TRENGGALEK JATIM - Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Trenggalek kembali mengumumkan tiga pasien positif Covid-19 berdasarkan swab test yang keluar Jum'at kemarin. Mereka terpapar virus corona ketika bekerja di luar Trenggalek.

Dua orang mengalami gejala sakit dan satu orang masa kerjanya habis, sehingga harus pulang kampung ke Trenggalek.

Juru Bicara Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Trenggalek, dr. Murti Rukiyandari ketika dikonfirmasi mengatakan, dua pasien saat ini dirawat di RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Pasien pertama laki-laki, asal Desa Ngares Kecamatan Trenggalek berprofesi sebagai sopir di Sidoarjo.

Selama pemberlakuan PSBB pasien tidak pulang ke Trenggalek. Selesai PSBB pasien pulang ke Trenggalek. Karena mengalami keluhan demam dan pusing selama enam hari sehingga melakukan pemeriksaan di laboratorium dan dirujuk ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

Kemudian pasien kedua, laki-laki, asal Kelurahan Kelutan Kecamatan Trenggalek. Bekerja di bengkel dinamo mobil milik kakaknya yang ada di Pasuruan. Karena nafsu makan menurun, lemas, sesak dan kadang-kadang batuk sehingga diantar pulang ke Trenggalek.

Ketika dilakukan rapid test oleh Puskesmas Trenggalek dengan hasil reaktif, pasien kemudian dirujuk ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

Serta satu orang pasien laki-laki, asal Desa Sukorejo Kecamatan Tugu saat ini menajalani karantina di asrama Balai Diklat BKD Trenggalek. Pasien sebelumnya bekerja di pabrik tahu yang ada di Kota Ambon Maluku. Pasien pulang ke Trenggalek menggunakan pesawat melalui Bandara Juanda, Surabaya. Melanjutkan perjalanan ke Trenggalek menggunakan travel bersama 7 orang lainnya.

Pasien di rapid test karena teman 1 travel dengannya reaktif ketika di rapid test. Ketika di swab test, pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Pulang Dari Luar Kota, Tiga Warga Trenggalek Positif Corona

TRENGGALEK JATIM - Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Trenggalek kembali mengumumkan tiga pasien positif Covid-19 berdasarkan swab test yang keluar Jum'at kemarin. Mereka terpapar virus corona ketika bekerja di luar Trenggalek.

Dua orang mengalami gejala sakit dan satu orang masa kerjanya habis, sehingga harus pulang kampung ke Trenggalek.

Juru Bicara Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Trenggalek, dr. Murti Rukiyandari ketika dikonfirmasi mengatakan, dua pasien saat ini dirawat di RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Pasien pertama laki-laki, asal Desa Ngares Kecamatan Trenggalek berprofesi sebagai sopir di Sidoarjo.

Selama pemberlakuan PSBB pasien tidak pulang ke Trenggalek. Selesai PSBB pasien pulang ke Trenggalek. Karena mengalami keluhan demam dan pusing selama enam hari sehingga melakukan pemeriksaan di laboratorium dan dirujuk ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

Kemudian pasien kedua, laki-laki, asal Kelurahan Kelutan Kecamatan Trenggalek. Bekerja di bengkel dinamo mobil milik kakaknya yang ada di Pasuruan. Karena nafsu makan menurun, lemas, sesak dan kadang-kadang batuk sehingga diantar pulang ke Trenggalek.

Ketika dilakukan rapid test oleh Puskesmas Trenggalek dengan hasil reaktif, pasien kemudian dirujuk ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

Serta satu orang pasien laki-laki, asal Desa Sukorejo Kecamatan Tugu saat ini menajalani karantina di asrama Balai Diklat BKD Trenggalek. Pasien sebelumnya bekerja di pabrik tahu yang ada di Kota Ambon Maluku. Pasien pulang ke Trenggalek menggunakan pesawat melalui Bandara Juanda, Surabaya. Melanjutkan perjalanan ke Trenggalek menggunakan travel bersama 7 orang lainnya.

Pasien di rapid test karena teman 1 travel dengannya reaktif ketika di rapid test. Ketika di swab test, pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Tidak ada komentar