Showing posts with label 10 daftar orang terkaya Indonesia. Show all posts
Showing posts with label 10 daftar orang terkaya Indonesia. Show all posts

Wednesday, October 17, 2018

Inilah Daftar Kota Tertua Di Dunia Yang Masih Berpenduduk

Berikut ini adalah daftar Kota Paling Tua di Dunia :

KOTA YERICHO PALESTINA


Jericho/Yericho adalah kota relatif kecil yang ditemukan di dekat Sungai Yordan di Tepi Barat dan saat ini merupakan rumah bagi sekitar 20.000 orang. Penggalian arkeologi menemukan bahwa kota ini telah dihuni manusia sejak hampir 11.000 tahun lalu dengan setidaknya 20 pemukiman. Jericho terletak di pusat Palestina, yang berarti itu adalah tempat ideal untuk rute dan perdagangan.

Arkeolog telah menggali puing-puing lebih dari 20 penghunian berurutan di Yerikho. Desa pertama di tempat ini ditemukan oleh arkeolog di Yerkiho yang berusia 200 tahun lebih tua daripada di daerah lainnya. Tiga pemukiman berbeda telah ada di dekat lokasi itu selama lebih dari 11.000 tahun (sekitar tahun 9000 SM), hampir pada permulaan era Holocene dalam sejarah dunia. Posisi itu sekitar rute utara dari Laut Mati.

Yericho digambarkan dalam Alkitab Ibranisebagai "Kota Pohon Palem". Banyak sumber-sumber air di dalam dan sekitar kota ini menarik orang-orang untuk menghuninya selama ribuan tahun.

KOTA DAMASCUS, SYIRIA


Damaskus adalah kota yang diakui sebagai salah satu kota tertua di dunia. Terletak di antara Afrika dan Asia, kota ini memiliki lokasi geografis yang menguntungkan di persimpangan orientasi dan negeri Barat. Damaskus merupakan kota terbesar di Syria dengan populasi diperkirakan lebih dari 4,5 juta orang. Kota ini diperkirakan telah dihuni sejak 8.000-10.000 tahun SM.

KOTA ATHENA, YUNANI


Athena adalah ibu kota Yunani tempat lahir peradaban Barat dengan penduduk sekitar 3 juta orang. Diperkirakan telah dihuni selama lebih dari 7.000 tahun dan desain kota ini ditandai oleh Ottoman, Bizantium dan peradaban Romawi. Athena adalah tempat kelahiran banyak filsuf, penulis, dramawan, seniman dan gaya klasik yang luar biasa. Pusat sejarah kota terdiri dari Acropolis yaitu kota tinggi, sebuah bukit besar dengan sisa-sisa bangunan kuno dan Parthenon.

Athena juga sering disebut sebagai asal dari peradaban barat karena berbagai pencapaian kebudayaannya pada abad ke-4 dan ke-5 dan membuatnya kaya akan berbagai bangunan, monumen, dan karya seni kuno. Salah satu yang paling terkenal adalah Akropolis yang menjadi salah satu bukti seni Yunani klasik.

KOTA RAY, IRAN

Kota Ray merupakan ibukota dari Syahrestani Ray, Provinsi Tehran, Iran. Ray merupakan kota tertua yang masih bertahan di provinsi ini yang saat ini termasuk kedalam kota metropolitan Tehran. Ray pernah menjadi ibukota dari Kesultanan Seljuk. Kaum muslimin di bawah pimpinan Amr bin Zaid Al-Khail At-Thai dapat merebut kota ini pada 20 H (640/641 M) yakni pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab.

Sebuah pemukiman dibangun di sini pada 6.000 SM. Pemukiman tersebut dijadikan sebagai ibukota oleh Kerajaan Media disebut dengan nama Rhaga. Dalam geografi Romawi klasik kota ini disebut Rhagae. Kota ini juga disebutkan beberapa kali dalam kitab Apokrif. Nama kota ini telah ada dari masa pra-Media. Beberapa sejarawan mengaitkan bangunan kota ini kepada kerajaan-kerajaan mitologi kuno, dan beberapa orang lain meyakini bahwa Ray adalah pusat dari dinasti para pemimpin Zoroaster.

KOTA BYBLOS, LIBANON

Byblos adalah kota yang memiliki banyak peradaban kuno. Byblos diberi nama oleh orang Yunani, yang dulunya mengimport papirus dari kota ini. Kota tua ini adalah salah satu tujuan wisata yang indah seperti benteng, kuil-kuil kuno, serta pesona pemandangan indah yang menghadap ke Laut Mediterania, reruntuhan antik dan pelabuhan.

Byblos diyakinhi telah dihuni pertama kali antara tahun 8800 dan 7000 SM, dan menurut fragmen-fragmen yang dibuat oleh imam Fenisia legendaris dari zaman sebelum Homer yang bernama Sanchuniathon, kota ini pertama kali dibangun oleh Cronus sebagai kota pertama di Fenisia. Merupakan salah satu kota tertua di dunia yang terus menerus dihuni dan situs yang terus menerus dihuni sejak tahun 5000 SM. Sekarang dinyatakan sebagai sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO, dan merupakan salah satu objek pariwisata di Lebanon.

KOTA ALEPPO, SURIAH

Kota Aleppo adalah sebuah kota di Suriah yang menjadi ibu kota Kegubernuran Aleppo yang berpopulasi terbesar dalam Kegubernuran di Suriah. Aleppo merupakan sebuah kota kuno besar dan salah satu kota tertua di dunia yang terus menerus didiami. Kota ini diperkirakan sudah didiami sejak abad ke-6 SM.
 Dalam beberapa abad, Aleppo adalah kota terbesar wilayah Syam dan kota ketiga terbesar Kesultanan Utsmaniyah, setelah Konstantinopel dan Kairo.

Penggalian di Tell as-Sawda dan Tell al-Ansari, persis di selatan Kota Kuno Aleppo, memperlihatkan daerah yang sibuk sejak paling kurang dari abad ke-3 SM; dan hal ini juga saat Aleppo pertama kali disebutkan dalam lembaran-lembaran tulisan kuno yang digali di Ebla dan Mesopotamia, yang di dalam itu tertulis bahwa Aleppo sebagai kota perdagangan dan keahlian militer. Demikianlah sebuah sejarah panjang yang menghubungkan ke lokasi strategis Aleppo sebagai pertengahan pusat perdagangan antara Laut Tengah dan Mesopotamia (sekarang Irak).

