Seorang pria yang diduga mengalami depresi menceburkan diri ke dalam sumur rumahnya di Desa Bandengan Kabupaten Jepara, Kamis (10/9/2020) pukul 06.00 WIB.

Beruntung, aksi pria depresi yang bernama Saiful (30) tersebut segera diketahui oleh kakaknya, Sugianto.

"Betul korban alami depresi sehingga menceburkan diri ke sumur," ujar Humas Basarnas Semarang Nur Mustofa.

Kakak korban setelah mengetahui adiknya tercebur ke dalam sumur segera menginformasikan ke pihak BPBD Jepara yang diteruskan ke Basarnas Pos SAR Jepara.

Kakak korban saat melintasi sumur mendengar hembusan nafas tersengal-sengal dari dalam sumur,

"ketika dilihat kedalam sumur ternyata ternyata ada adiknya" imbuh Mustofa.

Selanjutnya, Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya memerintahkan Pos SAR Jepara untuk membantu mengevakuasi korban.

"Kami yang menerima informasi pada pukul 06.30 WIB langsung memberangkatkan tim untuk evakuasi," jelasnya.

Tim yang tiba di lokasi langsung melakukan proses evakuasi dengan peralatan vertikal rescue.

Setelah 20 menit proses evakuasi, pada pukul 07.20 akhirnya korban berhasil dikeluarkan dari dalam sumur yang memiliki kedalaman 10 meter tersebut.

"Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan selamat."

"Korban lantas dibawa ke RSI Jepara untuk dilakukan pemeriksaan medis," terangnya.

Sumber : tribunjateng.com

Depresi. Seorang pria di jepara ceburkan dirinya kedalam sumur

Seorang pria yang diduga mengalami depresi menceburkan diri ke dalam sumur rumahnya di Desa Bandengan Kabupaten Jepara, Kamis (10/9/2020) pukul 06.00 WIB.

Beruntung, aksi pria depresi yang bernama Saiful (30) tersebut segera diketahui oleh kakaknya, Sugianto.

"Betul korban alami depresi sehingga menceburkan diri ke sumur," ujar Humas Basarnas Semarang Nur Mustofa.

Kakak korban setelah mengetahui adiknya tercebur ke dalam sumur segera menginformasikan ke pihak BPBD Jepara yang diteruskan ke Basarnas Pos SAR Jepara.

Kakak korban saat melintasi sumur mendengar hembusan nafas tersengal-sengal dari dalam sumur,

"ketika dilihat kedalam sumur ternyata ternyata ada adiknya" imbuh Mustofa.

Selanjutnya, Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya memerintahkan Pos SAR Jepara untuk membantu mengevakuasi korban.

"Kami yang menerima informasi pada pukul 06.30 WIB langsung memberangkatkan tim untuk evakuasi," jelasnya.

Tim yang tiba di lokasi langsung melakukan proses evakuasi dengan peralatan vertikal rescue.

Setelah 20 menit proses evakuasi, pada pukul 07.20 akhirnya korban berhasil dikeluarkan dari dalam sumur yang memiliki kedalaman 10 meter tersebut.

"Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan selamat."

"Korban lantas dibawa ke RSI Jepara untuk dilakukan pemeriksaan medis," terangnya.

Sumber : tribunjateng.com