Hanya dalam semalam, 5 rumah warga Perumahan Japan Raya, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto dibobol pencuri. Polisi menduga pelaku pencurian di lima rumah tersebut orang yang sama karena kemiripan pada modus operasinya.
Aksi pencurian berantai salah satunya menyasar rumah Aora Alkahfi (22) di Jalan Mataram No 9, Perumahan Japan Raya. Kapolsek Sooko AKP Amat mengatakan, pelaku berhasil menggasak uang Rp 2 juta, sebuah laptop, charger laptop, tas rangsel dan power bank milik korban. Sehingga korban pencurian di Mojokerto ini menderita kerugian Rp 9 juta.

Kejadiannya dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB. Hasil olah TKP, pelaku kemungkinan masuk dengan memanjat pagar depan rumah korban. Kemudian mencongkel jendela depan untuk membuka pintu depan," kata Amat Rabu (19/8/2020).

Pencuri rupanya juga membobol 4 rumah lainnya pada malam yang sama. 3 rumah yang dibobol berada di Blok G9 Perumahan Japan Raya tahap 5. Sedangkan satu rumah lainnya di Jalan Banjarmasin, Perumahan Japan Raya. Di rumah terakhir ini, pelaku menggasak uang Rp 3 juta.

Menurut Amat, hanya satu korban yang melaporkan pencurian berantai tersebut ke Polsek Sooko. Yaitu Aora Alkahfi (22). Sedangkan empat korban lainnya sampai saat ini belum membuat laporan ke polisi.

"Korban lainnya ada yang kecurian uang Rp 100 ribu, Rp 300 ribu. Mungkin tidak melapor karena jumlahnya sedikit," terang Amat.

Ia menduga, pencurian berantai di Perumahan Japan Raya ini dilakukan pelaku yang sama. Karena ada kemiripan pada modus yang mereka gunakan. Yaitu memanjat pagar depan rumah, mencongkel jendela depan untuk membuka kunci pintu depan rumah korban.

"Kalau melihat modusnya, pelakunya sama," tegasnya.

Rumah yang dibobol maling di Blok G9 Perumahan Japan Raya tahap 5, salah satunya milik Fery Andi. Korban baru menyadari rumahnya kedatangan tamu tidak diundang sekitar pukul 04.00 WIB. Beruntung pelaku hanya mencuri uang Rp 200.000 dari dompet yang dia letakkan di atas kulkas.

Saat saya bangun subuh tadi, ruang tamu sudah acak-acakan, jendela depan terbuka. Yang diambil uang di dalam dompet Rp 200 ribu," ungkapnya.

Rupanya tidak semua aksi pencuri ini berhasil menggasak harta korban. Seperti di rumah Roroh (62), warga Blok G9 Perumahan Japan Raya. Karena aksi pelaku ketahuan korban.

"Pelaku tidak berhasil membawa kabur barang-barang karena saya bangun mendengar suara seperti orang mencongkel jendela rumah saya. Saat saya bangun, pelakunya kabur," tandasnya.

Sumber : detik.com

Hanya dalam semalam. 5 perumahan di Mojokerto di bobol pencuri

Hanya dalam semalam, 5 rumah warga Perumahan Japan Raya, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto dibobol pencuri. Polisi menduga pelaku pencurian di lima rumah tersebut orang yang sama karena kemiripan pada modus operasinya.
Aksi pencurian berantai salah satunya menyasar rumah Aora Alkahfi (22) di Jalan Mataram No 9, Perumahan Japan Raya. Kapolsek Sooko AKP Amat mengatakan, pelaku berhasil menggasak uang Rp 2 juta, sebuah laptop, charger laptop, tas rangsel dan power bank milik korban. Sehingga korban pencurian di Mojokerto ini menderita kerugian Rp 9 juta.

Kejadiannya dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB. Hasil olah TKP, pelaku kemungkinan masuk dengan memanjat pagar depan rumah korban. Kemudian mencongkel jendela depan untuk membuka pintu depan," kata Amat Rabu (19/8/2020).

Pencuri rupanya juga membobol 4 rumah lainnya pada malam yang sama. 3 rumah yang dibobol berada di Blok G9 Perumahan Japan Raya tahap 5. Sedangkan satu rumah lainnya di Jalan Banjarmasin, Perumahan Japan Raya. Di rumah terakhir ini, pelaku menggasak uang Rp 3 juta.

Menurut Amat, hanya satu korban yang melaporkan pencurian berantai tersebut ke Polsek Sooko. Yaitu Aora Alkahfi (22). Sedangkan empat korban lainnya sampai saat ini belum membuat laporan ke polisi.

"Korban lainnya ada yang kecurian uang Rp 100 ribu, Rp 300 ribu. Mungkin tidak melapor karena jumlahnya sedikit," terang Amat.

Ia menduga, pencurian berantai di Perumahan Japan Raya ini dilakukan pelaku yang sama. Karena ada kemiripan pada modus yang mereka gunakan. Yaitu memanjat pagar depan rumah, mencongkel jendela depan untuk membuka kunci pintu depan rumah korban.

"Kalau melihat modusnya, pelakunya sama," tegasnya.

Rumah yang dibobol maling di Blok G9 Perumahan Japan Raya tahap 5, salah satunya milik Fery Andi. Korban baru menyadari rumahnya kedatangan tamu tidak diundang sekitar pukul 04.00 WIB. Beruntung pelaku hanya mencuri uang Rp 200.000 dari dompet yang dia letakkan di atas kulkas.

Saat saya bangun subuh tadi, ruang tamu sudah acak-acakan, jendela depan terbuka. Yang diambil uang di dalam dompet Rp 200 ribu," ungkapnya.

Rupanya tidak semua aksi pencuri ini berhasil menggasak harta korban. Seperti di rumah Roroh (62), warga Blok G9 Perumahan Japan Raya. Karena aksi pelaku ketahuan korban.

"Pelaku tidak berhasil membawa kabur barang-barang karena saya bangun mendengar suara seperti orang mencongkel jendela rumah saya. Saat saya bangun, pelakunya kabur," tandasnya.

Sumber : detik.com