KOTA FAYUM, MESIR

Kota ini adalah kota paling subur di Mesir. Nama "Al-Fayoum" berasal dari bahasa Koptik, yaitu bahasa Mesir kuno yang sudah bercampur dengan bahasa Yunani, yaitu: Phiom atau Pa-youm yang bermakna danau atau laut.

Kota ini menempati bagian dari situs kuno Crocodilopolis atau Arsinoe. Didirikan pada sekitar 4.000 tahun SM, itu adalah kota tertua di Mesir dan salah satu kota tertua di Afrika.

KOTA SIDON, LIBANON

Sidon adalah salah satu kota Phoenician paling terkenal dan tertua yang dihuni hampir 4.000 atau 6.000 SM. Kota ini terletak di pelabuhan Mediterania dan pernah ditaklukkan oleh banyak kerajaan seperti Yunani, Mesir, Ottoman, Assyria dan Babilonia. Sidon adalah kota terbesar di Lebanon dan berpenduduk 200.000 orang.

KOTA YERUSALEM

Kota Yerusalem merupakan salah satu kota tertua di dunia, terletak di sebuah dataran tinggi di Pegunungan Yudea antara Laut Tengah dan Laut Mati. Kota ini dianggap suci dalam tiga agama Abrahamik utama—Yudaisme, Kekristenan, dan Islam.

Sepanjang sejarahnya yang panjang, Yerusalem pernah dihancurkan setidaknya dua kali, dikepung 23 kali, diserang 52 kali, dan direbut serta direbut-kembali 44 kali. Bagian tertua kota ini menjadi tempat permukiman pada milenium ke-4 SM. Pada tahun 1538 dibangun tembok di sekitar Yerusalem dalam pemerintahan Suleiman yang Luar Biasa.

Saat ini tembok tersebut mengelilingi Kota Lama, yang mana secara tradisi terbagi menjadi empat bagian, sejak awal abad ke-19 dikenal sebagai Kawasan Armenia, Kristen, Yahudi, dan Muslim. Kota Lama menjadi sebuah Situs Warisan Duniapada tahun 1981, dan termasuk dalam Daftar Situs Warisan Dunia yang dalam Bahaya. Yerusalem modern telah berkembang jauh melampaui batas-batas Kota Lama.

Itulah Daftar Kota Paling Tua di Dunia, dan sampai sekarang juga masih dihuni. Jika ada kesalahan informasi, silahkan beri komentar pada kotak di bawah.

Friday, June 30, 2017

Daftar Perusahaan Terbesar di Indonesia

Perusahaan-perusahaan berikut ini mencerminkan kinerja perusahaan yang baik dan berhasil mendapatkan pendapatan bersih senilai triliunan rupiah. Hasil sebesar itu berasal dari kinerja perusahaan yang baik dan salah satunya tercermin dan loyalitas pelanggan dan juga perusahaan partner terhadap perusahaan tersebut. Dengan memiliki loyalitas, perusahaan bisa dijalankan dengan lebih baik dan lebih mudah untuk memperluas cakupan bisnis perusahaan.
Berikut ini merupakan perusahaan terbesar yang berbasis di INDONESIA dimulai dari urutan bawah :

15. Indofood : Rp4 triliun



PT Indofood Sukses Makmur Tbk merupakan produsen segala jenis makanan dan juga minuman. Markas perusahaan ini ada di Jakarta, Indonesia. Pertama kali didirikan pada 14 Agustus 1990 oleh Sudono Salim. Indofood telah bertransformasi menjadi perusahaan total food solutions yang kegiatan operasionalnya mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan dimulai dari produksi dan pengolahan bahan baku sampai dengan menjadi produk akhir yang siap dikonsumsi.

14. Indocement : Rp5 triliun



PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk merupakan salah satu produsen semen di Indonesia dan merupakan produsen terbesar kedua di Indonesia. Indocement juga memproduksi beton siap-pakai dan juga pengelolaan tambang agregat dan tras. Setidaknya Indocement memiliki 12 pabrik yang 9 di antaranya berada di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dua lainnya ada di Cirebon, Jawa Barat, dan satu berada di Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan.

13. Semen Indonesia : Rp5 triliun



PT Semen Indonesia Tbk yang dahulunya dikenal dengan nama PT Semen Gresik Tbk merupakan produsen semen terbesar di Indonesia. Beberapa produk PT Semen Indonesia Tbk antara lain Semen Portland Tipe 1, Semen Portland Tipe 2, Semen Portland Tipe 3, Semen Portland Tipe 5, Special Blended Cement, dan Portland Pozzolan Cement. Lokasi pabrik semen ini tersebar di Indonesia mulai dari di Sumatera, Jawa, dan Sulawesi. Sementara di luar Indonesia, perusahaan ini memiliki pabrik di Vietnam untuk memasok kebutuhan semen di seluruh tanah air.

12. Gudang Garam : Rp5 triliun



PT Gudang Garam Tbk merupakan sebuah perusahaan produsen rokok asal Indonesia yang pertama kali didirikan oleh Surya Wonowidjojo pada 26 Juni 1958. Perusahaan ini termasuk dalam perusahaan rokok tertua dan terbesar ke lima setelah Djarum dalam produksi rokok kreket. Beberapa anak perusahaan PT Gudang Garam Tbk antara lain PT Surya Pamenang, PT Surya Madistrindo, PT Graha Surya Media, dan PT Surya Air.

11. Unilever : Rp5 triliun



Unilever dikenal sebagai perusahaan multinasional yang bergerak di bidang produksi barang konsumen dengan markas utama berada di Rotterdam, Belanda. Perusahaan ini berdiri pertama kali tahun 1930 dan dilaporkan mempekerjakan sedikitnya 206.000 pekerja. Di Indonesia sendiri, Unilever didirikan pada 5 Desember 1933 dengan nama Zeepfabrieken N.V. Lever dan berubah nama menjadi PT Lever Brothers Indonesia pada 22 Juli 1980. Kemudian, pada 30 Juni 1997 perusahaan resmi mengganti namanya menjadi PT Unilever Indonesia Tbk dengan 15% saham didaftarkan pada BEJ dan Bursa Efek Surabaya pada tahun 1981. Beberapa merek terkenal dari Unilever Indonesia adalah Rinso, Sunsilk, Dove, dan juga Clear. Beberapa perusahaan lain yang juga merupakan perusahaan Unilever di Indonesia adalah PT Anugrah Lever, PT Technopia Lever, dan PT Knorr Indonesia.

