Social Items

Pati merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah dan Ibu kotanya adalah Pati.

Berikut ini adalah beberapa daftar Pondok Pesantren Salafiyah maupun modern Terbesar dan Terkenal di Kabupaten Pati Jawa Tengah berdasarkan dari berbagai sumber yang dihimpun oleh tim kami kuwaluhan.com :

1. PONDOK PESANTREN RAUDLATUL ULUM GUYANGAN

Lokasi : Guyangan, Kec. Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59153

Pondok pesantren Raudlatul Ulum yang berarti Taman Ilmu, merupakan pesantren terkenal di kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pontren yang secara geografis terletak di desa Guyangan kecamatan Trangkil kabupaten Pati berada persis di pesisir utara laut Jawa. Untuk sampai ke pesantren ini harus menempuh jarak sekitar 14 km dari kabupaten Pati.

Pontren yang didirikan pada 1950 oleh al Maghfurullah KH Suyuthi Abdul Qadir, telah banyak mengukir prestasi baik di tingkat kabupaten, propinsi dan nasional. Para santri yang menuntut ilmu di Raudlatul Ulum banyak yang berasal dari berbagai daerah luar Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, Maluku dan propinsi lainnya.

Pondok Pesantren yang semula hanya memiliki belasan santri, kini memiliki ribuan santri dari berbagai jenjang pendidikan. Ketertarikan masyarakat untuk menuntut ilmu di pondok pesantren Raudlatul Ulum karena pesantren ini dalam pembelajarannya menerapkan pola Twinning Program yaitu pola pembelajaran ilmu-ilmu duniawiyah dan ilmu-ilmu ukhrowiyah.

Selain itu pesantren ini juga dilengkapi dengan fasilitas pendidikan dan sarana penunjang kegiatan santri yang representatif seperti laboratorium bahasa, laboratorium komputer, laboratorium IPA, Workshop , Kopontren, Perpustakaan, Marching Band, Warnet, dan lain-lain.

KH Suyuthi Abdul Qadir dikenal oleh masyarakat desa Guyangan da sekitarnya sebagai seorang pendidik yang mempunyai sifat wara’ dan ikhlas, beliau juga merupakan konsultan agama, tempat masyarakat bertanya dan meminta fatwa. Karena itulah beliau dipercaya sebagai Rois Syuriah Nahdlatul Ulama kabupaten Pati.

Beliau juga merupakan sosok ulama yang tak pernah lelah menimba ilmu. Perjalanan pengembaraannya diawali pada tahun 1921, nyantri di Pontren Jamsaren, Solo. Kemudian dilanjutkan ke Pontren Kasingan, Rembang pada tahun 1923. Sedangkan pada 1926 beliau nyantri di Tebu Ireng, Jombang dan hijrah ke Bangkalan Madura.

Pondok Pesantren Raudlatul Ulum yang dibangun pada tahun 1950 di atas tanah seluas 3 Ha, dalam perkembangannya dibentuk Yayasan Perguruan Raudlatul Ulum (YPRU) pada 26 Januari 1972. Keberadaan yayasan tersebut membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas dan manajemen pengelolaan Raudlatul Ulum. Ruang kelas tempat para santri menimba ilmu yang semula dari bangunan permanen yang cukup megah dan representatif.

Yang menjadi ciri khusus atau keunggulan ponpes Raudlatul Ulum adalah dalam hal kajian kitab kuning dan penguasaan bahasa Arab. Para santri dituntut untuk mapu berbicara bahasa Arab baik secara pasif maupun secara aktif. Santri harus menguasai 4 kemampuan (maharoh) berbahasa Arab, yaitu : Maharotul qiroah (reading skill), maharotul kitabah (writing skill), maharotut takallum (speaking skill) dan maharotul istima’ (listening skill).

Kurikulum pesantren Raudlatul Ulum menerapkan pola integrated system yaitu memadukan kurikulum Kementerian Agama denga kurikulum muatan lokal (ulumid diniyah). Melalui sistem tersebut, pesantren mengajarkan berbagai ilmu agama, seperti Fathul Wahhab, Tuhfatut Thullab, Fathul Qarib, Fathul Mu’in, Ghayatul Wushul, Lathoiful Isyaarat, Ushul Fiqih, Tajridus Sharih, Minhatul Mughits, Bulughul Maram, Arba’in Nawawi, Alfiyah Ibnu Malik, Imrithy, Jurumiyah, Kailany, Nahwu Wadhih 1-3, Amtsilatut Tashrifiyyah, Tafsir Jalalain, Al Asybah wa Nadhoir, Tarikh Tasri’ al Islamy, dan sebagainya.

