memiliki gangguan jiwa. Sebenarnya dia baru saja selesai perawatan Puskesmas Mlandingan, tapi ternyata masih kambuh lagi. Makanya tadi langsung dibawa ke sana lagi," pungkasnya.

Tidak ada komentar