GRESIK JATIM - Kasus tambahan pasien positif Covid-19 di Gresik sangat memprihatinkan. Hari ini ada tambahan 19 orang, sehingga total yang terpapar positif menjadi 153 kasus.

Tambahan itu, berasal dari Desa Tlogopatut 4 orang, Desa Petiken dan Desa Mojosarirejo, Driyorejo 2 orang. Desa Belahanrejo, Kedamean 1 orang. Desa Bulang Kulon, Benjeng 1 orang. Desa Sekapuk dan Ngimboh, Ujungpangkah 2 orang.

Sementara dari Menganti ada tambahan enam positif. Yakni satu dari Desa Boteng, tiga dari Sidowungu, satu dari Palemwatu, dan satu dari Pengalangan.

Sedangkan untuk tambahan tiga lainnya dimasukan dalam data meninggal positif. Yakni, dari Desa Karangrejo, Manyar, Desa Singosari, Kebomas, dan Desa Sidojakung, Menganti.

“Total yang meninggal ada 14 orang. Tambahan positif ini mayoritas dari PDP bukan dari hasil tracing,” ujar ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali, Rabu (27/05/2020).

Ia menambahkan, dengan adanya tambahan ini masyarakat dihimbau tetap mengkedepankan protokol kesehatan. Misalnya, melakukan psysical distancing, menjaga kesehatan diri, mengenakan masker, dan jangan menciptakan kerumunan.

“Kami sudah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid III. Dimana, fokusnya pada penguatan kesehatan di tingkat RW atau RT serta menjaga kedisplinan kesehatan di tempat umum seperti pasar, dan perusahaan,” imbuhnya.

Meningkat Drastis, Kasus Positif Corona Di Gresik Bertambah 19 Orang

GRESIK JATIM - Kasus tambahan pasien positif Covid-19 di Gresik sangat memprihatinkan. Hari ini ada tambahan 19 orang, sehingga total yang terpapar positif menjadi 153 kasus.

Tambahan itu, berasal dari Desa Tlogopatut 4 orang, Desa Petiken dan Desa Mojosarirejo, Driyorejo 2 orang. Desa Belahanrejo, Kedamean 1 orang. Desa Bulang Kulon, Benjeng 1 orang. Desa Sekapuk dan Ngimboh, Ujungpangkah 2 orang.

Sementara dari Menganti ada tambahan enam positif. Yakni satu dari Desa Boteng, tiga dari Sidowungu, satu dari Palemwatu, dan satu dari Pengalangan.

Sedangkan untuk tambahan tiga lainnya dimasukan dalam data meninggal positif. Yakni, dari Desa Karangrejo, Manyar, Desa Singosari, Kebomas, dan Desa Sidojakung, Menganti.

“Total yang meninggal ada 14 orang. Tambahan positif ini mayoritas dari PDP bukan dari hasil tracing,” ujar ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali, Rabu (27/05/2020).

Ia menambahkan, dengan adanya tambahan ini masyarakat dihimbau tetap mengkedepankan protokol kesehatan. Misalnya, melakukan psysical distancing, menjaga kesehatan diri, mengenakan masker, dan jangan menciptakan kerumunan.

“Kami sudah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid III. Dimana, fokusnya pada penguatan kesehatan di tingkat RW atau RT serta menjaga kedisplinan kesehatan di tempat umum seperti pasar, dan perusahaan,” imbuhnya.

Tidak ada komentar