SRAGEN JATENG - Reva Anindia, balita 4,5 tahun asal Sragen yang dilaporkan hanyut di Bengawan Solo, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan sekitar 320 meter dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal.

"Diketemukan kurang lebih 320 meter dari lokasi terakhir diketahui, sekitar pukul 04.45 WIB. Kondisinya meninggal dunia," ujar rescuer Basarnas Pos SAR Surakarta, Gohan Wijayana, dihubungi wartawan, Selasa (8/9/2020).

Gohan mengatakan, sesuai koordinasi tim SAR gabungan, pencarian dilakukan dengan pemantauan manual menggunakan alat penerangan lampu. Pemantauan manual tersebut dilakukan dengan menunjuk tiga posko pemantauan dengan total jarak 320 meter.

"Korban ditemukan di sekitar pos tiga pemantauan. Posisi korban tertelungkup di pinggir sungai di sekitar batuan padas," ungkapnya.

Usai diketemukan, lanjut Gohan, korban kemudian dievakuasi oleh para relawan. Korban dibawa ke rumah duka yang terletak tak jauh dari bantaran Bengawan Solo di Dukuh Driyan, Desa Gentanbanaran, Plupuh, Sragen.

"Sekitar 140 relawan SAR gabungan turut membantu operasi pencarian korban. Selanjutnya sru yang terlibat dibubarkan untuk dikembalikan ke kesatuan masing-masing," papar Gohan.

Seperti diberitakan sebelumnya, bocah berusia 4,5 tahun, Reva Anindia, dilaporkan hilang diduga hanyut di Bengawan Solo, Sragen.

Warga kemudian berinisiatif mencari di bantaran Bengawan Solo yang jarak rumah korban dengan bantaran hanya sekitar 30 meter. Dalam pencarian tersebut, warga menemukan bekas kaki terpeleset yang diduga bekas kaki korban.

Sumber : detik.com

Bocah Sragen Yang Hanyut Di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal

SRAGEN JATENG - Reva Anindia, balita 4,5 tahun asal Sragen yang dilaporkan hanyut di Bengawan Solo, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan sekitar 320 meter dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal.

"Diketemukan kurang lebih 320 meter dari lokasi terakhir diketahui, sekitar pukul 04.45 WIB. Kondisinya meninggal dunia," ujar rescuer Basarnas Pos SAR Surakarta, Gohan Wijayana, dihubungi wartawan, Selasa (8/9/2020).

Gohan mengatakan, sesuai koordinasi tim SAR gabungan, pencarian dilakukan dengan pemantauan manual menggunakan alat penerangan lampu. Pemantauan manual tersebut dilakukan dengan menunjuk tiga posko pemantauan dengan total jarak 320 meter.

"Korban ditemukan di sekitar pos tiga pemantauan. Posisi korban tertelungkup di pinggir sungai di sekitar batuan padas," ungkapnya.

Usai diketemukan, lanjut Gohan, korban kemudian dievakuasi oleh para relawan. Korban dibawa ke rumah duka yang terletak tak jauh dari bantaran Bengawan Solo di Dukuh Driyan, Desa Gentanbanaran, Plupuh, Sragen.

"Sekitar 140 relawan SAR gabungan turut membantu operasi pencarian korban. Selanjutnya sru yang terlibat dibubarkan untuk dikembalikan ke kesatuan masing-masing," papar Gohan.

Seperti diberitakan sebelumnya, bocah berusia 4,5 tahun, Reva Anindia, dilaporkan hilang diduga hanyut di Bengawan Solo, Sragen.

Warga kemudian berinisiatif mencari di bantaran Bengawan Solo yang jarak rumah korban dengan bantaran hanya sekitar 30 meter. Dalam pencarian tersebut, warga menemukan bekas kaki terpeleset yang diduga bekas kaki korban.

Sumber : detik.com