Social Items

JOMBANG JATIM - Kecelakaan terjadi di Jombang, yakni Bus Sugeng Rahayu nopol W 7116 UZ menabrak truk di ruas Tol Jombang-Mojokerto. Kecelakaan ini mengakibatkan kondektur bus tewas setelah sempat terjebit kabin yang ringsek.

Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi mengatakan, Bus Sugeng Rahayu yang dikemudikan Andri Purnawan (33), warga Desa Banyusari, Kecamatan Grabak, Magelang itu melaju dari arah barat ke timur, atau dari Jombang menuju ke Surabaya.

Bus yang mengangkut 15 penumpang ini melaju di jalur lambat atau lajur kiri ruas Tol Mojokerto-Jombang dengan kecepatan sekitar 80 Km/Jam. Sampai di KM 712+800, bus menabrak truk nopol L 9492 UB yang melaju searah di depannya.

Truk ini dikemudikan Unen Pristiwanto (37), asal Desa Bendil, Kecamatan Sanan Wetan, Blitar.

"Sadar ada truk di depannya, sopir bus banting setir ke kanan. Namun bagian depan bus sebelah kiri menabrak bagian belakang truk," kata Dwi saat dikonfirmasi, Minggu (22/12/2019).

Akibat tabrakan ini, lanjut Dwi, kabin depan sisi kiri bus Sugeng Rahayu ringsek. Nahas, kondektur bus Sarono Widodo (38) terjepit kabin bus yang ringsek. Pria asal Desa Lancar Barat, Kecamatan Peterongan, Jombang ini menderita patah kaki kiri.

"Korban meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Citra Medika (di Balongbendo, Sidoarjo)," terangnya.

Dwi memastikan sopir dan kernet bus maupun truk selamat. Seluruh penumpang bus juga tidak ada yang terluka.

Menurut dia, kecelakaan ini akibat sopir bus Sugeng Rahayu yang mengantuk. "Pengemudi bus merasa kelelahan dan mengantuk karena perjalanan. Sehingga kurang konsentrasi dalam mengemudikan kendaraan," pungkasnya.

Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu Tabrak Truk di Jombang, Kondektur Tewas Terjepit

JOMBANG JATIM - Kecelakaan terjadi di Jombang, yakni Bus Sugeng Rahayu nopol W 7116 UZ menabrak truk di ruas Tol Jombang-Mojokerto. Kecelakaan ini mengakibatkan kondektur bus tewas setelah sempat terjebit kabin yang ringsek.

Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi mengatakan, Bus Sugeng Rahayu yang dikemudikan Andri Purnawan (33), warga Desa Banyusari, Kecamatan Grabak, Magelang itu melaju dari arah barat ke timur, atau dari Jombang menuju ke Surabaya.

Bus yang mengangkut 15 penumpang ini melaju di jalur lambat atau lajur kiri ruas Tol Mojokerto-Jombang dengan kecepatan sekitar 80 Km/Jam. Sampai di KM 712+800, bus menabrak truk nopol L 9492 UB yang melaju searah di depannya.

Truk ini dikemudikan Unen Pristiwanto (37), asal Desa Bendil, Kecamatan Sanan Wetan, Blitar.

"Sadar ada truk di depannya, sopir bus banting setir ke kanan. Namun bagian depan bus sebelah kiri menabrak bagian belakang truk," kata Dwi saat dikonfirmasi, Minggu (22/12/2019).

Akibat tabrakan ini, lanjut Dwi, kabin depan sisi kiri bus Sugeng Rahayu ringsek. Nahas, kondektur bus Sarono Widodo (38) terjepit kabin bus yang ringsek. Pria asal Desa Lancar Barat, Kecamatan Peterongan, Jombang ini menderita patah kaki kiri.

"Korban meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Citra Medika (di Balongbendo, Sidoarjo)," terangnya.

Dwi memastikan sopir dan kernet bus maupun truk selamat. Seluruh penumpang bus juga tidak ada yang terluka.

Menurut dia, kecelakaan ini akibat sopir bus Sugeng Rahayu yang mengantuk. "Pengemudi bus merasa kelelahan dan mengantuk karena perjalanan. Sehingga kurang konsentrasi dalam mengemudikan kendaraan," pungkasnya.

Tidak ada komentar