10. Perusahaan Gas Negara : Rp8 triliun


PT Perusahaan Gas Negara Tbk merupakan perusahaan milik negara yang bergerak di bidang transmisi dan distribusi gas bumi. Bisnis PGN sendiri terdiri dari beberapa yaitu Distribusi Gas Bumi, Transmisi Gas Bumi, dan Unit Bisnis Strategisnya yang meliputi SBU Distribusi Wilayah 1 hingga 4. Beberapa anak perusahaan dan perusahaan afiliasi PGN adalah PT Transportasi Gas Indonesia, PT PGAS Telekomunikasi Nusantara, PT PGN Solution, PT Nusantara Regas, PT Saka Energi Indonesia, PT Gagas Energi Indonesia, dan PTN Gas Energi Jambi.

9. HM Sampoerna : Rp10 triliun




PT Hanjaya Mandala Sampoerna merupakan perusahaan rokok terbesar di Indonesia dengan pusat berada di Surabaya, Jawa Timur. Sebelum diakuisisi, perusahaan ini murni sebuah perusahaan keluarga Sampoerna dan kini kepemilikan mayoritas dimiliki oleh Philip Morris International yang dikenal sebagai perusahaan rokok terbesar di dunia dan berbasis di Amerika Serikat.

8. BNI : Rp11 triliun



Bank Negara Indonesia merupakan salah satu bank pemerintah yang kini dipimpin oleh Achmad Baiquni selaku Direktur Utama. BNI sendiri dikenal sebagai bank komersial tertua di Indonesia yang didirikan pada 5 Juli 1946. Saat ini telah memiliki tidak kurang dari 914 kantor cabang di seluruh Indonesia dan 5 kantor cabang di luar negeri. Beberapa perusahaan yang termasuk dalam anak perusahaan PT BNI Tbk adalah BNI Remittance Limited, PT Bina Usaha Indonesia, PT BNI Multi Finance, PT Pembiayaan Artha Negara, PT Sarana Bersama Pembiayaan Indonesia, dan PT Asuransi Tri Pakarta.

7. Telkom : Rp14 triliun



PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero) atau dikenal dengan sebutan Telkom adalah perusahaan informasi dan komunikasi serta sebagai penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi lengkap di Indonesia. Telkom menyebut dirinya sebagai sebuah perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia dengan jumlah pelanggan telepon tetap mencapai 15 juta dan pelanggan telepon seluler sebanyak 104 juta. Telkom sendiri merupakan salah satu BUMN yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia yaitu sebesar 52.57% dan sisanya dimiliki oleh publik, Bank of New York, serta investor dalam negeri.

6. BCA : Rp16 triliun



PT Bank Central Asia Tbk atau yang lebih dikenal dengan singkatan BCA merupakan bank swasta terbesar di Indonesia yang didirikan pada 21 Februari 1957 dan pernah menjadi bagian dari perusahaan Salim Group. BCA pernah menjadi bank negara akibat krisis tahun 1998 namun pada tahun 2002, BPPN melepas 51% saham di BCA melalui Farindo Investment, Ltd, yang berbasis di Mauritus. Saat ini, Farindo Investment Ltd memegang saham BCA sebesar 47.15%, di bawah pemegang saham umum yaitu masyarakat sebesar 49.94%. 1.76% saham BCA dimiliki secara pribadi oleh Anthony Salim sementara saham dibeli kembali oleh BCA sebesar 1.18%.

5. Pertamina : Rp18 triliun



PT Pertamina dikenal sebagai sebuah BUMN yang tugasnya mengelola penambangan minyak dan gas bumi di wilayah Indonesia. Pada tahun 2013 perusahaan ini termasuk dalam Fortune Global 500 urutan ke 122. Pertamina didirkan pada 10 Desember 1957 di Jakarta dan kini dipimpin oleh Dwi Soetjipto selaku Direktur Utama. Pertamina sendiri sebenarnya gabungan dari perusahaan Pertamin dan Permina pada tahun 1968. Kegiatan perusahaan ini dalam hal menyelenggarakan usaha di bidang energi dan petrokimia terbagi dalam sektor hulu dan hilir serta ditunjang kegiatan dari beberapa anak perusahaan dan perusahaan patungan.

4. Telkomsel : Rp19 triliun


Telkomsel dikenal sebagai salah satu perusahaan operator telekomunikasi seluler di Indonesia yang didirikan pada 26 Mei 1995 dan berkantor pusat di Jakarta. Saat ini PT Telkomsel Selular dipimpin oleh Ririek Adriansyah selaku Direktur Utama. Telkomsel memiliki lebih dari 84.000 BTS dan sanggup menjangkau 98% wilayah populasi di Indonesia. Hal ini menjadikannya sebagai operator seluler terbesar di Indonesia dan nomor 6 terbesar di dunia dalam hal jumlah pelanggan. Bahkan tahun 2014 Telkomsel berhasil menjadi pemimpin pasar industri telkomunikasi di Indonesia dengan jumlah pelanggan mencapai 139 juta.


3. ASTRA : Rp19 triliun



Astra Internasional merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi otomotif yang basisnya ada di Jakarta, Indonesia. Astra didirikan tahun 1957 dengan nama PT Astra International Incorporated dan pada tahun 1990 perseroan mengubah nama menjadi PT Astra Internasional Tbk. Perusahaan ini juga telah tercatat di BEI sejak 4 April 1990 dan mayoritas saham dimiliki oleh Jardine Cycle and Carriage's dengan persentase sebesar 50.1%. Ruang lingkup kegiatan utama entitas anak perusahaan meliputi perakitan dan penyaluran mobil, sepeda motor, serta suku cadangnya.

2. Bank Mandiri : Rp20 triliun



Bank Mandiri merupakan salah satu bank yang memiliki kantor pusat di Jakarta dan dikenal sebagai bank terbesar di Indonesia dinilai dari aset, pinjaman, serta deposit. Bergerak di industri jasa keuangan, Bank Mandiri termasuk dalam Badan Usaha Milik Negara yang didirikan pada tanggal 2 Oktober 1998 oleh Pemerintah Indonesia. Berdirinya Bank Mandiri sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan dan merupakan penyatuan dari empat bank pendahulu yaitu Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), dan juga Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo). Jumlah aset Bank Mandiri pada tahun 2013 mencapai Rp670 triliun. Produk yang ditawarkan dari Bank Mandiri antara lain Mandiri Tabungan, Mandiri Deposito, e-Toll Card, dan lain-lain.

