KEDIRI JATIM - Seorang pria bernama Slamet warga  Lingkungan  Bence Kelurahan Pakunden Kecamatan  Pesantren  Kota Kediri, meninggal dunia setelah cekcok dengan istri dan tetangganya.

Slamet meninggal saat terjatuh dipinggir jalan depan rumahnya.

AKP Kamsudi Kasubag Humas Polres Kediri Kota mengatakan, kejadian itu bermula pada  Senin 1 Juni 2020 sekitar jam 1 siang, terjadi cekcok mulut antara Slamet  dengan istrinya. Selang beberapa saat kemudian, datang Awit Subagyo tetangga korban yang sering terlibat cekcok dengan istrinya itu.

Awit yang merasa terganggu dengan aksi cekcok langsung masuk dalam rumah untuk mengambil parang selanjutnya mendatangi Slamet.

Melihat kejadian itu istri Awit bermaksud meminta parang yang dibawa suaminya, kejadian itu juga disaksikan tetangga yang lain.

Parang akhirnya berhasil diminta Suyono warga setempat. SLAMET juga sempat mendorong AWIT dan memintanya pulang ke rumah.

Saat mendorong tetangganya itu, korban terjatuh ke jalan dengan nafas tersengal dan mengeluh kesakitan. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi langsung membawa korban ke rumah sakit. Slamet akhirnya dinyatakan meninggal dunia setibanyak di ruang perawatan rumah sakit.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pesantren untuk ditindaklanjuti. AWIT saat ini diamankan di Mapolres Kediri Kota guna dimintai keterangan beserta barang bukti sebilah parang miliknya. AWIT disangkakan  melanggar Pasal 2 ayat 1 UU DARURAT NO.12 tahun 1951 tentang  senjata tajam.

Terlibat Cekcok, Pria Di Kediri Tewas Terjatuh

KEDIRI JATIM - Seorang pria bernama Slamet warga  Lingkungan  Bence Kelurahan Pakunden Kecamatan  Pesantren  Kota Kediri, meninggal dunia setelah cekcok dengan istri dan tetangganya.

Slamet meninggal saat terjatuh dipinggir jalan depan rumahnya.

AKP Kamsudi Kasubag Humas Polres Kediri Kota mengatakan, kejadian itu bermula pada  Senin 1 Juni 2020 sekitar jam 1 siang, terjadi cekcok mulut antara Slamet  dengan istrinya. Selang beberapa saat kemudian, datang Awit Subagyo tetangga korban yang sering terlibat cekcok dengan istrinya itu.

Awit yang merasa terganggu dengan aksi cekcok langsung masuk dalam rumah untuk mengambil parang selanjutnya mendatangi Slamet.

Melihat kejadian itu istri Awit bermaksud meminta parang yang dibawa suaminya, kejadian itu juga disaksikan tetangga yang lain.

Parang akhirnya berhasil diminta Suyono warga setempat. SLAMET juga sempat mendorong AWIT dan memintanya pulang ke rumah.

Saat mendorong tetangganya itu, korban terjatuh ke jalan dengan nafas tersengal dan mengeluh kesakitan. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi langsung membawa korban ke rumah sakit. Slamet akhirnya dinyatakan meninggal dunia setibanyak di ruang perawatan rumah sakit.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pesantren untuk ditindaklanjuti. AWIT saat ini diamankan di Mapolres Kediri Kota guna dimintai keterangan beserta barang bukti sebilah parang miliknya. AWIT disangkakan  melanggar Pasal 2 ayat 1 UU DARURAT NO.12 tahun 1951 tentang  senjata tajam.

Tidak ada komentar