NGAWI JATIM - Seorang bocah di Ngawi jatuh ke sumur 21 meter. Ia selamat setelah dievakuasi selama kurang lebih satu jam.

Bocah bernama Rizal (13) itu merupakan warga Desa Krompol, Kecamatan Bringin, Ngawi. Ia jatuh ke sumur saat bermain berlarian pada pukul 10.00 WIB.

"Awas hati-hati pelan saja," kata seorang warga saat evakuasi korban dengan menggunakan keranjang bambu yang ditarik tali tambang, Selasa (14/7/2020).

Warga yang dibantu polisi dan TNI tampak berhati-hati menarik tali tambang yang mengangkat bocah tersebut. Usai dievakuasi dari sumur, bocah itu tampak lemas. Korban kemudian digendong ke ambulans.

"Sempat lemas tadi dan langsung kita bantu bawa masuk ambulans untuk dibawa ke Puskesmas," ujar Kapolsek Bringin, AKP Suparman saat di konfirmasi wartawan.

Proses evakuasi korban, kata Suparman, berlangsung sekitar satu jam. "Sebelumnya warga berusaha evakuasi dan akhirnya minta bantuan polsek," paparnya.

Dalam proses evakuasi, warga juga menyalakan 3 kipas angin yang diarahkan ke sumur. Itu dilakukan agar korban tetap mendapat suplai udara yang cukup.

"Sempat histeris tegang saat berhasil evakuasi apalagi orang tuanya," paparnya.

Suparman menjelaskan, kejadian itu bermula saat korban bermain berlarian di belakang rumahnya. Di lokasi terdapat sumur yang tidak terpakai. Beruntung, sumur tersebut tidak banyak airnya karena musim kemarau.

"Jadi korban bermain berlari-larian di sekitar sumur duduk. Karena kurang hati-hatinya korban, sehingga terperosok ke dalam sumur dengan kedalaman kurang lebih 21 meter. Kemudian korban berhasil dievakuasi oleh masyarakat dan anggota Polsek dan Koramil Bringin dalam keadaan selamat. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Bringin guna mendapat pertolongan dari medis," pungkasnya.

Sumber : detik.com

Usai Jatuh Ke Sumur 21 Meter, Bocah Di Ngawi Selamat

NGAWI JATIM - Seorang bocah di Ngawi jatuh ke sumur 21 meter. Ia selamat setelah dievakuasi selama kurang lebih satu jam.

Bocah bernama Rizal (13) itu merupakan warga Desa Krompol, Kecamatan Bringin, Ngawi. Ia jatuh ke sumur saat bermain berlarian pada pukul 10.00 WIB.

"Awas hati-hati pelan saja," kata seorang warga saat evakuasi korban dengan menggunakan keranjang bambu yang ditarik tali tambang, Selasa (14/7/2020).

Warga yang dibantu polisi dan TNI tampak berhati-hati menarik tali tambang yang mengangkat bocah tersebut. Usai dievakuasi dari sumur, bocah itu tampak lemas. Korban kemudian digendong ke ambulans.

"Sempat lemas tadi dan langsung kita bantu bawa masuk ambulans untuk dibawa ke Puskesmas," ujar Kapolsek Bringin, AKP Suparman saat di konfirmasi wartawan.

Proses evakuasi korban, kata Suparman, berlangsung sekitar satu jam. "Sebelumnya warga berusaha evakuasi dan akhirnya minta bantuan polsek," paparnya.

Dalam proses evakuasi, warga juga menyalakan 3 kipas angin yang diarahkan ke sumur. Itu dilakukan agar korban tetap mendapat suplai udara yang cukup.

"Sempat histeris tegang saat berhasil evakuasi apalagi orang tuanya," paparnya.

Suparman menjelaskan, kejadian itu bermula saat korban bermain berlarian di belakang rumahnya. Di lokasi terdapat sumur yang tidak terpakai. Beruntung, sumur tersebut tidak banyak airnya karena musim kemarau.

"Jadi korban bermain berlari-larian di sekitar sumur duduk. Karena kurang hati-hatinya korban, sehingga terperosok ke dalam sumur dengan kedalaman kurang lebih 21 meter. Kemudian korban berhasil dievakuasi oleh masyarakat dan anggota Polsek dan Koramil Bringin dalam keadaan selamat. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Bringin guna mendapat pertolongan dari medis," pungkasnya.

Sumber : detik.com

Tidak ada komentar