1. BRI : Rp24 triliun



BRI atau Bank Rakyat Indonesia merupakan salah satu bank milik pemerintah yang awaljnya didirikan oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja di Purwokerto, 16 Desember 1895. Sejak awal didirikan, BRI tetap konsisten untuk memfokus produk mereka pada pelayanan kepada masyarakat kecil dengan memberikan berbagai fasilitas kredit pada pengusaha kecil. Selain itu, tercermin juga dari perkembangan penyaluran Kredit Usaha Kecil tahun 1994 dengan nominal sebesari Rp 6.419,8 miliar dan meningkat menjadi Rp 8.231,1 miliar pada tahun 1995. Pemegang saham BRI adalah pemerintah Republik Indonesia dengan persentase mencapai 56.75% dan publik sebesar 43.25%.

Pabrik Rokok Terbesar dan Terkaya di Dunia Hingga Sekarang

Industri rokok pada hakikatnya benar-benar merupakan industri yang sangat menjanjikan, hal ini seiring dengan pesatnya jumlah para penghisap rokok di seluruh belahan dunia, hingga pada akhirnya sejak thn 1990-an pabrik-pabrik rokok besar dunia mulai menambah jumlah produksinya, akibat membludaknya permintaan rokok dunia, yg teramat miris sekaligus menyedihkan ialah bahwa ternyata 60% lebih dari perokok itu merupakan anak-anak dibawah umur 20 th dan 85% para penghisap rokok aktif itu berasal dari negara-negara berkembang seperti negara kita Indonesia. Namun Hal ini sangat menguntungkan negara dan pemerintahan, karena pajak dari pabrik rokok berperan besar untuk kemajuan Negara. Dan pada haikatnya menghisap rokok adalah bisa bermanfaat bagi orang stress dan yang lagi banyak fikiran.

Di bawah ini adalah beberapa pabrik rokok terbesar di dunia:

1. Pabrik Rokok Philip Morris 



Philip Morris yaitu pabrik rokok yang bisa disebut paling besar didunia berasal dari Amerika Serikat, product unggulan dr Philip Morris yaitu Marlboro yg merupakan pemimpin merek rokok yg paling banyak dikonsumsi di seluruh belahan dunia. Pada thn 2012 saja perusahaan ini mempunyai penjualan melebihi angka $70 milyar.

Philip Morris terus menjadi perusahaan rokok paling besar di dunia, lantaran perusahaan ini tidak sedikit mengakuisisi dan membeli perusahaan-perusahaan rokok yang berlokasi di seluruh penjuru dunia, apalagi pabrik-pabrik rokok yg ada di negera berkembang seperti : Thailand, Turki, Pakistan, Moldova dan di tanah air kita Indonesia (Philip Morris sudah mengakuisisi PT.HM.Sampoerna, Tbk Indonesia).

Philip Morris rata rata bisa meraih penjualan fantastis yaitu mencapai angka rata-rata 10 milyar batang rokok persatu brandnya per thn. Merek-merek rokok yg dikeluarkan olh Philip Morris di sekian banyak negara-negara di dunia di antaranya adalah:

-Marlboro, DPR, Bond Street (di Amerika dan negara-negara Internasional lainnya). 

-A Mild dan Dji Sam Soe (Indonesia

-Optima (Rusia). 

-Diana (Italia). 

-Petra (Rep.Ceko). 

2. Pabrik Rokok British American Tobacco (BAT)



BAT didirikan lebih dari 100 th yg silam pada thn 1902 olh Perusahaan Tembakau yang berlokasi di negara Inggris Raya yaitu Imperial & American Tobacco Group. BAT merupakan pabrik rokok dgn brand yg dipasarkan di lebih dr 180 negara-negara di dunia.

Dalam satu tahun saja, pabrik ini sanggup meraih penjualan sejumlah 708 juta batang rokok. Product rokok BAT.Intl ini diproduksi di sekitar 45 pabrik yg berbasis di kurang lebih 39 negara. Perusahaan-perusahaan ini di kelola secara cepat dan teratur oleh perusahaan pusat termasuk juga anak perusahaan BAT, yakni BAT Internasional Finance Ltd, BAT Capital,Corp & BAT-Mark.

Pada bln Oktober tahun 2011 silam, Perusahaan ini berhasil mengakuisisi pabrik rokok di Amerika Latin yakni Productora de Colombia dan SAS. Merk-merk rokok utama dari pabrik rokok Amerika Latin SAS ini akhirnya juga jadi milik BAT, merk-merk itu ialah Dunhill, Lucky Strike & Pall Mall, kemudian ada Vogue dan ada juga Viceroy. Hingga kini BAT termasuk di antara pabrik rokok terbesar di dunia.

3. Pabrik Rokok Reynolds American, Inc 

Reynold American, Inc, berdiri tepat pada tanggal 5 bulan Januari 2004 silam. Anak usaha perusahaan ini meliputi pembuatan rokok di Amerika Serikat yakni RJ Reynolds Tobacco, co, & pembuat produk tembakau tanpa asap di AS yakni Amerika Snuff, co dan pabrik LLC.

RAI (Reymond American, Inc) bergerak dlm 2 segmen yaitu RJR Tobacco & Amerika Snuff.

4. Imperial Tobacco Grup PLC



Imperial Tobacco Grup PLC merupakan suatu perusahaan tembakau dunia yg memproduksi, juga memasarkan kemudian mendistribusikan & melakukan penjualan beragam merk-merk rokok, di antara product awal pabrik rokok besar ini meliputi brand Davidoff, juga Gauloises & West.

Pabrik ini sebenarnya beroperasi di 2 segmen besar yaitu tembakau & logistik. Bisnis tembakaunya terdiri dr pengerjaan, pemasaran & juga penjualan product tembakau & yg terkait dgn tembakau itu sendiri. Adapun business logistik terdiri dr distribusi product tembakau untuk beraneka ragam pembuat berbagai pabrik product tembakau di seluruh dunia, termasuk juga ke Imperial Tobacco, Inc itu sendiri, juga bermacam product dan jasa non-tembakau.

Imperial Tobacco Grup PLC mempunyai 51 tempat dan lokasi pabrik & product yg dijual di lebih dr 160 negera-negara besar dan berkembang di dunia. Pada thn 2003 silam Imperial Tobacco mengakuisisi Reemtsma Cigaretten di negara Jerman maka product merekasekarang ini bertambah dgn brand dan merk baru seperti Blondes & Peter Sluyvesant. Pada thn 2008 pabrik rokok lain Atladis dimiliki Imperial dgn mengakuisisinya, product mereka pula kembali mengalami penambahan dengan hadirnya bersama mereka merk baru yaitu Fortuna, juga Embassy, Excellence, Horizon, Lambert dan terakhir Butler. Omzet terbesar dan paling baik pabrik ini ialah di negara Inggris Raya dgn brand, Moon, Peter-R1, Route 66 dan terakhir adalah West.

