KEDIRI JATIM - Kasus Positif Corona Di kota Kediri bertambah signifikan per 26/05/2020. Tambahan tersebut yaitu sebanyak 13 kasus. Ke-13 kasus ini kondisinya OTG (Orang Tanpa Gejala) dari kluster pabrik rokok Tulungagung. Tetapi saat menjalani karantina mandiri, terjadi transmisi lokal.

Abdullah Abubakar, Walikota Kediri saat dikonfirmasi mengatakan ke 13 kasus tersebut diantaranya warga Pojok Mojoroto 1 kasus, warga Bawang 6 kasus dan warga Tempurejo Pesantren Kota Kediri 6 kasus. Saat karantina mandiri, terjadi transmisi lokal. Hal ini mengakibatkan keluarga, anak, cucu dan tetangga tertular virus Covid-19.

Dari 13 kasus tersebut ada dua anak dibawah umur, diantaranya anak berusia 11 tahun dan 15 tahun juga ikut tertular Covid-19. Hal ini bisa diartikan bahwa karantina mandiri mereka gagal.

Untuk itu, rencananya hari ini akan dilakukan penjemputan dan dibawa ke RS Kilisuci (RSUD Gambiran Lama) Kota Kediri.

Walikota menambahkan, sesuai prosedur, OTG harus melakukan karantina mandiri karena rumah sakit tidak cukup menampung mereka.

Tetapi jika karantina mandiri mereka gagal, maka akan dilakukan penjemputan dan ditempatkan diruang isolasi yang disiapkan pemerintah.

Melonjak, Pasien Positif Corona Di Kota Kediri Bertambah 13 Orang

KEDIRI JATIM - Kasus Positif Corona Di kota Kediri bertambah signifikan per 26/05/2020. Tambahan tersebut yaitu sebanyak 13 kasus. Ke-13 kasus ini kondisinya OTG (Orang Tanpa Gejala) dari kluster pabrik rokok Tulungagung. Tetapi saat menjalani karantina mandiri, terjadi transmisi lokal.

Abdullah Abubakar, Walikota Kediri saat dikonfirmasi mengatakan ke 13 kasus tersebut diantaranya warga Pojok Mojoroto 1 kasus, warga Bawang 6 kasus dan warga Tempurejo Pesantren Kota Kediri 6 kasus. Saat karantina mandiri, terjadi transmisi lokal. Hal ini mengakibatkan keluarga, anak, cucu dan tetangga tertular virus Covid-19.

Dari 13 kasus tersebut ada dua anak dibawah umur, diantaranya anak berusia 11 tahun dan 15 tahun juga ikut tertular Covid-19. Hal ini bisa diartikan bahwa karantina mandiri mereka gagal.

Untuk itu, rencananya hari ini akan dilakukan penjemputan dan dibawa ke RS Kilisuci (RSUD Gambiran Lama) Kota Kediri.

Walikota menambahkan, sesuai prosedur, OTG harus melakukan karantina mandiri karena rumah sakit tidak cukup menampung mereka.

Tetapi jika karantina mandiri mereka gagal, maka akan dilakukan penjemputan dan ditempatkan diruang isolasi yang disiapkan pemerintah.