Kebakaran di pasar Kliwon Kudus, pedagang rugi setengah miliyar

 KUDUS JATENG- Kebakaran di Pasar Kliwon Kudus kemarin diduga terjadi karena korsleting listrik. Akibat dari kejadian tersebut diperkirakan kerugian pedagang mencapai Rp 500 juta.

Dari pantauan di lokasi, hari ini, pasca kejadian kebakaran kios yang berada di lantai satu itu terlihat tertutup. Tampak di lokasi kejadian dikelilingi garis polisi.



Terlihat aktivitas para pedagang pasca kebakaran berjualan seperti biasa tapi lebih sepi dari biasanya. Koordinator Pasar Kliwon Sugito mengatakan ada satu kios di Pasar Kliwon yang terbakar. Diperkirakan kerugian akibat kejadian tersebut mencapai Rp 500 juta.

Kerugian tadi pagi saya telepon pemiliknya antara Rp 300 juta sampai Rp 500 juta. Isinya pakaian anak-anak atau dewasa ada semua," kata Sugito ditemui di lokasi, Rabu (17/2/2021).


Sugito menuturkan satu kios yang terbakar milik Siti Aminah yang berada di blok 1A lantai 1 Pasar Kliwon Kudus. Menurutnya kios itu bukan gudang, melainkan tempat berjualan pakaian.


"Itu kios Blok A lantai 1 milik Hj Siti Aminah. Jual beli pakaian, karena barangnya terlalu banyak dagangan. Setiap hari dibuka hanya satu meter. Soalnya yang jaga hanya orang satu," jelas dia.


"Dari saksi kejadian itu terjadi kurang lebih jam 16.00 WIB, itu kejadiannya kios sudah dikunci tapi tahu-tahunya ada asap dari bawah keluar. Terus geger pedagang, ternyata tidak kelihatan api, tapi asap sangat tebal. Jadi ini memang sudah tutup," sambung Sugito.


Sugito menuturkan kejadian tersebut sempat membuat panik para pedagang. Banyak pedagang yang mengeluarkan barang dagangan, karena takut kobaran api menjalar ke kios lain.


Kemarin sempat pedagang panik. Namun dipastikan tidak ada penjarahan dagangan pedagang. Tidak ada penjarahan, kita jaga dan awasi. Pagi ini pedagang sudah kembali aktivitas seperti biasa," ujar Sugito.


Diwawancara terpisah, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma menuturkan pihaknya telah melakukan pemeriksaan kejadian kebakaran di Pasar Kliwon Kudus. Menurutnya kejadian tersebut diduga karena korsleting listrik.


"Diduga dari korsleting listrik, kerugian menurut yang punya toko sekitar Rp 300 juta," kata Aditya dimintai konfirmasi wartawan lewat pesan singkat pagi ini.


Diberitakan sebelumnya, satu kios di blok 1A lantai 1 Pasar Kliwon Kudus terbakar, Selasa (16/2) pada pukul 16.00 WIB. Kobaran api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 19.20 WIB.


Kejadian tersebut sempat membuat panik para pedagang. Banyak pedagang berhamburan menyelamatkan barang dagangan, karena khawatir api menjalar ke kios yang lain.


Sumber: detik.com

Belum ada Komentar untuk "Kebakaran di pasar Kliwon Kudus, pedagang rugi setengah miliyar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel