TUBAN JATIM - Kasus Corona di Kabupaten Tuban yang dinyatakan positif Covid-19 terus mengalami peningkatan baik yang sudah dinyatakan positif maupun warga yang masuk dalam daftar Pasien Dalam Perawatan (PDP), di rumah sakit juga terus bertambah, Kamis (28/5/2020).

Sampai dengan sejuah ini terdapat 40 orang warga di Kabupaten Tuban yang telah dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil tes swab mereka keluar. Adapun jumlah PDP secara kumulatif sebanyak 61 orang warga yang berasal dari hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban dengan jumlah sebanyak 14 orang PDP meninggal dunia.

Dari data yang dihimpun, peningkatan jumlah warga di Kabupaten Tuban yang dinyatakan positif Covid-19 itu terjadi setelah hasil Swab terhadap puluhan warga yang dilakukan tes telah keluar. Pada sebelum hari raya terdapat 20 warga yang positif dan setelah lebaran bertambah 20 orang hingga menjadi 40 orang.

“Setelah ada penambahan dua puluh kasus konfirmasi positif Covid-19 secara kumulatif saat ini ada empat puluh orang yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Tuban,” terang Endah Nurul Komariyati, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban.

Endah menyatakan bahwa pemanbahan sebanyak 20 orang positif tersebut sebagian besar merupakan penambahan berdasarkan pelacakan berasal dari klaster pasar Bojonegoro. Selain dari pasar Bojonegoro, meraka yang positif merupakan pedagang di pasar Bongkaran Tuban dan juga cluster keluarga di wilayah Kecamatan Tambakboyo

“Dari hasil Tes Swab yang dikeluarkan oleh Institute of Tropical Desease Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya ada penambahan konfirmasi positif didominasi Cluster Pasar Banjarejo Bojonegoro, Cluster Pasar Bongkaran dan Cluster Tambakboyo,” tambahnya.

Dari klaster pasar Banjarejo, Bojonegoro itu adalah tiga orang laki-laki dan dua perempuan asal Kecamatan Soko dan satu laki-laki asal Kecamatan Senori yang hasilnya positif. Untuk Pasar Bongkaran Pasar Baru Tuban terdapat satu perempuan asal Kecamatan Plumpang, satu perempuan asal Kecamatan Semanding dan satu perempuan asal Kecamatan Merakurak.

“Sedangkang dari Cluster Tambakboyo yaitu dua perempuan asal Kecamatan Jenu, satu perempuan asal Kecamatan Kerek dan satu bayi. Selain itu ada perempuan asal Plumpang masuk dalam Cluster pasar Babat, laki-laki. asal Kecamatan Merakurak, perempuan asal Kecamatan Palang, perempuan asal Kecamatan Semanding, satu bayi dan dua laki-laki asal Kecamatan Tuban,” paparnya.

Dengan bertambahnya kasus konfirmasi positif baru ini, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban itu kembali mengajak semua masyarakat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan, tetap di rumah jika tidak ada keperluan yang sangat penting. Namun jika tetap harus berkegiatan di luar rumah harus tetap menerapkan physical distancing menghindari berhadapan, jaga jarak minimal 2 meter dengan orang lain dan disiplin menggunakan masker serta cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sesering mungkin.

Hingga Kini, Total Positif Corona Di Tuban Capai 40 Orang

TUBAN JATIM - Kasus Corona di Kabupaten Tuban yang dinyatakan positif Covid-19 terus mengalami peningkatan baik yang sudah dinyatakan positif maupun warga yang masuk dalam daftar Pasien Dalam Perawatan (PDP), di rumah sakit juga terus bertambah, Kamis (28/5/2020).

Sampai dengan sejuah ini terdapat 40 orang warga di Kabupaten Tuban yang telah dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil tes swab mereka keluar. Adapun jumlah PDP secara kumulatif sebanyak 61 orang warga yang berasal dari hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban dengan jumlah sebanyak 14 orang PDP meninggal dunia.

Dari data yang dihimpun, peningkatan jumlah warga di Kabupaten Tuban yang dinyatakan positif Covid-19 itu terjadi setelah hasil Swab terhadap puluhan warga yang dilakukan tes telah keluar. Pada sebelum hari raya terdapat 20 warga yang positif dan setelah lebaran bertambah 20 orang hingga menjadi 40 orang.

“Setelah ada penambahan dua puluh kasus konfirmasi positif Covid-19 secara kumulatif saat ini ada empat puluh orang yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Tuban,” terang Endah Nurul Komariyati, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban.

Endah menyatakan bahwa pemanbahan sebanyak 20 orang positif tersebut sebagian besar merupakan penambahan berdasarkan pelacakan berasal dari klaster pasar Bojonegoro. Selain dari pasar Bojonegoro, meraka yang positif merupakan pedagang di pasar Bongkaran Tuban dan juga cluster keluarga di wilayah Kecamatan Tambakboyo

“Dari hasil Tes Swab yang dikeluarkan oleh Institute of Tropical Desease Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya ada penambahan konfirmasi positif didominasi Cluster Pasar Banjarejo Bojonegoro, Cluster Pasar Bongkaran dan Cluster Tambakboyo,” tambahnya.

Dari klaster pasar Banjarejo, Bojonegoro itu adalah tiga orang laki-laki dan dua perempuan asal Kecamatan Soko dan satu laki-laki asal Kecamatan Senori yang hasilnya positif. Untuk Pasar Bongkaran Pasar Baru Tuban terdapat satu perempuan asal Kecamatan Plumpang, satu perempuan asal Kecamatan Semanding dan satu perempuan asal Kecamatan Merakurak.

“Sedangkang dari Cluster Tambakboyo yaitu dua perempuan asal Kecamatan Jenu, satu perempuan asal Kecamatan Kerek dan satu bayi. Selain itu ada perempuan asal Plumpang masuk dalam Cluster pasar Babat, laki-laki. asal Kecamatan Merakurak, perempuan asal Kecamatan Palang, perempuan asal Kecamatan Semanding, satu bayi dan dua laki-laki asal Kecamatan Tuban,” paparnya.

Dengan bertambahnya kasus konfirmasi positif baru ini, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban itu kembali mengajak semua masyarakat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan, tetap di rumah jika tidak ada keperluan yang sangat penting. Namun jika tetap harus berkegiatan di luar rumah harus tetap menerapkan physical distancing menghindari berhadapan, jaga jarak minimal 2 meter dengan orang lain dan disiplin menggunakan masker serta cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sesering mungkin.