Pabrik rokok Indonesia yaitu PT.Gudang Garam, Tbk (Indonesia) pun merupakan perusahaan dan pabrik rokok yang berafiliasi ke perusahaan Imperial itu.

5. Pabrik Rokok Djarum


PT Djarum merupakan satu buah perusahaan rokok yg bermarkas di kota Kudus, Jateng, Sejarah Djarum sebenarnya berawal diwaktu seorang Tionghoa bernama lengkap Oei Wie Gwan melebarkan bisinisnya dengan membeli bisnis mungil dlm bidang produk rorkok kretek Djarum Gramophon, tepat pada thn 1951 & Oeipun mengubah nama pabriknya itu jadi Djarum. Pada awalnya pabrik rokok ini cuma dijalankan olh kira kira kurang lebih 10 orang di jln. Bitingan Baru 28-sekarang ini : Jln. A.Yani 28 Jakarta-. Oei mulai memasarkan produk kretek dgn brand Djarum yg nyata-nyatanya berhasil meraih minat besar di pasaran ketika itu. Namun, sesudah kebakaran besar yang nyaris memusnahkan pabrik dan perusahaan pada th 1963, Oei sebagai direktur pabrik wafat tak lama setelah itu.

Hingga Djarum kembali bergerak naik lagi & melakukan modernisasi peralatan serta segala inftastruktur di pabriknya. Tepat pada thn 1969, pabrik Djarum mulai mengekspor product rokoknya ke luar negari. Pada thn yg sama juga , PT.Djarum memasarkan merk rokok Djarum Filter, brand pertamanya yg diproduksi memakai mesin pembuat rokok canggih dan modern, diikuti brand lain yang lebih terkenal saat ini yaitu Djarum Super yg dikenalkan tepat pada tanggal 21 bulan April tahun 1970. Disaat sekarang ini, Djarum di bawah pimpinan Budi Hartono & juga saudaranya Bambang Hartono, yg dua-duanya ialah putra dari pendiri Djarum Oei, ke-2 orang ini dikenal sekarang ini sebagai orang paling kaya di tanah air kita Indonesia, bahkan termasuk jajaran orang-orang terkaya di dunia versi Forbes.

PT.Djarum lantas meluncurkan merk rokok terbarunya yaitu L.A. Lights pada tanggal 21 bulan April tahun 1999 & juga diikuti merk lainnya Djarum BLACK pada tanggal 21 bulan April tahun 2000 silam.

Tidak hanya di dunia rokok, PT.Djarum pun dikenal sangat aktif ikut serta memajukan dunia olah raga Indonesiatepatnya dunia olah raga bulu tangkis alias badminton. Club bulu tangkisnya yang diberi nama PB Djarum, sudah menghasilkan dan membuahkan pemain-pemain bulutangkis kelas dunia sebut saja misalnya Liem Swie King & Alan Budikusuma. Tidak Hanya itu, perusahaan besar ini selalu mbertekad melebarkan sayap bisnisnya, sehingga sejak thn 1998 silam perusahaan PT.Djarum pula sudah menguasai sebahagian besar saham Bank BCA.


6. China International Tobacco Co



Perusahaan rokok terbesar di dunia dimilki oleh pemerintah China. 30% konsumsi rokok di dunia ada di China, dan China International Tobacco Co (CNT) memproduksi hampir seluruhnya.

CNT menghasilkan uang dari rokok kelas D yang diproduksinya,yang memiliki kualitas terendah dari perusahaan – meskipun perusahaan mendapatlkan lebih banyak keuntungan dari penjualan rokok kelas C. Merek asing beredar di China, namun hanya mendapatkan 3% dari market share.

Biaya produksi rendah – juga kualitasnya – dikombinasikan dengan populasi yang besar dari pencandu rokok membuat CNT menjadi perusahaan rokok terkaya di dunia dengan pendapatan kotor US$ 91 miliar per tahun.

7. Japan Tobacco International



Selama hampir 88 tahun, industri tembakau Jepang dimonopoli oleh pemerintah, untuk menjamin bahwa pemerintah Jepang menguasai seluruh perputaran uang dari penjualan daun tembakau.

Japan Tobacco International memiliki kekuatan penuh. Tentu saja perusahaan ini adalah salah satu perusahaan rokok terkaya di dunia, pendapatan kotornya mencapai US$ 66 miliar.

Itulah daftar Pabrik Rokok terbesar di Dunia hingga sekarang.

Thursday, June 29, 2017

Daftar Orang Terkaya di INDONESIA saat ini

    Sebagai catatan, orang yang bisa disebut miliarder dunia adalah mereka yang memiliki kekayaan pribadi minimal senilai 1 miliar dolar, atau sekitar 13 triliun rupiah (kurs Rp 13.000). Nah, siapa sajakah deretan orang Indonesia yang masuk dalam daftar Forbes? Inilah orang terkaya di Indonesia tahun 2017.



1. Robert Budi Hartono


Dengan jumlah kekayaan sekitar 9,7 miliar dolar atau 126,1 triliun rupiah, Rudi Hartono merupakan orang paling kaya di Indonesia, dan berada di peringkat 139 dalam daftar Forbes. Robert Budi Hartono lahir pada tanggal 28 April 1941 di kota Semarang. Ayahnya bernama Oei Wie Gwan pemilik usaha kecil Djarum Gramophon yang saat ini menjadi sebuah perusahaan rokok terbesar di dunia. Bersama saudaranya, Robert Budi Hartono terus mengembangkan bisnis warisan ayahnya, termasuk berinvestasi di sektor bisnis keuangan dan perbankan, khususnya di Bank BCA.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-143 dunia dengan jumlah aset 9,1 miliar dolar.


2. Michael Hartono


Dengan jumlah aset kekayaan sekitar 9,5 miliar dolar atau 123,5 triliun rupiah, Michael Hartono yang merupakan kakak Budi Hartono adalah orang terkaya ke dua di Indonesia. Dalam daftar Forbes, ia berada di posisi 141. Michael Hartono lahir di Kudus, 2 Oktober 1939. Ia menempuh pendidikan formal di Universitas Diponegoro selama empat tahun dan kemudian karirnya berlanjut di dunia bisnis, sebagai Direktur PT Djarum. Selain merambah di sektor keuangan, kiprah Michael Hartono bersaudara dalam sektor agribisnis terlihat dengan mempunyai bisnis kelapa sawit dan kilang pengolahan.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-148 dunia dengan jumlah aset 9,0 miliar dolar.