2. PONDOK PESANTREN MASLAKUL HUDA

Lokasi : Jl. Raya Pati - Tayu, Kajen, Kec. Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59154

Pondok Pesantren Maslakul Huda didirikan oleh KH Mahfudh bin Abdus Salam pada 1910. Pondok Pesantren ini lahir di tengah-tengah pergolakan perjuangan kemerdekaan untuk mengusir penjajah dari muka bumi Nusantara. Lembaga ini berorientasi pada pengembangan Tafaqquh fid din, berusaha mempersiapkan manusia yang saleh melalui pendekatan kognitif, afektif dan psikomotorik.

Di samping pesantren putra, Pondok Pesantren Maslakul Huda juga memiliki pesantren putri. Pemrakarsa berdirinya pesantren putri adalah Dra. Hj. Nafsiyah Sahal, istri KH. MA Sahal Mahfudh. Semula keinginan untuk mendirikan pesantren putri tidak mendapat izin dari suaminya, mengingat beratnya mengurus santri putri. Baru pada 1979 pesantren putri ini didirikan.

Pesantren putri diawali dengan musholla, kemudian ditambah dengan 4 lokal dan menyusul 3 lokal berikutnya. Pesantren ini dibawah naungan Yayasan Nur Salam. Pendirian ini dalam rangka ikut memberikan sumbangsih kepada nusa, bangsa, dan agam. Wujudnya dengan pemekaran ilmu, pembentukan watak, serta kepribadian yang islami. Semua itu demi hilangnya kebodohan dan keterbelakangan serta menjadika insan yang menguasai iptek sekaligus imtaq. Pesantren ini memiliki organisasi kelembagaan sebagai berikut :

1. Pesantren putra ( Maslakul Huda I, 1910)
2. Pesantren putri ( Al Bada’iyyah, 1979)
3. Biro Pengembangan Pesantren dan Masyarakat ( BPPM, 1979)

Pondok Pesantren Maslakul Huda menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler kursus komputer, manajemen, administrasi dan keuangan, bahasa Arab, praktik pengurusan jenazah, Usaha Kesehatan Pesantren (UKP), pertolongan pertama pada kecelakaa, juga olahraga (bola voli dan tenis meja).

Pondok Pesantren Maslakul Huda juga menyelenggarakan beberapa kegiatan ekonomi dengan unit usaha produktif melalui Biro Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (BPPM). Lembaga ini melakukan berbagai kegiatan antara lain membentuk Kelompok Swadaya Mandiri (KSM) yang bergerak dibidang perdagangan, peternakan, perikanan, pengadaan sarana produksi dan pelayanan modal.

3. PONDOK PESANTREN AL IKHLAS PATI KOTA

Lokasi : Jl. Panunggulan No.1B, Blaru, Kec. Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59114

Pondok Pesantren AL IKHLAS Pati Kota, diasuh oleh KH Abdul Mun'im Alhafidz.

Materi pembelajaran di Ponpes meliputi berbagai disiplin ilmu agama islam, seperti:

1. al-Quran (terdapat program tahfidz/menghafal) & ulumul Qur'an termasuk tafsir,
2. Hadits & Ulumul Hadits,
3. Gramatikal & Sastra arab (Nahwu, Sharaf, Mantiq, Balaghah, dll),
4. Ushul & Fiqih (teknis pengamalan ajaran agama) ala Madzahibil Arba'ah, Dll

Santri berasal dari beberapa kalangan, diantaranya para peserta didik MA - SMK Asaalamah Pati yg bernaung di satu atap Yayasan yg sama. Dengan integrasi-interkoneksi keilmuan dan amaliah, diharapkan para santri mampu menjadi insan kamil: Pengetahuan & prestasi di bidang agama yang mumpuni, serta mampu bersosialisasi dan berkontribusi positif di daerah masing-masing dimana mereka berkiprah nanti.

4. PONDOK PESANTREN KULON BANON

Lokasi : Jl. Raya Pati - Tayu, Kajen, Kec. Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59154

Pondok pesantren kulon banon ini didirikan sekitar tahun 1900 M oleh KH. Nawawi, putra KH.Abdullah. sekarang pesantren ini dipimpin dan diasuh oleh KH. Nu’man Thohir yang sebelumnya diasuh oleh kakaknya KH. Muzammil Thohir, dibantu dengan Ustadz M. Faishol Muzammil PB. Pendidikan, Ustadz M. Imrom Muzammil PB. Keorganisasian, Ustadz Zainal Muttaqin PB. Kesantrian (ketiganya putra KH. Muzammil) dan Ustadz Nasyid Furqon PB. Lit-Bang. Adapun pengurus Pondok Kulon Banon ini kurang lebih mempunyai 40 pengurus yang terdiri dari pengurus harian, pengurus departemen dan pengurus komplek. Demikian penulis lampirkan struktur personalia pengurus pondok kulon banon tahun ajaran 2010/2011 M.

Ekstrakurikuler

1. Kajian kitab-kitab kuning (kitab salaf)
2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
5. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
6. Kepramukaan
7. Pengembangan Olahraga
8. Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Marawis
9. Pengembangan Seni Beladiri
10. Tahfidhul Qur’an
11. Pengembangan jurnalistik dan publisistik
12. Pengembangan Exacta (Lab Skill), Ketrampilan.

5. PONDOK PESANTREN MATHOLIUL HUDA PUSAT

Lokasi : Kajen, Kec. Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59154

Pesantren Mathali'ul Huda (PMH) Al Kautsar Putra-Putri yang berpusat di desa Kajen, kecamatan Margoyoso, kabupaten Pati, terletak 18 km di sebelah utara kota Pati, + 500 m di sebelah barat komplek makam Waliyullah Syaikh Ahmad Mutamakkin dan kursi yang bersebelahan atau di sekeliling dengan makam Hadlrotusy Syaikh KH. Abdullah Zein bin Abdussalam bin Abdullah, Istri beliau Mbah Aisyah dan putra beliau KH Ahmad Nafi 'Abdillah.

Berangkat dari wasiat keilmuan sang ayahanda Hadlrotusy Syaikh KH Abdullah Zain Salam sebagai "ilmu harus terus diamalkan dan disebarkan", KH Ahmad Zacky Fuad Abdillah mulai merintis pesantren sendiri tahun 1997 mencoba dengan menggunakan lebih banyak pesantren putri untuk ditonton di kediaman tersebut. Saat peletakan batu pertama pembangunan pesantren, KH Abdullah berpesan sebagai tanah ini dulunya adalah tempat Mbah Abdullah Sepuh, artinya salah satu pusat rintisan keilmuan di Kajen. Lambat laun jumlah santri lebih banyak akhirnya diresmikan menjadi pesantren dengan nama Mathaliul Huda Al-Kautsar yang disingkat PMH Alkautsar.

Mathali'ul Huda diambil dari nama pesantren ayahanda yang dimaksud sumber-sumber pertentangan. Alkautsar adalah kata tambahan untuk menentukan bahwa pesantren ini adalah turunan atau kelanjutan dari pesantren yang dirintis KH Abdullah Zain Salam. Apa artinya melimpah ruah di dunia da akhirat, atau juga sebutan untuk salah satu sungai yang ada di sorga.

Tahun 1999 mulai banyak santri putra yang menetap dan belajari di pesantren PMH Alkautsar sehingga berdirilah putra pesantren.

Tahun 2009, KH. Ahmad Zacky Fuad Abdillah menginisiasi pendirian SMK Cordova di lingkungan PMH Alkautsar dengan visi yang ingin menjadi santri yang tidak hanya hafal al-Qur'an dan agama yang memadukan dengan baik, juga membantu membuka pasar kerja dan keilmuan moderen dunia.

Pengembangan pendidikan di PMH Al Kautsar terus dilakukan. Mulai tahun 2018 PMH Al-Kautsar mendirikan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Tahfidz semua jenjang, termasuk memasukkan jenjang Ula, Wutho, Ulya dan dilanjut Ma'had Aly fi Uluumil Qur'an untuk jenjang Strata1.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbaik dan Terkenal di Kabupaten Pati Jawa Tengah.

