SURABAYA - Kasus positif Corona di Jawa Timur melonjak yaitu Bertambah 80 pasien. Total pasien positif Corona 1.031 orang. Dari total kasus tersebut, 759 pasien masih menjalani perawatan.

Dari data yang diperoleh, tambahan 80 pasien positif Corona ini tertinggi yakni 58 pasien dari Surabaya, 8 pasien dari Sidoarjo, 3 dari Gresik, 1 pasien COVID-19 dari Kabupaten Pasuruan dan 1 dari Bangkalan.

Ada pula tambahan dari wilayah lainnya yaitu 2 orang positif dari Kabupaten Lumajang, 1 dari Kabupaten Nganjuk, dan 1 dari Kabupaten Probolinggo, 1 dari Magetan, 1 dari Kabupaten Lamongan, 2 dari Pacitan, 1 dari Kabupaten Bojonegoro.

"Ada tambahan 80 pasien di Jatim. Kewaspadaan berganda harus dilakukan oleh kita semua. Kemudian kepatuhan dan kedisiplinan menjadi faktor yang penting," kata Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (1/5/2020).

Selain itu, ada kabar baik dalam penanganan COVID-19 di Jatim. Tercatat ada tambahan 3 pasien yang dinyatakan sembuh. Rinciannya yakni 2 pasien dari Kota Kediri dan 1 pasien dari Bangkalan.

Kini, total pasien di Jatim yang telah dinyatakan sembuh ada 165 orang atau tingkat kesembuhannya mencapai 16%.

"Alhamdulillah ada tambahan tiga pasien yang sembuh, 2 dair Kota Kediri dan 1 dari Bangkalan," imbuhnya.

Untuk tambahan pasien yang meninggal, Khofifah menyebut ada 7 orang. Pasien yang meninggal rinciannya 1 pasien dari Gresik, 1 dari Lumajang, dan 5 dari Surabaya. Kini, total yang meninggal akibat COVID-19 menembus 107 orang atau setara 10,38%.

"Saya ingin menyampaikan kepada kita semua yang meninggal ada 107. Menurut saya penyebaran sudah luas, pada teman awak media saya minta tolong untuk mengajak lebih disiplin, sebagaimana protokol kesehatan terutama di titik episentrum Surabaya," pesan Khofifah.

Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat ada 3.131 orang. Dari data tersebut, PDP yang diawasi tinggal 1.626 dan 1.222 orang disebut sudah selesai diawasi. Sementara, PDP yang meninggal ada 283 pasien.

Tak hanya itu, Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Jatim kini jumlahnya sebanyak 19.585. Untuk PDP yang masih dipantau hanya 5.540, dan ada 13.983 yang telah selesai dipantau. Dari data yang dihimpun, ada 62 ODP yang meninggal dunia.

Update Corona Di Jatim 01 Mei: Pasien Positif Melonjak, Total Capai 1.031 Orang

SURABAYA - Kasus positif Corona di Jawa Timur melonjak yaitu Bertambah 80 pasien. Total pasien positif Corona 1.031 orang. Dari total kasus tersebut, 759 pasien masih menjalani perawatan.

Dari data yang diperoleh, tambahan 80 pasien positif Corona ini tertinggi yakni 58 pasien dari Surabaya, 8 pasien dari Sidoarjo, 3 dari Gresik, 1 pasien COVID-19 dari Kabupaten Pasuruan dan 1 dari Bangkalan.

Ada pula tambahan dari wilayah lainnya yaitu 2 orang positif dari Kabupaten Lumajang, 1 dari Kabupaten Nganjuk, dan 1 dari Kabupaten Probolinggo, 1 dari Magetan, 1 dari Kabupaten Lamongan, 2 dari Pacitan, 1 dari Kabupaten Bojonegoro.

"Ada tambahan 80 pasien di Jatim. Kewaspadaan berganda harus dilakukan oleh kita semua. Kemudian kepatuhan dan kedisiplinan menjadi faktor yang penting," kata Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (1/5/2020).

Selain itu, ada kabar baik dalam penanganan COVID-19 di Jatim. Tercatat ada tambahan 3 pasien yang dinyatakan sembuh. Rinciannya yakni 2 pasien dari Kota Kediri dan 1 pasien dari Bangkalan.

Kini, total pasien di Jatim yang telah dinyatakan sembuh ada 165 orang atau tingkat kesembuhannya mencapai 16%.

"Alhamdulillah ada tambahan tiga pasien yang sembuh, 2 dair Kota Kediri dan 1 dari Bangkalan," imbuhnya.

Untuk tambahan pasien yang meninggal, Khofifah menyebut ada 7 orang. Pasien yang meninggal rinciannya 1 pasien dari Gresik, 1 dari Lumajang, dan 5 dari Surabaya. Kini, total yang meninggal akibat COVID-19 menembus 107 orang atau setara 10,38%.

"Saya ingin menyampaikan kepada kita semua yang meninggal ada 107. Menurut saya penyebaran sudah luas, pada teman awak media saya minta tolong untuk mengajak lebih disiplin, sebagaimana protokol kesehatan terutama di titik episentrum Surabaya," pesan Khofifah.

Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat ada 3.131 orang. Dari data tersebut, PDP yang diawasi tinggal 1.626 dan 1.222 orang disebut sudah selesai diawasi. Sementara, PDP yang meninggal ada 283 pasien.

Tak hanya itu, Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Jatim kini jumlahnya sebanyak 19.585. Untuk PDP yang masih dipantau hanya 5.540, dan ada 13.983 yang telah selesai dipantau. Dari data yang dihimpun, ada 62 ODP yang meninggal dunia.

Tidak ada komentar