Social Items

Sukoharjo adalah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Pusat pemerintahan berada di Sukoharjo, sekitar 10 km sebelah selatan Kota Surakarta.

Berikut ini adalah beberapa daftar Pondok Pesantren Terbesar dan Terkenal di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah :

1. PONDOK PESANTREN AL UKHUWAH SUKOHARJO

Lokasi : Mranggen RT. 03 / RW. 03, Joho, Sukoharjo, Sawah, Joho, Kec. Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57513

Pondok Pesantren Al Ukhuwah Sukoharjo diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Al Ukhuwah Sukoharjo sejak tahun 2002 di atas tanah wakaf yang berlokasi di Joho Sukoharjo dan dibangun dengan bantuan dari Idaaroh Al Masaajid wal Masyaari’il Khoiriyyah, Saudi Arabia.

Tahap pertama terdiri atas sebuah masjid, dua lokal kantor, enam lokal kelas dan lima lokal asrama beserta sarana & prasarananya. Ponpes Al Ukhuwah Sukoharjo mengawali program kegiatannya dengan menyelenggarakan program Raudhatul Athfal, Madrasah Salafiyah Ula (SD) dan I’dad Du’at (Kaderisasi Da’i) serta I’dad Muhafizhah (Penghafal Al Quran Untuk Putri) Pada tahap berikutnya, Ponpes Al Ukhuwah Sukoharjo menyelenggarakan program lanjutan Madrasah Salafiyah Wustha (SLTP) kemudian Madrasah ‘Aliyah (MA) ditambah program khusus Takhasus Bahasa Arab. Pada tahun pelajaran 2014-2015 telah dibuka Pondok Pesantren Al Ukhuwah 2 yang berlokasi di Sugihan Bendosari Sukoharjo untuk pengembangan program Takhasus Bahasa Arab dan program baru I’dad Muhafizhin (Penghafal Al Quran – Putra) Bersamaan dengan itu, Pondok Pesantren Al Ukhuwah Sukoharjo juga mengembangkan program Madrasah Salafiyah Ula (SD)  dan I’dad Muhafizhat dengan membangun gedung terpisah

Program Pendidikan Pondok Pesantren Raudhatul Athfal, non asrama Madrasah Salafiyah Ula, setingkat SD Madrasah Salafiyah Wustha, setingkat SLTP Takhasus Bahasa Arab, khusus bagi lulusan SLTP umum yang ingin melanjutkan ke Madrasah Aliyah Al Ukhuwah Sukoharjo Madrasah Aliyah, setingkat SLTA I’dad Du’at, kaderisasi da’i I’dad Muhafizhin & I’dad Muhafizhat, kaderisasi guru tahfizh Al Quran.

2. PONDOK PESANTREN MODERN ISLAM ASSALAAM 

Lokasi : Kartasura, Jalan Garuda Mas, Pabelan, Sukoharjo - Surakarta, Mendungan, Pabelan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57102

Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam, biasa disingkat dengan PPMI Assalaam adalah lembaga pendidikan Islam swasta yang didirikan oleh Yayasan Majelis Pengajian Islam Surakarta (MPI) yang didirikan oleh H. Abdullah Marzuki dan Hj. Siti Aminah Abdullah.

PPMI Assalaam berdiri pada tanggal 17 Syawal 1402 H bertepatan dengan tanggal 7 Agustus 1982 M, berlokasi di Jalan Yosodipuro No. 56 Punggawan Surakarta menempati tanah seluas 2.845 m, wakaf dari keluarga H. Abdullah Marzuki dan Hj. Siti Aminah Abdullah, pemilik percetakan PT. Tiga Serangkai Solo.

Sebelum PPMI Assalaam berdiri kegiatan pendidikan yang dilakukan adalah kegiatan Madrasah Diniyyah Awaliyah (MDA), kemudian atas tuntutan masyarakat YMPI mendirikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dengan sistem asrama yang merupakan cikal bakal berdirinya Pondok Modern yang waktu itu diberi nama Pondok Pesantren Punggawan, meminjam nama desa dimana kegiatan pendidikan dipusatkan.