5 Pondok Pesantren Terbaik dan Terbesar Di Pati Jateng

Pati merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah dan Ibu kotanya adalah Pati.

Berikut ini adalah beberapa daftar Pondok Pesantren Salafiyah maupun modern Terbesar dan Terkenal di Kabupaten Pati Jawa Tengah berdasarkan dari berbagai sumber yang dihimpun oleh tim kami kuwaluhan.com :

1. PONDOK PESANTREN RAUDLATUL ULUM GUYANGAN

Lokasi : Guyangan, Kec. Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59153

Pondok pesantren Raudlatul Ulum yang berarti Taman Ilmu, merupakan pesantren terkenal di kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pontren yang secara geografis terletak di desa Guyangan kecamatan Trangkil kabupaten Pati berada persis di pesisir utara laut Jawa. Untuk sampai ke pesantren ini harus menempuh jarak sekitar 14 km dari kabupaten Pati.

Pontren yang didirikan pada 1950 oleh al Maghfurullah KH Suyuthi Abdul Qadir, telah banyak mengukir prestasi baik di tingkat kabupaten, propinsi dan nasional. Para santri yang menuntut ilmu di Raudlatul Ulum banyak yang berasal dari berbagai daerah luar Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, Maluku dan propinsi lainnya.

Pondok Pesantren yang semula hanya memiliki belasan santri, kini memiliki ribuan santri dari berbagai jenjang pendidikan. Ketertarikan masyarakat untuk menuntut ilmu di pondok pesantren Raudlatul Ulum karena pesantren ini dalam pembelajarannya menerapkan pola Twinning Program yaitu pola pembelajaran ilmu-ilmu duniawiyah dan ilmu-ilmu ukhrowiyah.

Selain itu pesantren ini juga dilengkapi dengan fasilitas pendidikan dan sarana penunjang kegiatan santri yang representatif seperti laboratorium bahasa, laboratorium komputer, laboratorium IPA, Workshop , Kopontren, Perpustakaan, Marching Band, Warnet, dan lain-lain.

KH Suyuthi Abdul Qadir dikenal oleh masyarakat desa Guyangan da sekitarnya sebagai seorang pendidik yang mempunyai sifat wara’ dan ikhlas, beliau juga merupakan konsultan agama, tempat masyarakat bertanya dan meminta fatwa. Karena itulah beliau dipercaya sebagai Rois Syuriah Nahdlatul Ulama kabupaten Pati.

Beliau juga merupakan sosok ulama yang tak pernah lelah menimba ilmu. Perjalanan pengembaraannya diawali pada tahun 1921, nyantri di Pontren Jamsaren, Solo. Kemudian dilanjutkan ke Pontren Kasingan, Rembang pada tahun 1923. Sedangkan pada 1926 beliau nyantri di Tebu Ireng, Jombang dan hijrah ke Bangkalan Madura.

Pondok Pesantren Raudlatul Ulum yang dibangun pada tahun 1950 di atas tanah seluas 3 Ha, dalam perkembangannya dibentuk Yayasan Perguruan Raudlatul Ulum (YPRU) pada 26 Januari 1972. Keberadaan yayasan tersebut membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas dan manajemen pengelolaan Raudlatul Ulum. Ruang kelas tempat para santri menimba ilmu yang semula dari bangunan permanen yang cukup megah dan representatif.

Yang menjadi ciri khusus atau keunggulan ponpes Raudlatul Ulum adalah dalam hal kajian kitab kuning dan penguasaan bahasa Arab. Para santri dituntut untuk mapu berbicara bahasa Arab baik secara pasif maupun secara aktif. Santri harus menguasai 4 kemampuan (maharoh) berbahasa Arab, yaitu : Maharotul qiroah (reading skill), maharotul kitabah (writing skill), maharotut takallum (speaking skill) dan maharotul istima’ (listening skill).

Kurikulum pesantren Raudlatul Ulum menerapkan pola integrated system yaitu memadukan kurikulum Kementerian Agama denga kurikulum muatan lokal (ulumid diniyah). Melalui sistem tersebut, pesantren mengajarkan berbagai ilmu agama, seperti Fathul Wahhab, Tuhfatut Thullab, Fathul Qarib, Fathul Mu’in, Ghayatul Wushul, Lathoiful Isyaarat, Ushul Fiqih, Tajridus Sharih, Minhatul Mughits, Bulughul Maram, Arba’in Nawawi, Alfiyah Ibnu Malik, Imrithy, Jurumiyah, Kailany, Nahwu Wadhih 1-3, Amtsilatut Tashrifiyyah, Tafsir Jalalain, Al Asybah wa Nadhoir, Tarikh Tasri’ al Islamy, dan sebagainya.

