BONDOWOSO JATIM - Kasus pemerkosaan Kembali terjadi di Bondowoso. Seorang ibu melapor ke polisi karena anaknya yang masih di bawah umur jadi korban pemerkosaan hingga hamil. Pelaku masih tetangganya sendiri.

Begitu menerima laporan, polisi langsung mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. Sementara korban langsung dibawa ke dokter untuk dilakukan visum.

"Betul. Ini langsung kami selidiki secara intensif dan kami kembangkan," jelas Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz kepada wartawan di mapolres, Senin (5/10/2020).

Dipaparkan Erick, pelapor merupakan warga salah satu desa di Kecamatan Botolinggo. Sedangkan terduga pelaku merupakan tetangganya, yakni seorang kakek yang tinggal di desa yang sama.

"Nanti saja ya. Kalau sudah tertangkap, teman-teman wartawan pasti saya kabari," terang perwira dengan dua melati di pundak ini.

Dari Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat si ibu kebetulan tengah mandi bersama anaknya yang masih berusia 17 tahun. Ketika itu, si ibu melihat tubuh anaknya tampak ada perbedaan.

Perbedaan itu yakni beberapa bagian tubuh anaknya yang masih remaja itu tampak membengkak seperti orang tengah hamil. Si ibu lantas bertanya, kenapa tubuhnya ada perubahan. Namun saat itu si anak tak mau mengaku.

Tak kurang akal, si ibu terus mendesak dan merayu si anak. Kali ini dengan cara halus, dan dirayu dari hati ke hati. Kendati butuh waktu, si anak akhirnya mengaku jika dia sudah beberapa bulan tak datang bulan.

Si ibu lantas mendesak siapa pelakunya. Si anak akhirnya mengaku jika pelakunya merupakan tetangganya sendiri. Kepada orang tuanya, si anak berterus terang disetubuhi pelaku di bawah ancaman. Korban hendak dibunuh jika tak mau melayani nafsu bejat pelaku.

Beberapa hari sebelumnya, seorang paman di Wringin, Bondowoso, juga dilaporkan karena memperkosa keponakannya sendiri hingga hamil. Modusnya sama, juga mengancam hendak membunuh jika tak mau melayani nafsu bejatnya.

Sumber : detik.com

Lagi, Kakek-kakek Di Bondowoso Perkosa Anak Tetangga Hingga Hamil

BONDOWOSO JATIM - Kasus pemerkosaan Kembali terjadi di Bondowoso. Seorang ibu melapor ke polisi karena anaknya yang masih di bawah umur jadi korban pemerkosaan hingga hamil. Pelaku masih tetangganya sendiri.

Begitu menerima laporan, polisi langsung mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. Sementara korban langsung dibawa ke dokter untuk dilakukan visum.

"Betul. Ini langsung kami selidiki secara intensif dan kami kembangkan," jelas Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz kepada wartawan di mapolres, Senin (5/10/2020).

Dipaparkan Erick, pelapor merupakan warga salah satu desa di Kecamatan Botolinggo. Sedangkan terduga pelaku merupakan tetangganya, yakni seorang kakek yang tinggal di desa yang sama.

"Nanti saja ya. Kalau sudah tertangkap, teman-teman wartawan pasti saya kabari," terang perwira dengan dua melati di pundak ini.

Dari Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat si ibu kebetulan tengah mandi bersama anaknya yang masih berusia 17 tahun. Ketika itu, si ibu melihat tubuh anaknya tampak ada perbedaan.

Perbedaan itu yakni beberapa bagian tubuh anaknya yang masih remaja itu tampak membengkak seperti orang tengah hamil. Si ibu lantas bertanya, kenapa tubuhnya ada perubahan. Namun saat itu si anak tak mau mengaku.

Tak kurang akal, si ibu terus mendesak dan merayu si anak. Kali ini dengan cara halus, dan dirayu dari hati ke hati. Kendati butuh waktu, si anak akhirnya mengaku jika dia sudah beberapa bulan tak datang bulan.

Si ibu lantas mendesak siapa pelakunya. Si anak akhirnya mengaku jika pelakunya merupakan tetangganya sendiri. Kepada orang tuanya, si anak berterus terang disetubuhi pelaku di bawah ancaman. Korban hendak dibunuh jika tak mau melayani nafsu bejat pelaku.

Beberapa hari sebelumnya, seorang paman di Wringin, Bondowoso, juga dilaporkan karena memperkosa keponakannya sendiri hingga hamil. Modusnya sama, juga mengancam hendak membunuh jika tak mau melayani nafsu bejatnya.

Sumber : detik.com