Pada tanggal 20 Juli 1985 nama Assalaam secara resmi digunakan, serta sekaligus menandai awal mula digunakannya kampus baru di desa Pabelan Kartasura Sukoharjo di atas areal tanah wakaf seluas 5,6 Ha dari keluarga H. Abdullah Marzuki (alm) dan Hj. Siti Aminah Abdullah.Bangunan yang terdapat pada saat itu terdiri dari ruang kelas, gedung olah raga (GOR), asrama santri, perumahan guru dan pengasuh, dapur dll. Bersamaan dengan itu pula didirikan Madrasah Aliyah (MA) sebagai kelanjutan dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) Assalaam, serta sebagai jawaban dari tuntutan masyarakat terhadap PPMI Assalaam.

Pada tahun 1986/1987 didirikan Madrasah Takhasush sebuah kelas persiapan untuk calon santri yang akan melanjutkan ke MA Assalaam yang berasal dari SLTP umum di luar Assalaam. Pada tahun 1988/1989 didirikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Assalaam dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengikuti perkembangan pendidikan yang terjadi di luar Assalaam. Memasuki tahun pelajaran 2005/2006, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di idirikan. yang mengambil program keahlian Komputer dan Jaringan dan Persiapan Grafika. SMK bermaksud untuk mencetak tenaga profesional dengan tetap berwawasan pada nilai-nilai Keislaman.

3. PONDOK PESANTREN MODERN IMAM SYUHODO

Lokasi : Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 154, Wonorejo, Polokarto, Blimbing, Wonorejo, Kec. Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57555

Pondok Pesantren Modern Imam Syuhodo (selanjutnya di singkat PPMIS) adalah salah satu pesantren dengan system pendidikan modern yang didirikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Blimbing daerah Sukoharjo pada tahun 1994. Dengan No. SK. PCM : 194/SK.PC/I.A/1.a/1994. Pesantren ini terletak di desa Wonorejo, kecamatan Polokarto, kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

PPMIS ini berdiri, berangkat dari semangat mencetak kader persyarikatan Muhammadiyah khususnya dan kader islam pada umumnya dengan harapan mampu ikut berperan dalam mencerdaskan bangsa melalui amal usaha pendidikan dengan system pesantren.

Dengan sistem pendidikan pesantren modern yang kami kembangkan besar harapan PPMIS mampu menjadi secercah cahaya yang akhirnya menjadi solusi problematika umat pada saat ini dan masa yang akan datang.

Seiring berjalannya waktu, kepercayaan masyarakat kepada pesantren ini menggerakkan mereka ikut andil besar dalam suksesnya pengembangan pesantren baik fisik bangunan hingga wakaf tanah yang diserahkan ke pesantren ini. Yang lebih menggembirakan bagi kami adalah semakin besarnya minat masyarakat untuk mempercayakan putra – putrinya menuntut ilmu di pesantren ini.

4. PONDOK PESANTREN AL MUKMIN

Lokasi : Jalan Ngruki, Cemani, Ngruki, Cemani, Kec. Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57552

Berdirinya Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin bermula dari adanya kegiatan pengajian selepas zuhur di masjid Agung Surakarta. Selanjutnya para da’i dan mubaligh mengembangkan bentuk pengajian tersebut dengan mendirikan Madrasah Diniyah di jalan Gading Kidul 72 A Solo.  Perkembangan Madrasah ini cukup pesat karena diantaranya didukung oleh media massa yaitu Radio Dakwah Islam (RADIS) Surakarta pada saat itu. Dinamika madrasah yang menggembirakan tersebut, selanjutnya mengilhami para mubaligh untuk menggagas dengan mengasramakan para santri ke dalam sebuah wadah berbentuk lembaga pendidikan pondok pesantren.



Realitas sosial masyarakat Solo pasca tahun 1965 dan timbulnya berbagai ancaman yang dianggap membahayakan eksistensi Islam serta umatnya pada waktu itu, semakin memotivasi semangat para mubaligh se-Surakarta untuk bersegera mewujudkan pendidikan pondok pesantren. Hal ini juga didasarkan pada perspektif dan pertimbangan sejarah bahwa pesantren pada zaman dahulu telah memiliki andil dan peran yang sangat besar dalam membela, memperjuangkan, dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.



Akhirnya, pada tanggal 10 Maret 1972 berdirilah Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin di jalan Gading Kidul No 72 A Solo, di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam dan Asuhan Yatim Al-Mukmin (YPIA)  dengan akte Notaris No. 130 b 1967.



Pada waktu itu jumlah santri yang diasramakan sebanyak 30 santri termasuk didalamnya 10 santri dari Asuhan YPIA.  Adapun para perintis dan pendirinya adalah Ustadz Abdullah Sungkar, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, Ustadz Abdullah Baraja’, Ustadz Yoyok Rosywadi, Ustadz H. Abdul Qohar Daeng Matase dan Ustadz Hasan Basri, BA serta para pendukung yang lain.



Mengingat perkembangan santri yang sangat pesat dengan sarana dan prasarana yang masih terbatas, maka dua tahun berikutnya yaitu tahun 1974 pengurus Yayasan Pendidikan dan Asuhan Yatim/Miskin Al-Mukmin (YPIA)  memindahkan lokasi madrasah ke dukuh Ngruki kelurahan Cemani kecamatan Grogol kabupaten Sukoharjo, dengan menempati tanah wakaf milik KH. Abu Amar.  Sejak saat itulah Pesantren ini kemudian lebih dikenal dengan sebutan Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki-Surakarta/Solo.

Itulah daftar Pondok pesantren Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah.

4 Pondok Pesantren Terbaik, Terbesar di Sukoharjo

Sukoharjo adalah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Pusat pemerintahan berada di Sukoharjo, sekitar 10 km sebelah selatan Kota Surakarta.

Berikut ini adalah beberapa daftar Pondok Pesantren Terbesar dan Terkenal di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah :

1. PONDOK PESANTREN AL UKHUWAH SUKOHARJO

Lokasi : Mranggen RT. 03 / RW. 03, Joho, Sukoharjo, Sawah, Joho, Kec. Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57513

Pondok Pesantren Al Ukhuwah Sukoharjo diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Al Ukhuwah Sukoharjo sejak tahun 2002 di atas tanah wakaf yang berlokasi di Joho Sukoharjo dan dibangun dengan bantuan dari Idaaroh Al Masaajid wal Masyaari’il Khoiriyyah, Saudi Arabia.

Tahap pertama terdiri atas sebuah masjid, dua lokal kantor, enam lokal kelas dan lima lokal asrama beserta sarana & prasarananya. Ponpes Al Ukhuwah Sukoharjo mengawali program kegiatannya dengan menyelenggarakan program Raudhatul Athfal, Madrasah Salafiyah Ula (SD) dan I’dad Du’at (Kaderisasi Da’i) serta I’dad Muhafizhah (Penghafal Al Quran Untuk Putri) Pada tahap berikutnya, Ponpes Al Ukhuwah Sukoharjo menyelenggarakan program lanjutan Madrasah Salafiyah Wustha (SLTP) kemudian Madrasah ‘Aliyah (MA) ditambah program khusus Takhasus Bahasa Arab. Pada tahun pelajaran 2014-2015 telah dibuka Pondok Pesantren Al Ukhuwah 2 yang berlokasi di Sugihan Bendosari Sukoharjo untuk pengembangan program Takhasus Bahasa Arab dan program baru I’dad Muhafizhin (Penghafal Al Quran – Putra) Bersamaan dengan itu, Pondok Pesantren Al Ukhuwah Sukoharjo juga mengembangkan program Madrasah Salafiyah Ula (SD)  dan I’dad Muhafizhat dengan membangun gedung terpisah