2. PONDOK PESANTREN MASLAKUL HUDA

Lokasi : Jl. Raya Pati - Tayu, Kajen, Kec. Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59154

Pondok Pesantren Maslakul Huda didirikan oleh KH Mahfudh bin Abdus Salam pada 1910. Pondok Pesantren ini lahir di tengah-tengah pergolakan perjuangan kemerdekaan untuk mengusir penjajah dari muka bumi Nusantara. Lembaga ini berorientasi pada pengembangan Tafaqquh fid din, berusaha mempersiapkan manusia yang saleh melalui pendekatan kognitif, afektif dan psikomotorik.

Di samping pesantren putra, Pondok Pesantren Maslakul Huda juga memiliki pesantren putri. Pemrakarsa berdirinya pesantren putri adalah Dra. Hj. Nafsiyah Sahal, istri KH. MA Sahal Mahfudh. Semula keinginan untuk mendirikan pesantren putri tidak mendapat izin dari suaminya, mengingat beratnya mengurus santri putri. Baru pada 1979 pesantren putri ini didirikan.

Pesantren putri diawali dengan musholla, kemudian ditambah dengan 4 lokal dan menyusul 3 lokal berikutnya. Pesantren ini dibawah naungan Yayasan Nur Salam. Pendirian ini dalam rangka ikut memberikan sumbangsih kepada nusa, bangsa, dan agam. Wujudnya dengan pemekaran ilmu, pembentukan watak, serta kepribadian yang islami. Semua itu demi hilangnya kebodohan dan keterbelakangan serta menjadika insan yang menguasai iptek sekaligus imtaq. Pesantren ini memiliki organisasi kelembagaan sebagai berikut :

1. Pesantren putra ( Maslakul Huda I, 1910)
2. Pesantren putri ( Al Bada’iyyah, 1979)
3. Biro Pengembangan Pesantren dan Masyarakat ( BPPM, 1979)

Pondok Pesantren Maslakul Huda menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler kursus komputer, manajemen, administrasi dan keuangan, bahasa Arab, praktik pengurusan jenazah, Usaha Kesehatan Pesantren (UKP), pertolongan pertama pada kecelakaa, juga olahraga (bola voli dan tenis meja).

Pondok Pesantren Maslakul Huda juga menyelenggarakan beberapa kegiatan ekonomi dengan unit usaha produktif melalui Biro Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (BPPM). Lembaga ini melakukan berbagai kegiatan antara lain membentuk Kelompok Swadaya Mandiri (KSM) yang bergerak dibidang perdagangan, peternakan, perikanan, pengadaan sarana produksi dan pelayanan modal.

3. PONDOK PESANTREN AL IKHLAS PATI KOTA

Lokasi : Jl. Panunggulan No.1B, Blaru, Kec. Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59114

Pondok Pesantren AL IKHLAS Pati Kota, diasuh oleh KH Abdul Mun'im Alhafidz.

Materi pembelajaran di Ponpes meliputi berbagai disiplin ilmu agama islam, seperti:

1. al-Quran (terdapat program tahfidz/menghafal) & ulumul Qur'an termasuk tafsir,
2. Hadits & Ulumul Hadits,
3. Gramatikal & Sastra arab (Nahwu, Sharaf, Mantiq, Balaghah, dll),
4. Ushul & Fiqih (teknis pengamalan ajaran agama) ala Madzahibil Arba'ah, Dll

Santri berasal dari beberapa kalangan, diantaranya para peserta didik MA - SMK Asaalamah Pati yg bernaung di satu atap Yayasan yg sama. Dengan integrasi-interkoneksi keilmuan dan amaliah, diharapkan para santri mampu menjadi insan kamil: Pengetahuan & prestasi di bidang agama yang mumpuni, serta mampu bersosialisasi dan berkontribusi positif di daerah masing-masing dimana mereka berkiprah nanti.