3. Sri Prakash Lohia


Jumlah kekayaan Sri Prakash Lohia menurut Majalah Forbes saat ini ditaksir 5,4 miliar dolar atau sekitar 70,2 triliun rupiah. Dari namanya, anda mungkin bisa menebak bahwa miliarder ini adalah keturunan India. Sri Prakash Lohia lahir di Kalkuta-India pada 11 Juli 1952. Lohia lahir dan besar di India, tetapi menghabiskan sebagian besar masa hidup profesionalnya di Indonesia sejak tahun 1974. Lohia pindah ke Indonesia bersama ayahnya, Mohan Lal Lohia, dan merintis Indorama Synthetics, sebuah perusahaan yang memproduksi benang pintal. Pada tahun 2017, Forbes menempatkannya sebagai orang terkaya ke-3 di Indonesia dengan kekayaan bersih US$ 5,4 miliar, atau di peringkat ke-312 secara global.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-304 dunia dengan jumlah aset 5,4 miliar dolar.


4. Chairul Tanjung


Dengan kekayaan sebesar US$ 4,9 miliar atau sekitar 63,7 triliun rupiah, pria lulusan Universitas Indonesia ini didaulat sebagai orang terkaya ke-4 di Indonesia atau rangking #348 dalam daftar internasional. Chairul Tanjung lahir di Jakarta, 16 Juni 1962, dilahirkan di Jakarta dalam keluarga yang cukup berada. Ayahnya A.G. Tanjung adalah wartawan zaman orde lama yang menerbitkan surat kabar beroplah kecil. Chairul Tanjung adalah mahasiswa kedokteran yang memperoleh banyak prestasi, diantaranya sebagai Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional 1984-1985. Saat kuliah ia mulai belajar tentang bisnis. Kini melalui perusahaan konglomerasi miliknya, Para Group menjadi sebuah perusahaan bisnis membawahi beberapa perusahaan lain seperti Trans TV dan Bank MegaCatatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-370 dunia dengan jumlah aset 4,6 miliar dolar.


5. Tahir


Nama lengkapnya adalah Dato’ Sri Tahir, lahir pada 25 Maret 1952 di kota Surabaya.    Dia dibesarkan oleh sepasang ayah dan ibu yang menghidupi keluarga dengan membuat becak. Tahun 1971, dia menamatkan pendidikan menengah atas (SMA) di SMA Kristen Petra Kalianyar Surabaya. Sosok Tahir tumbuh berkembang menjadi seorang pengusaha, investor, sekaligus pendiri Mayapada Group yang sukses. Mayapada Group adalah sebuah holding company yang memiliki beberapa unit bidang usaha di Indonesia. Beberapa dari bidang yang digeluti adalah perbankan, TV berbayar dan media cetak, properti dan rumah sakit. Dengan aset kekayaan senilai 2,9 miliar dolar atau sekitar 37,7 triliun rupiah, kini ia menjadi salah seorang konglomerat di Indonesia. Dalam daftar Forbes Internasional, kekayaan Tahir berada di posisi ke 725.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-712 dunia dengan jumlah aset 2,9 miliar dolar.


6. Murdaya Poo


Murdaya Widyawimarta Poo yang saat ini berusia 76 tahun merupakan miliarder yang memiliki aset harta sebesar 2,1 miliar dolar atau setara 27,3 triliun rupiah. Ayah dari empat anak ini adalah sosok lelaki dibalik perusahaan kontraktor terkenal yaitu Central Cipta Murdaya Group. Selain bisnis, beliau juga sukses dalam karir politik. Dunia politik yang Murdaya Poo jajaki adalah sebagai anggota legislatif periode 2004 hingga 2009 dari partai PDIP. Usaha pertamanya bergerak dalam bidang kelistrikan yaitu perusahaan Kencana Sakti Indonesia. Selanjutnya suami dari Siti Hartati Murdaya ini melakukan kesepakatan kerja bersama perusahaan alat olahraga besar di dunia yaitu Nike. Saat ini, kekayaan sebesar 2,2 miliar dolar AS tersebut menempatkan ia di urutan 988 dalam daftar ForbesCatatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-973 dunia dengan jumlah aset 2,2 miliar dolar.


7. Theodore Rachmat


Theodore Permadi Rachmat adalah sosok pengusaha sukses yang lahir pada 15 Desember 1943 dengan nama kecil Oei Giok Eng di Majalengka. Selepas lulus dari Institut Teknologi Bandung, ia merintis karir sebagai sales Astra kemudian dipercaya mengelola United Tractors (anak perusahaan Astra yang bergerak di bidang alat berat). Selepas itu, ia memutuskan mendirikan perusahaan sendiri yang diberi nama Triputra Group yang bergerak di sejumlah bidang bisnis, seperti karet olahan, batu bara, perdagangan, manufakturing, agribisnis, dealership motor dan logistik. Dia sekarang memiliki sejumlah saham di perusahaan batu bara Adaro Energy. Sementara itu, anaknya, Christian Aryono adalah wakil presiden direktur Adaro Energy. Dia juga memiliki investasi di industri kelapa sawit dan karet. Anak keduanya, Arif Patrick mengelola perusahaan perkebunan keluarga, Triputra Agro. Kekayaan Theodore Rachmat berada di posisi ke-7 di Indonesia atau ke-1098 secara global dengan total aset senilai US$ 2,0 miliar atau sekitar 26 triliun rupiah.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-1104 dunia dengan jumlah aset 1,9 miliar dolar.


8. Mochtar Riady


Di deretan ke-8 orang terkaya di Indonesia adalah Mochtar Riady yang lahir pada 12 Mei 1929 di Malang. Pengusaha ini merupakan pendiri sekaligus komisari dari Lippo Group. Ayah Mochtar Riady adalah seorang pedagang batik bernama Liapi, sedangkan ibunya bernama Sibelau. Kedua orangtuanya merantau dari Fujian dan tiba di Malang pada tahun 1918. Sejak kecil ia bercita-cita untuk menjadi seorang bankir. Di era tahun 1950an, kesempatan itu datang, dimana ia diberi kesempatan untuk mengurus sebuah bank yang sedang bermasalah. Satu tahun perjalanan, bank tersebut menjadi maju. Setelah cukup besar, pada tahun 1964, Mochtar Riady pindah ke Bank Buana, kemudian pada tahun 1971, dia pindah lagi ke Bank Panin yang merupakan gabungan dari Bank Kemakmuran, Bank Industri Jaya, dan Bank Industri Dagang Indonesia. Di tahun 2017 ini, Mochtar Riady memiliki aset kekayaan senilai 1,9 miliar dolar AS atau sekitar 24,7 triliun rupiah dan berada dalam rangking ke-1153 dunia.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-1092 dunia dengan jumlah aset 1,9 miliar dolar.


