Pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di sebuah warung makan di Jalan KBP Duryat, Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo, Selasa (11/8/2020).

Dari keterangan sementara, pencurian ini diduga dilakukan oleh satu komplotan yang dibagi menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama bertugas memecahkan kaca mobil, sementara satu kelompok lagi bertugas untuk mengalihkan perhatian tukang parkir.

Subur, tukang parkir di warung makan tersebut mengaku tidak mengetahui pasti kejadiannya.

Hal tersebut karena ia dimintai tolong seseorang untuk mendorong mobil yang posisinya di ujung Jalan KBP Duryat.

Ada orang datang minta tolong untuk mendorong mobil. Saya dihampiri oleh orang bermotor Mio," kata Subur.

Menurutnya, dia mendorong mobil dari pojok timur Jalan KBP Duryat sampai pertigaan antara Jalan Bhayangkara dan Jalan Urip Sumoharjo.

Atas jasanya tersebut ia diberi upah Rp 100 ribu.

"Saya jalan kaki kembali ke warung dan kaget kok sudah banyak orang yang berdiri. Ternyata mobil yang terparkir sudah pecah kacanya," ucapnya.

Selama empat tahun ia jadi tukang parkir di warung tersebut, baru kali ini terjadi pencurian.

Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hendy Septiadi membenarkan kejadian itu.

Namun dia enggan menjelaskan lebih lanjut.

"Iya benar ada kejadian itu. Cuma ini masih olah TKP. Lebih lanjut nanti saya kabari," pungkasnya.

Sebelumnya, aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Jalan KBP Duryat, Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo, Selasa (11/8/2020).

Korban yang merupakan warga Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, kehilangan uang sebesar Rp 170 juta.

Tukang parkir terlena. Pencurian mobil modus pecah kaca di Ponorogo

Pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di sebuah warung makan di Jalan KBP Duryat, Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo, Selasa (11/8/2020).

Dari keterangan sementara, pencurian ini diduga dilakukan oleh satu komplotan yang dibagi menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama bertugas memecahkan kaca mobil, sementara satu kelompok lagi bertugas untuk mengalihkan perhatian tukang parkir.

Subur, tukang parkir di warung makan tersebut mengaku tidak mengetahui pasti kejadiannya.

Hal tersebut karena ia dimintai tolong seseorang untuk mendorong mobil yang posisinya di ujung Jalan KBP Duryat.

Ada orang datang minta tolong untuk mendorong mobil. Saya dihampiri oleh orang bermotor Mio," kata Subur.

Menurutnya, dia mendorong mobil dari pojok timur Jalan KBP Duryat sampai pertigaan antara Jalan Bhayangkara dan Jalan Urip Sumoharjo.

Atas jasanya tersebut ia diberi upah Rp 100 ribu.

"Saya jalan kaki kembali ke warung dan kaget kok sudah banyak orang yang berdiri. Ternyata mobil yang terparkir sudah pecah kacanya," ucapnya.

Selama empat tahun ia jadi tukang parkir di warung tersebut, baru kali ini terjadi pencurian.

Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hendy Septiadi membenarkan kejadian itu.

Namun dia enggan menjelaskan lebih lanjut.

"Iya benar ada kejadian itu. Cuma ini masih olah TKP. Lebih lanjut nanti saya kabari," pungkasnya.

Sebelumnya, aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Jalan KBP Duryat, Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo, Selasa (11/8/2020).

Korban yang merupakan warga Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, kehilangan uang sebesar Rp 170 juta.