KEDIRI JATIM - Seorang balita yang masih berusia 4 tahun, asal Tegalan, Kandat, Kediri terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien ini tertular dari ayahnya yang sebelumnya sudah dinyatakan positif Covid-19. Saat ini balita laki-laki tersebut menjalani isolasi mandiri.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri, dr Ahmad Khotib sewaktu dikonfirmasi menjelaskan selain balita tersebut, ada 9 kasus lain terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini.

Adanya penambahan 10 pasien tersebut merupakan hasil pengembangan atau tracing dari kasus sebelumnya.

Ahmad Khotib merinci, kesepuluh pasien tersebut berasal dari Desa Bendo Kecamatan Pare 1 orang, Desa Gampeng 1 orang, Desa Kedungsari Kecamatan Tarokan 3 orang, Desa Paron Kecamatan Ngasem 2 orang, Desa Sumberejo Kecamatan Ngasem 1 orang dan Desa Surat Kecamatan Mojo 1 orang.

Menurut Khotib, kondisi semua pasien cukup baik baik dan termasuk kategori OTG (Orang Tanpa Gejala). Mereka saat ini menjalani isolasi di rumah dengan pengawasan dari Gugus Tugas. Evaluasi juga akan dilakukan untuk mengetahui perkembangan pasien sampai dinyatakan sembuh.

Ahmad Khotib mengaku prihatin karena masyarakat masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan. Hal ini yang menyebabkan penularan Covid-19 tidak bisa dihentikan. Untuk itu dia mengajak masyarakat agar selalu patuh pada protokol kesehatan.

Sumber : andikafm.com

Tertular Dari Ayahnya, Balita Di Kediri Positif Corona

KEDIRI JATIM - Seorang balita yang masih berusia 4 tahun, asal Tegalan, Kandat, Kediri terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien ini tertular dari ayahnya yang sebelumnya sudah dinyatakan positif Covid-19. Saat ini balita laki-laki tersebut menjalani isolasi mandiri.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri, dr Ahmad Khotib sewaktu dikonfirmasi menjelaskan selain balita tersebut, ada 9 kasus lain terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini.

Adanya penambahan 10 pasien tersebut merupakan hasil pengembangan atau tracing dari kasus sebelumnya.

Ahmad Khotib merinci, kesepuluh pasien tersebut berasal dari Desa Bendo Kecamatan Pare 1 orang, Desa Gampeng 1 orang, Desa Kedungsari Kecamatan Tarokan 3 orang, Desa Paron Kecamatan Ngasem 2 orang, Desa Sumberejo Kecamatan Ngasem 1 orang dan Desa Surat Kecamatan Mojo 1 orang.

Menurut Khotib, kondisi semua pasien cukup baik baik dan termasuk kategori OTG (Orang Tanpa Gejala). Mereka saat ini menjalani isolasi di rumah dengan pengawasan dari Gugus Tugas. Evaluasi juga akan dilakukan untuk mengetahui perkembangan pasien sampai dinyatakan sembuh.

Ahmad Khotib mengaku prihatin karena masyarakat masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan. Hal ini yang menyebabkan penularan Covid-19 tidak bisa dihentikan. Untuk itu dia mengajak masyarakat agar selalu patuh pada protokol kesehatan.

Sumber : andikafm.com