TULUNGAGUNG JATIM - Kapolsek Kalidawir, Tulungagung  AKP Santoso melalui Kanit Reskrim, Ipda Bambang Kurniawan mengungkapkan, video yang menampilkan seorang gadis Diperkosa bergiliran secara keji.

"Kami kemudian bergerak melakukan penyelidikan, untuk mengidentifikasi para pelaku di dalam rekaman itu," kata Bambang.

Video itu kemudian diselidiki oleh Bambang, hingga bisa mengidentifikasi Melati.

Lima orang terduga pelaku ialah MR, AK, YG, AL, dan SA yang berhasil diamankan Senin (25/5/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.
Salah satunya masih dibawah umur.

"Semua masih kami dalami peran masing-masing," ungkap Bambang.

Saat ini para terduga pelaku berada di ruang tahanan Mapolsek Kalidawir, sambil menunggu proses penyidikan.

Dari penyelidikan diketahui, aksi rudapaksa terjadi pada Jumat (17/5/2020) di sebuah rumah kosong di Desa Jabon, Kecamatan Kalidawir, sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu Melati dalam keadaan tak berdaya karena di bawah pengaruh alkohol.

MR adalah  sosok yang menyodori Melati dengan minuman alkohol.

Sebelumnya Melati sempat minta diantar pulang kepada MR.

Namun MR minta Melati mau ikut menenggak minuman beralkohol, sebelum mengantarkannya pulang.

Namun saat Melati sudah teler, bukannya diantar pulang, MR dan kawan-kawan melakukan rudapaksa secara bergantian.

"Proses hukum masih berjalan, kami di-backup oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung," pungkas Bambang.

Saat pelaku tertangkap, sejumlah barang bukti juga disita, antara lain tikar, celana dalam dan kaus milik korban, serta sebuah ponsel yang dipakai merekam aksi rudapaksa itu.

Sementara Kepala UPPA Satreksrim Polres Tulungagung, Iptu Pujiarsih menimpali, saat ini korban ada bersama orang tuanya.

Keji, Gadis Asal Blitar Diperkosa Bergilir di Tulungagung

TULUNGAGUNG JATIM - Kapolsek Kalidawir, Tulungagung  AKP Santoso melalui Kanit Reskrim, Ipda Bambang Kurniawan mengungkapkan, video yang menampilkan seorang gadis Diperkosa bergiliran secara keji.

"Kami kemudian bergerak melakukan penyelidikan, untuk mengidentifikasi para pelaku di dalam rekaman itu," kata Bambang.

Video itu kemudian diselidiki oleh Bambang, hingga bisa mengidentifikasi Melati.

Lima orang terduga pelaku ialah MR, AK, YG, AL, dan SA yang berhasil diamankan Senin (25/5/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.
Salah satunya masih dibawah umur.

"Semua masih kami dalami peran masing-masing," ungkap Bambang.

Saat ini para terduga pelaku berada di ruang tahanan Mapolsek Kalidawir, sambil menunggu proses penyidikan.

Dari penyelidikan diketahui, aksi rudapaksa terjadi pada Jumat (17/5/2020) di sebuah rumah kosong di Desa Jabon, Kecamatan Kalidawir, sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu Melati dalam keadaan tak berdaya karena di bawah pengaruh alkohol.

MR adalah  sosok yang menyodori Melati dengan minuman alkohol.

Sebelumnya Melati sempat minta diantar pulang kepada MR.

Namun MR minta Melati mau ikut menenggak minuman beralkohol, sebelum mengantarkannya pulang.

Namun saat Melati sudah teler, bukannya diantar pulang, MR dan kawan-kawan melakukan rudapaksa secara bergantian.

"Proses hukum masih berjalan, kami di-backup oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung," pungkas Bambang.

Saat pelaku tertangkap, sejumlah barang bukti juga disita, antara lain tikar, celana dalam dan kaus milik korban, serta sebuah ponsel yang dipakai merekam aksi rudapaksa itu.

Sementara Kepala UPPA Satreksrim Polres Tulungagung, Iptu Pujiarsih menimpali, saat ini korban ada bersama orang tuanya.