Warga Terdampak Banjir Saradan Madiun Ungsikan Puluhan Hewan Ternaknya

 MADIUN JATIM- Banjir Madiun melanda 21 desa di 6 kecamatan dengan ketinggian 30 cm-2 meter. Banjir ini membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan harta bendanya. Salah satunya hewan ternak.

Salah satunya Kusnan (50) warga Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng. Dia mengaku mengungsikan hewan ternak sapinya sejak banjir datang sekitar pukul 22.30 WIB, Rabu (14/4/2021).





"Ini sapi saya diungsikan ke tempat aman," ujar Kusnan (50) kepada wartawan di lokasi, Kamis (15/4/2021).


Kusnan mengaku ternak-ternak sapinya ditempatkan di pinggir jalan lokasi bebas banjir di Madiun. Jarak rumahnya dengan lokasi bebas banjir sekitar 500 meter.


"Ini saya taruh di pinggir jalan kampung yang tidak banjir," katanya.

Dia mengaku puluhan warga juga menyelamatkan hewan ternaknya ke tempat yang lebih aman. "Ada sekitar 30-an ekor sapi warga yang diungsikan karena banjir," tambahnya.


Rupanya, bukan hanya hewan ternak sapi saja yang diselamatkan warga. Mereka juga menyelamatkan hasil panen padi yang terendam banjir. "Ini padi basah semua kebawa banjir, mau saya jemur di pinggir jalan raya biar kering dan digunakan lagi," ungkap warga lain, Karyono (50).

Pantauan detikcom, puluhan sapi tampak berjajar di pinggir jalan Dusun Jetak dan Jalan Raya Caruban Ngawi Desa Purworejo. Sementara warga mulai membersihkan rumah-rumah mereka yang banjirnya terlebih dulu surut.


21 Desa di 6 kecamatan Madiun terendam banjir. Salah satunya banjir di Kecamatan Saradan, Pilangkenceng, Mejayan, Balerejo, Wungu dan Wonoasri. Untuk desa detail dan rumah terdampak masih dalam pendataan.

Untuk laporan BPBD Madiun, banjir melanda 21 desa di 6 kecamatan. Ketinggian banjir antara 30 cm hingga 2 meter. Ini masih pendataan untuk rumah terdampak," ujar Bupati Madiun H. Achmad Dawami kepada detikcom saat berkunjung di Dam Desa Kedung banteng, Pilangkenceng.


Sumber: detik.com

Belum ada Komentar untuk "Warga Terdampak Banjir Saradan Madiun Ungsikan Puluhan Hewan Ternaknya "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel