Social Items

KEDIRI JATIM - Seorang pria di Kediri jadi bulan-bulanan massa setelah gagal menculik seorang bayi. Pria itu berusaha merebut bayi dari dekapan ibunya.

Peristiwa itu terjadi di Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (30/12/2019).

Pria itu berusaha membawa lari bayi 4 bulan pasangan suami istri Musahwi (24) dan Nurjahzila (18).

Seperti biasa, Musahwi saat itu sedang mangkal berjualan sate. Nurjahzila, meski mempunyai bayi, juga terbiasa membantu suaminya berjualan sate.

Terkadang sang bayi yang bernama Eril Eriansyah itu mereka tidurkan musala di dekat lokasi Musahwi mangkal.

Tapi saat itu hujan sedang turun cukup derasnya. Nurjahzila tak membantu suaminya dan memilih berteduh di musala. Tiba-tiba, seorang pria turun dari motor, masuk musala dan mendekati Nurjahzila yang sedang menggendong Eril.

Pria itu langsung merebut Eril dari dekapan Nurjahzila. Secara reflek, Nurjahzila berusaha mempertahankan Eril sambil berteriak.

Teriakan Nurjahzila didengar Musahwi yang segera datang menolong.

Musahwi langsung mendorong pria itu lalu bergumul dengan pelaku. Tindakan Musahwi menggagalkan niat pria itu merebut Eril. Pria itu segera kabur.

"Tadi ada orang laki-laki masuk musala mau ambil anak saya. Ketika istri saya berteriak meminta tolong, saya berlari dan membanting pelaku lalu dia melarikan diri sambil saya berteriak minta tolong," jelas Musahwi ayah bayi. Selasa (31/12/2019).

Teriakan Musahwi membuat warga mengejar pria tersebut. Warga berhasil menangkap dan menghakimi pria tersebut.

Beruntung polisi datang dan langsung membawanya ke kantor polisi.

Kapolsek Ngadiluwih AKP Mukhlason membenarkan kejadian adanya upaya dugaan penculikan bayi tersebut.

Namun karena pelaku mengalami luka lebam di bagian wajahnya cukup parah, pelaku masih belum bisa dimintai keterangan dan masih dirawat di rumah sakit.

"Iya, benar tadi ada kejadian dugaan upaya penculikan, dan pelaku masih kami dalami dan mintai keterangannya. Namun karena ada luka lebam, masih kami bawa untuk berobat sembari menunggu penyelidikan lebih lanjut," jelas Mukhlason.

Gagal Menculik Bayi, Pria Kediri Dihakimi Massa

KEDIRI JATIM - Seorang pria di Kediri jadi bulan-bulanan massa setelah gagal menculik seorang bayi. Pria itu berusaha merebut bayi dari dekapan ibunya.

Peristiwa itu terjadi di Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (30/12/2019).

Pria itu berusaha membawa lari bayi 4 bulan pasangan suami istri Musahwi (24) dan Nurjahzila (18).

Seperti biasa, Musahwi saat itu sedang mangkal berjualan sate. Nurjahzila, meski mempunyai bayi, juga terbiasa membantu suaminya berjualan sate.

Terkadang sang bayi yang bernama Eril Eriansyah itu mereka tidurkan musala di dekat lokasi Musahwi mangkal.

Tapi saat itu hujan sedang turun cukup derasnya. Nurjahzila tak membantu suaminya dan memilih berteduh di musala. Tiba-tiba, seorang pria turun dari motor, masuk musala dan mendekati Nurjahzila yang sedang menggendong Eril.

Pria itu langsung merebut Eril dari dekapan Nurjahzila. Secara reflek, Nurjahzila berusaha mempertahankan Eril sambil berteriak.

Teriakan Nurjahzila didengar Musahwi yang segera datang menolong.

Musahwi langsung mendorong pria itu lalu bergumul dengan pelaku. Tindakan Musahwi menggagalkan niat pria itu merebut Eril. Pria itu segera kabur.

"Tadi ada orang laki-laki masuk musala mau ambil anak saya. Ketika istri saya berteriak meminta tolong, saya berlari dan membanting pelaku lalu dia melarikan diri sambil saya berteriak minta tolong," jelas Musahwi ayah bayi. Selasa (31/12/2019).

Teriakan Musahwi membuat warga mengejar pria tersebut. Warga berhasil menangkap dan menghakimi pria tersebut.

Beruntung polisi datang dan langsung membawanya ke kantor polisi.

Kapolsek Ngadiluwih AKP Mukhlason membenarkan kejadian adanya upaya dugaan penculikan bayi tersebut.

Namun karena pelaku mengalami luka lebam di bagian wajahnya cukup parah, pelaku masih belum bisa dimintai keterangan dan masih dirawat di rumah sakit.

"Iya, benar tadi ada kejadian dugaan upaya penculikan, dan pelaku masih kami dalami dan mintai keterangannya. Namun karena ada luka lebam, masih kami bawa untuk berobat sembari menunggu penyelidikan lebih lanjut," jelas Mukhlason.

Tidak ada komentar