JAKARTA - Sebuah mobil jenis Daihatsu Sigra dengan nomor polisi B-1778-FZI terlibat kecelakaan dengan KA Argo Parahyangan Bandung Jakarta. Tujuh orang tewas dalam kecelakaan tersebut.

"7 (tujuh) orang yaitu pengemudi kendaraan Daihatsu Sigra No. Pol. B-1778-FZI dan 6 (enam) orang penumpangnya meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/12/2019).

Peristiwa itu terjadi di pintu perlintasan kereta api Kampung Utan Rt. 003/004, Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada pukul 22.19 WIB. Bahrudin bersama enam penumpang lainnya melintas dari arah utara menuju ke selatan.

"Setibanya di TKP/perlintasan kereta api menunggu kereta api pertama melintas di rel selatan dari arah barat ke arah timur," ujar Yunus.

Namun, Bahrudin menerobos pintu perlintas. Mobil yang ditumpangi Bahrudin bersama 6 penumpang lainnya pun kemudian tertabrak KA Argo Parahyangan dari arah timur menuju ke barat.

"Hingga terseret sejauh 30 meter, yang mengakibatkan pengemudi dan enam orang penumpang kendaraan Daihatsu Sigra No. Pol. B-1778-FZI meninggal dunia," ucap Yunus.

Sementara, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi AKP Sunardi mengatakan korban nekat menerobos palang pintu kereta yang tidak menutup secara maksimal lantaran rusak. Padahal, alarm pertanda kereta akan lewat sudah berbunyi dan warga sekitar sudah mengingatkan pengemudi untuk bersabar, namun tak dihiraukan.

"Akhirnya mobil tersebut tertabrak oleh kereta api Argo Parahayangan arah dari Surabaya ke arah Jakarta," tutur Sunardi.

Ketujuh jenazah kecelakaan tersebut telah dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi. Polisi telah melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi-saksi.

7 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Mobil vs Kereta di Bekasi

JAKARTA - Sebuah mobil jenis Daihatsu Sigra dengan nomor polisi B-1778-FZI terlibat kecelakaan dengan KA Argo Parahyangan Bandung Jakarta. Tujuh orang tewas dalam kecelakaan tersebut.

"7 (tujuh) orang yaitu pengemudi kendaraan Daihatsu Sigra No. Pol. B-1778-FZI dan 6 (enam) orang penumpangnya meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/12/2019).

Peristiwa itu terjadi di pintu perlintasan kereta api Kampung Utan Rt. 003/004, Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada pukul 22.19 WIB. Bahrudin bersama enam penumpang lainnya melintas dari arah utara menuju ke selatan.

"Setibanya di TKP/perlintasan kereta api menunggu kereta api pertama melintas di rel selatan dari arah barat ke arah timur," ujar Yunus.

Namun, Bahrudin menerobos pintu perlintas. Mobil yang ditumpangi Bahrudin bersama 6 penumpang lainnya pun kemudian tertabrak KA Argo Parahyangan dari arah timur menuju ke barat.

"Hingga terseret sejauh 30 meter, yang mengakibatkan pengemudi dan enam orang penumpang kendaraan Daihatsu Sigra No. Pol. B-1778-FZI meninggal dunia," ucap Yunus.

Sementara, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi AKP Sunardi mengatakan korban nekat menerobos palang pintu kereta yang tidak menutup secara maksimal lantaran rusak. Padahal, alarm pertanda kereta akan lewat sudah berbunyi dan warga sekitar sudah mengingatkan pengemudi untuk bersabar, namun tak dihiraukan.

"Akhirnya mobil tersebut tertabrak oleh kereta api Argo Parahayangan arah dari Surabaya ke arah Jakarta," tutur Sunardi.

Ketujuh jenazah kecelakaan tersebut telah dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi. Polisi telah melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi-saksi.

Tidak ada komentar