9. Peter Sondakh


Menurut Forbes, Peter Sondakh memiliki kekayaan senilai 1,7 miliar dolar atau sekitar 22,1 triliun rupiah, sehingga menempatkan ia dalam peringkat ke-1262 dalam daftar miliarder dunia. Peter Sondakh lahir pada 23 Juli 1953. Ayahnya memulai bisnisnya sejak 1954, memproduksi minyak kelapa serta mengekspor kayu. Saat usianya baru 20 tahun, ia harus mengambil alih bisnis ayahnya karena meninggal dunia. Dia harus membiayai ibu serta empat orang. Ia kemudian mendirikan PT. Rajawali Corporation. Melalui perusahaan tersebut, Peter Sondakh memulai bisnis properti sebagai perluasan usaha yang ditekuni ayahnya. Melalui Rajawali Corporation, ia membangun kemitraan mengembangakan Hyatt Hotel dan Novotel Sheraton menjadi jaringan hotel bintang lima. Peter Sondakh juga memiliki saham di perusahaan taksi Ekspres Transindo Utama, yang kini harus menghadapi persaingan dari keberadaan taksi online seperti Uber.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-1244 dunia dengan jumlah aset 1,7 miliar dolar.


10. Sukanto Tanoto


Menurut data Forbes, di awal tahun 2017 ini jumlah kekayaan Sukato Tanoto adalah sebesar $1,5 miliar atau sekitar 19,5 triliun rupiah, sehingga menempatkan ia sebagai orang terkaya ke-10 di Indonesia atau ke-1377 di dunia. Sukanto Tanoto yang lahir 25 December 1949 di Medan merupakan pengusaha Indonesia yang memulai usaha di industry pengolahan kayu. Sukanto Tanono merupakan pengusaha otodidak dan tidak menyelesaikan pendidikan formal di bangku sekolah. Beliau belajar bahasa Inggris kata demi kata menggunakan kamus bahasa Tiongkok – Inggris dan akhirnya mampu mengikuti sekolah bisnis di Jakarta pada pertengahan tahun 1970. Beliau kemudian melanjutkan belajar di INSEAD di Fontainebleau, Perancis. Usaha Sukanto yang lain adalah bank. Ketika United City Bank mengalami kesulitan keuangan, pada 1986-1987, ia mengambil alih mayoritas sahamnya dan bangkit dengan nama baru: Unibank. Di Medan, ia pun merambah bidang properti, dengan membangun Uni Plaza, kemudian Thamrin Plaza. Tidak hanya dalam negeri, ia melebarkan sayap ke luar negeri, dengan ikut memiliki perkebunan kelapa sawit.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-1366 dunia dengan jumlah aset 1,5 miliar dolar.


11. Martua Sitorus


Martua Sitorus yang juga dikenal dengan nama Thio Seeng Haap adalah seorang pengusaha sukses asal Indonesia. Lulusan HKBP Nomensen Medan ini lahir pada tahun 1960, dan merintis karirnya sebagai pedagang udang. Ia kemmudian merambah sektor perkebunan kelapa sawit bersama Kuok Khoon Hong melalui perusahaan yang diberi nama Wilmar Internasional. Perusahaan tersebut juga bekerja sama dengan perusahaan AS, Kellogg untuk menjual makanan di China dan mengakuisisi perusahaan tambang batu bara di Australia yakni Whitehaven Coal Ltd. Perusahaan Wilmar berhasil menjadi salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia dan produsen minyak goreng terbesar di Asia. Aset kekayaan Martua Sitorus saat ini ditaksir US$ 1,5 miliar atau skitar 19,5 triliun rupiah, dan menempatkan ia pada posisi ke-1405 dalam Forbes internasional.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-1384 dunia dengan jumlah aset 1,5 miliar dolar.


12. Ciputra


Ir. Ciputra lahir pada 24 Agustus 1931 di Sulawesi Tengah. Pria lulusan Institut Teknologi Bandung ini terkenal sebagai pengusaha properti yang sukses, antara lain pada Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group. Selain itu ia juga dikenal sebagai seorang filantropis, dan berkiprah di bidang pendidikan dengan mengembangkan sekolah dan Universitas Ciputra. Perjalanan bisnis Ciputra dirintis sejak masih menjadi mahasiswa arsitektur Institut Teknologi Bandung. Bersama Ismail Sofyan dan Budi Brasali, teman kuliahnya, sekitar tahun 1957 Ciputra mendirikan PT Daya Cipta. Fokus di sektor pengembangan real estate, Ciputra berhasil membangun kerajaan bisnisnya. Ciputra berencana untuk menggabungkan perusahaan miliknya, Ciputra Surya dan Ciputra Property, menjadi Ciputra Development untuk meningkatkan efisiensi dan likuiditas sehingga akan membuat Ciputra Development menjadi salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia dengan proyek-proyek di 33 kota. Aset kekayaan Arsitek ini diperkirakan 1,5 miliar dolar atau sekitar 19,5 triliun rupiah dan berada pada peringkat ke-1420 dalam daftar Forbes.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-1362 dunia dengan jumlah aset 1,5 miliar dolar.


13. Eddy Kusnadi Sariaatmadja


Eddy Kusnadi Sariaatmadja adalah pengusaha media dan teknologi yang lahir pada 11 Desember 1963. Suami dri Sofi Wijaya ini menyelesaikan pendidikan dengan gelar sarjana di jurusan Civil Engineering, University of New South Wales, Australia pada tahun 1978. Karir dan bisnisnya dimulai dari pendirian perusahaan bernama PT Elang Mahkota Teknologi yang dikenal Emtek. Group Emtek berhasil meraih kejayaan sebagai perusahaan raksasa di Indonesia, dan merupakan pemilik saham yang besar dari stasiun TV swasta, seperti SCTV, Indosiar, dan O Channel. Pada bulan Juni 2016, melalui anak perusahaannya, PT Kreatif Media Karya, ia membeli lisensi Balckberry Messenger sebesar 208 juta dolar. Saat ini, kekayaan Eddy ditaksir sebesar 1,4 miliar dolar atau sekitar 18,2 triliun rupiah, menempatkan ia di urutan ke-1486 dalam daftar Forbes.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-1415 dunia dengan jumlah aset 1,5 miliar dolar.