4. PONDOK PESANTREN KULON BANON

Lokasi : Jl. Raya Pati - Tayu, Kajen, Kec. Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59154

Pondok pesantren kulon banon ini didirikan sekitar tahun 1900 M oleh KH. Nawawi, putra KH.Abdullah. sekarang pesantren ini dipimpin dan diasuh oleh KH. Nu’man Thohir yang sebelumnya diasuh oleh kakaknya KH. Muzammil Thohir, dibantu dengan Ustadz M. Faishol Muzammil PB. Pendidikan, Ustadz M. Imrom Muzammil PB. Keorganisasian, Ustadz Zainal Muttaqin PB. Kesantrian (ketiganya putra KH. Muzammil) dan Ustadz Nasyid Furqon PB. Lit-Bang. Adapun pengurus Pondok Kulon Banon ini kurang lebih mempunyai 40 pengurus yang terdiri dari pengurus harian, pengurus departemen dan pengurus komplek. Demikian penulis lampirkan struktur personalia pengurus pondok kulon banon tahun ajaran 2010/2011 M.

Ekstrakurikuler

1. Kajian kitab-kitab kuning (kitab salaf)
2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
5. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
6. Kepramukaan
7. Pengembangan Olahraga
8. Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Marawis
9. Pengembangan Seni Beladiri
10. Tahfidhul Qur’an
11. Pengembangan jurnalistik dan publisistik
12. Pengembangan Exacta (Lab Skill), Ketrampilan.

5. PONDOK PESANTREN MATHOLIUL HUDA PUSAT

Lokasi : Kajen, Kec. Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah 59154

Pesantren Mathali'ul Huda (PMH) Al Kautsar Putra-Putri yang berpusat di desa Kajen, kecamatan Margoyoso, kabupaten Pati, terletak 18 km di sebelah utara kota Pati, + 500 m di sebelah barat komplek makam Waliyullah Syaikh Ahmad Mutamakkin dan kursi yang bersebelahan atau di sekeliling dengan makam Hadlrotusy Syaikh KH. Abdullah Zein bin Abdussalam bin Abdullah, Istri beliau Mbah Aisyah dan putra beliau KH Ahmad Nafi 'Abdillah.

Berangkat dari wasiat keilmuan sang ayahanda Hadlrotusy Syaikh KH Abdullah Zain Salam sebagai "ilmu harus terus diamalkan dan disebarkan", KH Ahmad Zacky Fuad Abdillah mulai merintis pesantren sendiri tahun 1997 mencoba dengan menggunakan lebih banyak pesantren putri untuk ditonton di kediaman tersebut. Saat peletakan batu pertama pembangunan pesantren, KH Abdullah berpesan sebagai tanah ini dulunya adalah tempat Mbah Abdullah Sepuh, artinya salah satu pusat rintisan keilmuan di Kajen. Lambat laun jumlah santri lebih banyak akhirnya diresmikan menjadi pesantren dengan nama Mathaliul Huda Al-Kautsar yang disingkat PMH Alkautsar.

Mathali'ul Huda diambil dari nama pesantren ayahanda yang dimaksud sumber-sumber pertentangan. Alkautsar adalah kata tambahan untuk menentukan bahwa pesantren ini adalah turunan atau kelanjutan dari pesantren yang dirintis KH Abdullah Zain Salam. Apa artinya melimpah ruah di dunia da akhirat, atau juga sebutan untuk salah satu sungai yang ada di sorga.

Tahun 1999 mulai banyak santri putra yang menetap dan belajari di pesantren PMH Alkautsar sehingga berdirilah putra pesantren.

Tahun 2009, KH. Ahmad Zacky Fuad Abdillah menginisiasi pendirian SMK Cordova di lingkungan PMH Alkautsar dengan visi yang ingin menjadi santri yang tidak hanya hafal al-Qur'an dan agama yang memadukan dengan baik, juga membantu membuka pasar kerja dan keilmuan moderen dunia.

Pengembangan pendidikan di PMH Al Kautsar terus dilakukan. Mulai tahun 2018 PMH Al-Kautsar mendirikan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Tahfidz semua jenjang, termasuk memasukkan jenjang Ula, Wutho, Ulya dan dilanjut Ma'had Aly fi Uluumil Qur'an untuk jenjang Strata1.

Itulah daftar Pondok Pesantren Terbaik dan Terkenal di Kabupaten Pati Jawa Tengah.

No comments