Program Pendidikan Pondok Pesantren Raudhatul Athfal, non asrama Madrasah Salafiyah Ula, setingkat SD Madrasah Salafiyah Wustha, setingkat SLTP Takhasus Bahasa Arab, khusus bagi lulusan SLTP umum yang ingin melanjutkan ke Madrasah Aliyah Al Ukhuwah Sukoharjo Madrasah Aliyah, setingkat SLTA I’dad Du’at, kaderisasi da’i I’dad Muhafizhin & I’dad Muhafizhat, kaderisasi guru tahfizh Al Quran.

2. PONDOK PESANTREN MODERN ISLAM ASSALAAM 

Lokasi : Kartasura, Jalan Garuda Mas, Pabelan, Sukoharjo - Surakarta, Mendungan, Pabelan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57102

Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam, biasa disingkat dengan PPMI Assalaam adalah lembaga pendidikan Islam swasta yang didirikan oleh Yayasan Majelis Pengajian Islam Surakarta (MPI) yang didirikan oleh H. Abdullah Marzuki dan Hj. Siti Aminah Abdullah.

PPMI Assalaam berdiri pada tanggal 17 Syawal 1402 H bertepatan dengan tanggal 7 Agustus 1982 M, berlokasi di Jalan Yosodipuro No. 56 Punggawan Surakarta menempati tanah seluas 2.845 m, wakaf dari keluarga H. Abdullah Marzuki dan Hj. Siti Aminah Abdullah, pemilik percetakan PT. Tiga Serangkai Solo.

Sebelum PPMI Assalaam berdiri kegiatan pendidikan yang dilakukan adalah kegiatan Madrasah Diniyyah Awaliyah (MDA), kemudian atas tuntutan masyarakat YMPI mendirikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dengan sistem asrama yang merupakan cikal bakal berdirinya Pondok Modern yang waktu itu diberi nama Pondok Pesantren Punggawan, meminjam nama desa dimana kegiatan pendidikan dipusatkan.

Pada tanggal 20 Juli 1985 nama Assalaam secara resmi digunakan, serta sekaligus menandai awal mula digunakannya kampus baru di desa Pabelan Kartasura Sukoharjo di atas areal tanah wakaf seluas 5,6 Ha dari keluarga H. Abdullah Marzuki (alm) dan Hj. Siti Aminah Abdullah.Bangunan yang terdapat pada saat itu terdiri dari ruang kelas, gedung olah raga (GOR), asrama santri, perumahan guru dan pengasuh, dapur dll. Bersamaan dengan itu pula didirikan Madrasah Aliyah (MA) sebagai kelanjutan dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) Assalaam, serta sebagai jawaban dari tuntutan masyarakat terhadap PPMI Assalaam.

Pada tahun 1986/1987 didirikan Madrasah Takhasush sebuah kelas persiapan untuk calon santri yang akan melanjutkan ke MA Assalaam yang berasal dari SLTP umum di luar Assalaam. Pada tahun 1988/1989 didirikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Assalaam dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengikuti perkembangan pendidikan yang terjadi di luar Assalaam. Memasuki tahun pelajaran 2005/2006, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di idirikan. yang mengambil program keahlian Komputer dan Jaringan dan Persiapan Grafika. SMK bermaksud untuk mencetak tenaga profesional dengan tetap berwawasan pada nilai-nilai Keislaman.

3. PONDOK PESANTREN MODERN IMAM SYUHODO

Lokasi : Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 154, Wonorejo, Polokarto, Blimbing, Wonorejo, Kec. Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57555

Pondok Pesantren Modern Imam Syuhodo (selanjutnya di singkat PPMIS) adalah salah satu pesantren dengan system pendidikan modern yang didirikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Blimbing daerah Sukoharjo pada tahun 1994. Dengan No. SK. PCM : 194/SK.PC/I.A/1.a/1994. Pesantren ini terletak di desa Wonorejo, kecamatan Polokarto, kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

PPMIS ini berdiri, berangkat dari semangat mencetak kader persyarikatan Muhammadiyah khususnya dan kader islam pada umumnya dengan harapan mampu ikut berperan dalam mencerdaskan bangsa melalui amal usaha pendidikan dengan system pesantren.

Dengan sistem pendidikan pesantren modern yang kami kembangkan besar harapan PPMIS mampu menjadi secercah cahaya yang akhirnya menjadi solusi problematika umat pada saat ini dan masa yang akan datang.

Seiring berjalannya waktu, kepercayaan masyarakat kepada pesantren ini menggerakkan mereka ikut andil besar dalam suksesnya pengembangan pesantren baik fisik bangunan hingga wakaf tanah yang diserahkan ke pesantren ini. Yang lebih menggembirakan bagi kami adalah semakin besarnya minat masyarakat untuk mempercayakan putra – putrinya menuntut ilmu di pesantren ini.

4. PONDOK PESANTREN AL MUKMIN

Lokasi : Jalan Ngruki, Cemani, Ngruki, Cemani, Kec. Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57552

Berdirinya Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin bermula dari adanya kegiatan pengajian selepas zuhur di masjid Agung Surakarta. Selanjutnya para da’i dan mubaligh mengembangkan bentuk pengajian tersebut dengan mendirikan Madrasah Diniyah di jalan Gading Kidul 72 A Solo.  Perkembangan Madrasah ini cukup pesat karena diantaranya didukung oleh media massa yaitu Radio Dakwah Islam (RADIS) Surakarta pada saat itu. Dinamika madrasah yang menggembirakan tersebut, selanjutnya mengilhami para mubaligh untuk menggagas dengan mengasramakan para santri ke dalam sebuah wadah berbentuk lembaga pendidikan pondok pesantren.



Realitas sosial masyarakat Solo pasca tahun 1965 dan timbulnya berbagai ancaman yang dianggap membahayakan eksistensi Islam serta umatnya pada waktu itu, semakin memotivasi semangat para mubaligh se-Surakarta untuk bersegera mewujudkan pendidikan pondok pesantren. Hal ini juga didasarkan pada perspektif dan pertimbangan sejarah bahwa pesantren pada zaman dahulu telah memiliki andil dan peran yang sangat besar dalam membela, memperjuangkan, dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.



Akhirnya, pada tanggal 10 Maret 1972 berdirilah Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin di jalan Gading Kidul No 72 A Solo, di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam dan Asuhan Yatim Al-Mukmin (YPIA)  dengan akte Notaris No. 130 b 1967.



Pada waktu itu jumlah santri yang diasramakan sebanyak 30 santri termasuk didalamnya 10 santri dari Asuhan YPIA.  Adapun para perintis dan pendirinya adalah Ustadz Abdullah Sungkar, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, Ustadz Abdullah Baraja’, Ustadz Yoyok Rosywadi, Ustadz H. Abdul Qohar Daeng Matase dan Ustadz Hasan Basri, BA serta para pendukung yang lain.



Mengingat perkembangan santri yang sangat pesat dengan sarana dan prasarana yang masih terbatas, maka dua tahun berikutnya yaitu tahun 1974 pengurus Yayasan Pendidikan dan Asuhan Yatim/Miskin Al-Mukmin (YPIA)  memindahkan lokasi madrasah ke dukuh Ngruki kelurahan Cemani kecamatan Grogol kabupaten Sukoharjo, dengan menempati tanah wakaf milik KH. Abu Amar.  Sejak saat itulah Pesantren ini kemudian lebih dikenal dengan sebutan Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki-Surakarta/Solo.

Itulah daftar Pondok pesantren Terbesar Dan Terkenal di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah.

No comments