Social Items

SURABAYA JATIM - Seorang wanita meregang nyawa setelah dihantam kereta api di perlintasan rel kawasan Wonokromo, Surabaya, Kamis (26/12/2019).

Informasinya, wanita tewas ditabrak KA Mutiara Timur No 184 jurusan Banyuwangi-Surabaya sekitar pukul 15.18 WIB.

Kuatnya hantaman, membuat tubuh wanita itu sempat terpental sekitar lima meter.

Tubuhnya terjerembab di sisi timur rel KA dengan kondisi luka parah pada bagian kepala.

Menurut Petugas Pos Perlintasan KA Mayangkara, Ridoi (45), korban saat itu seakan hendak menyeberang rel KA.

Namun sayang, lanjut Ridoi, wanita itu sepertinya tidak menyadari kedatangan KA yang melaju dari arah selatan atau arah Sidoarjo.

Tak pelah tubuhnya terhempas sejauh lima meter dan meregang nyawa seketika di lokasi.

"Dia jalan kayak enggak ada apa apa gitu, nyebrang, saya kan bersih bersih telpon lihat saya teriaki udah gak dengar," ujarnya di lokasi, Kamis (26/12/2019).

Sementara itu, saksi mata dari warga setempat Ari Nuswandono (36) mengatakan, korban berjalan di rel KA seorang diri dan membawa barang bawaan sebuah tas gantung warna biru.

Seingat Ari, sebelum jenazah ditutupi menggunakan kain-kain percah, korban diketahui mengalami luka parah di bagian kepala.

"Sendirian dia datangnya, dia mau nyebrang terus ketabrak, cuma bawa tas," katanya di lokasi.

Saat ini jenazah telah dievakuasi menggunakan mobil ambulane ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Wanita Tewas Ditabrak KA Mutiara Timur di Perlintasan Rel Surabaya

SURABAYA JATIM - Seorang wanita meregang nyawa setelah dihantam kereta api di perlintasan rel kawasan Wonokromo, Surabaya, Kamis (26/12/2019).

Informasinya, wanita tewas ditabrak KA Mutiara Timur No 184 jurusan Banyuwangi-Surabaya sekitar pukul 15.18 WIB.

Kuatnya hantaman, membuat tubuh wanita itu sempat terpental sekitar lima meter.

Tubuhnya terjerembab di sisi timur rel KA dengan kondisi luka parah pada bagian kepala.

Menurut Petugas Pos Perlintasan KA Mayangkara, Ridoi (45), korban saat itu seakan hendak menyeberang rel KA.

Namun sayang, lanjut Ridoi, wanita itu sepertinya tidak menyadari kedatangan KA yang melaju dari arah selatan atau arah Sidoarjo.

Tak pelah tubuhnya terhempas sejauh lima meter dan meregang nyawa seketika di lokasi.

"Dia jalan kayak enggak ada apa apa gitu, nyebrang, saya kan bersih bersih telpon lihat saya teriaki udah gak dengar," ujarnya di lokasi, Kamis (26/12/2019).

Sementara itu, saksi mata dari warga setempat Ari Nuswandono (36) mengatakan, korban berjalan di rel KA seorang diri dan membawa barang bawaan sebuah tas gantung warna biru.

Seingat Ari, sebelum jenazah ditutupi menggunakan kain-kain percah, korban diketahui mengalami luka parah di bagian kepala.

"Sendirian dia datangnya, dia mau nyebrang terus ketabrak, cuma bawa tas," katanya di lokasi.

Saat ini jenazah telah dievakuasi menggunakan mobil ambulane ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Tidak ada komentar