14. Djoko Susanto


Di posisi ke-14 adalah Djoko Susanto, seorang pengusaha ritel yang lahir pada tahun 1950 dengan nama kecil Kwok Kwie Fo di Jakarta. Ia adalah pemilik grup Alfamart, bisnis ritel dengan mini-mart konsep. Pada usia 17 ia mulai mengelola warung sederhana orang tuanya di dalam pasar tradisional di Jakarta. Kesuksesannya menarik perhatian taipan rokok kretek Putera Sampoerna. Bersama-sama mereka membangun bisnis ritel dan supermarket. Ia melanjutkan kemitraan dengan Putera Sampoerna hingga 2005, bisnis rokoknya, 70% dari bagiannya untuk kemudian dijual Sampoerna Altria termasuk bagiannya pada bisnis ritel yang dijalankan oleh Djoko. Altria tidak menginginkan pada bisnis ritel dan kemudian menjual saham mereka ke Northstar, tapi Djoko kemudian membeli saham dari Northstar, membuatnya memiliki bagian terbesar dari 65%. Bisnis semakin berkembang dan saat ini, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, menjalankan lebih dari 5.500 toko, di bawah berbagai merek, meliputi Alfamart, Alfa Midi, Alfa Express, dan Lawson. Satu-satunya saingan berat alfamart berasal dari jaringan minimarket Indomaret yang merupakan milik konglomerat Anthony Salim. Kekayaan Djoko Susanto saat ini sekitar 1,3 miliar dolar (17 triliun rupiah), sehingga menempatkan ia pada urutan ke-1616 dalam daftar Forbes.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-1565 dunia dengan jumlah aset 1,3 miliar dolar.


15. Harjo Sutanto


Harjo Sutanto adalah seorang pengusaha sukses yang merintis bisnisnya dari bawah. Ia bersama Ferdinand Katuari pada tahun 1949 mendirikan Fa Wings yang memproduksi sabun colek skala industri rumahan dan memasarkannya secara “door to door” di Jawa Timur. Saat ini Wings Group adalah salah satu merek Indonesia yang terkenal, menjual berbagai macam produk konsumen. Ayah dari empat anak ini menjadi salah satu konglomerat Indonesia dengan aset kekayaan sebesar 1,2 miliar dolar atau sekitar 15,6 triliun rupiah, berada di rangking 1659 dunia.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-1682 dunia dengan jumlah aset 1,2 miliar dolar.


16. Bachtiar Karim


Bachtiar Karim adalah seorang pengusaha dari Indonesia. Ia beserta saudaranya dikenal sebagai pimpinan Musim Mas Group, yang bergerak di lini bisnis utama minyak sawit atau CPO. Ia adalah anak sulung dari empat anak Anwar Karim dan bergabung dengan usaha ayahnya sejak 1981. Pria lulusan Teknik Mesin Universitas Nasional Singapura dipercaya oleh ayahnya untuk terjun ke dunia bisnis saat berusia 20 tahun. Bersama saudaranya, Burhan dan Bahari, ia mengembangkan bisnis Musim Mas Group. Pada 2015 Musim Mas menandatangani perjanjian dengan perusahaan kelapa sawit Malaysia Genting Plantations untuk membangun kilang minyak sawit di Sabah, di pulau Kalimantan. Kekayaan Bachtiar Karim saat ini diperkirakan 1,2 miliar dolar atau sekitar 15,6 triliun rupiah, berada di urutan ke 1668 dunia.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-1657 dunia dengan jumlah aset 1,2 miliar dolar.


17. Soegiarto Adikoesoemo


Soegiarto Adikoesoemo adalah seorang pengusaha di berbagai bidang, terutama sektor bahan kimia. Di usianya yang ke-78, Soegiarto tetap menjadi salah satu orang kaya di Indonesia, dan menurut Majalah Forbes kekayaan Soegiarto sebesar 1,23 miliar dolar atau sekitar 15,6 triliun rupiah. Dari 1.810 jumlah miliarder dunia, Soegiarto berada di urutan ke 1676. Karir bisnisnya dimulai dengan mendirikan  AKR Corporindo di tahun 1960, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kimia. Perusahaan ini didaftarkan dalam bursa saham Indonesia pada tahun 1994. AKR Corporindo sekarang terlibat dalam perdagangan minyak bumi dan distribusi, jasa logistik dan manufaktur kimia. Pada bulan November 2016, AKR Corporindo dan perusahaan minyak dan gas Inggris BP mengumumkan rencana untuk meluncurkan sebuah joint venture bahan bakar penerbangan.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-1656 dunia dengan jumlah aset 1,23 miliar dolar.


18. Husain Djojonegoro


Peringkat ke-18 sebagai oraang terkaya di Indonesia tahun 2017 ini adalah Husain Djojonegoro dengan aset kekayaan sekitar 1,2 miliar dolar atau sekitar 15,6 triliun rupiah. Kekayaan pria yang berusia 67 tahun ini berada di urutan ke-1681 dalam daftar Forbes. Husain Djojonegoro merupakan sosok pennting dalam pendirian perusahaan “Orang Tua Group”. Sebagai masyarakat Indonesia, anda tentu sudah familiar dengan brand-brand makanan seperti Wafer Tango, Teh Gelas, anggur herbal, dan juga pasta gigi. Lini bisnisnya adalah produk konsumen dan menjadi baguan dari konglomerasi besar ABC Group. Husain dan dua saudara menjalankan bisnis, dimulai oleh sang ayah di tahun 1948.Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-1676 dunia dengan jumlah aset 1,2 miliar dolar.


19. Hary Tanoesoedibjo


Hari Tanoesoedibjo atau yang akrab disapa Hary Tanoe adalah pebisnis sekaligus politkus kelahiran Surabaya pada 26 September 1965. Dia adalah bungsu dari tiga bersaudara, kedua kakaknya bernama Hartono Tanoesoedibjo dan Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo. Hary Tanoesoedibjo adalah pendiri, pemegang saham, dan Presiden Eksekutif Grup Bhakti Investama sejak tahun 1989. Hary melalui perusahaannya banyak melakukan merger dan akuisisi, kemudian membentuk perusahaan Global Mediacom. Dia adalah CEO MNC Group yang memiliki sejumlah tv swasta, yakni RCTI, MNCTV, dan Global TV. Hary Tanoe adalah mitra kerjasama Donald Trump dalam membangun resor dan hotel mewah bintang enam di pulau Bali.  Aset kekayaannya sebesar 1,1 miliar dolar atau sekitar 14,3 triliun rupiah, berada di rangking 1782 dunia.#Catatan Forbes:Bulan lalu peringkat kekayaannya berada di urutan ke-1784 dunia dengan jumlah aset 1,1 miliar dolar.


Itulah Orang terkaya di Indonesia Menurut Daftar Forbes 2016-2017.