YOGYAKARTA - Telah terjadi gempa di daerah dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah pagi tadi. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut berkekuatan M 2,2.

"Hari Kamis (3/9/2020) pada pukul 05:00:36 WIB, sebagian masyarakat Dieng dan sekitarnya merasakan adanya goncangan gempa bumi. Dari hasil analisa diperoleh parameter gempabumi dengan kekuatan M 2,2," kata Kepala BMKG Yogyakarta Agus Riyanto dalam keterangannya, Kamis (3/9/2020).

Pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 10 kilometer.

"Pusat gempa bumi ini berada di darat pada koordinat -7.12 Lintang Selatan dan 109.78 Bujur Timur, sekitar 14 kilometer utara Dieng, pada kedalaman hiposenter 10 kilometer," terangnya.

Menurut Agus, gempa ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal," paparnya.

Gempa itu dirasakan di wilayah Dieng. Hingga saat ini BMKG belum menerima laporan kerusakan maupun adanya gempa susulan. Dia pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang.

"Berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangan tersebut dirasakan di Dieng I-II MMI. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," pintanya.

Sumber: detik.com

Pagi Ini, Dataran Tinggi Dieng Diguncang Gempa Berkekuatan M 2,2

YOGYAKARTA - Telah terjadi gempa di daerah dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah pagi tadi. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut berkekuatan M 2,2.

"Hari Kamis (3/9/2020) pada pukul 05:00:36 WIB, sebagian masyarakat Dieng dan sekitarnya merasakan adanya goncangan gempa bumi. Dari hasil analisa diperoleh parameter gempabumi dengan kekuatan M 2,2," kata Kepala BMKG Yogyakarta Agus Riyanto dalam keterangannya, Kamis (3/9/2020).

Pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 10 kilometer.

"Pusat gempa bumi ini berada di darat pada koordinat -7.12 Lintang Selatan dan 109.78 Bujur Timur, sekitar 14 kilometer utara Dieng, pada kedalaman hiposenter 10 kilometer," terangnya.

Menurut Agus, gempa ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal," paparnya.

Gempa itu dirasakan di wilayah Dieng. Hingga saat ini BMKG belum menerima laporan kerusakan maupun adanya gempa susulan. Dia pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang.

"Berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangan tersebut dirasakan di Dieng I-II MMI. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," pintanya.

Sumber: detik.com