Social Items

Seorang pria ditemukan tewas dengan posisi tertelungkup tepat di depan pos polisi lalu lintas Terminal Mangkang Polsek Tugu di kawasan Terminal Mangkang sekira pukul 18.00 WIB.

Mayat pertama kali ditemukan oleh sejumlah anggota satuan lalu lintas Polsek Tugu yang saat itu hendak berbuka puasa.

Mendapat laporan penemuan mayat tersebut, Kapolsek Tugu Kompol I Ketut Raman langsung menuju lokasi kejadian.

Kapolsek lekas melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan lalu meminta bantuan dari tim Inafis Polrestabes Semarang dan Tim Medis dari RSUP Kariadi.

Mayat lantas diperiksa dan dievakuasi oleh tim Inafis Polrestabes Semarang dan Tim Medis dari RSUP Kariadi sesuai dengan protokol kesehatan.

"Setelah diperiksa ternyata dugaan sementara korban meninggal lantaran mabuk minuman keras," ujar Kapolsek Minggu (10/5/2020).

Dia menegaskan dugaan tersebut buktikan dengan ditemukannya satu botol minuman suplemen yang telah di oplos dengan minuman keras di saku celana korban.

"Korban diduga mabuk minuman keras lalu terjatuh dan membentur bangunan beton yang ada di lokasi."

Akibat benturan itu korban mengalami luka di pelipis sebelah kanan yang banyak mengeluarkan darah," jelasnya.

Ketut mengungkapkan, identitas korban yakni Kayat (62) warga Kelurahan Pekunden Kecamatan Semarang Timur.

Korban diketahui sebatang kara tidak memiliki keluarga dan hidup menggelandang.

"Bahkan berdasarkan informasi warga, korban biasa tidur di Musala Darut Taqwa di Jalan Pandanaran Semarang Tengah," katanya.

Saat ini mayat sudah dibawa ke kamar jenazah RSUP Kariadi Semarang untuk pemeriksaan selanjutnya.(Iwn).

gegerkan warga. penemuan Mayat Pria di Terminal Mangkang semarang

Seorang pria ditemukan tewas dengan posisi tertelungkup tepat di depan pos polisi lalu lintas Terminal Mangkang Polsek Tugu di kawasan Terminal Mangkang sekira pukul 18.00 WIB.

Mayat pertama kali ditemukan oleh sejumlah anggota satuan lalu lintas Polsek Tugu yang saat itu hendak berbuka puasa.

Mendapat laporan penemuan mayat tersebut, Kapolsek Tugu Kompol I Ketut Raman langsung menuju lokasi kejadian.

Kapolsek lekas melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan lalu meminta bantuan dari tim Inafis Polrestabes Semarang dan Tim Medis dari RSUP Kariadi.

Mayat lantas diperiksa dan dievakuasi oleh tim Inafis Polrestabes Semarang dan Tim Medis dari RSUP Kariadi sesuai dengan protokol kesehatan.

"Setelah diperiksa ternyata dugaan sementara korban meninggal lantaran mabuk minuman keras," ujar Kapolsek Minggu (10/5/2020).

Dia menegaskan dugaan tersebut buktikan dengan ditemukannya satu botol minuman suplemen yang telah di oplos dengan minuman keras di saku celana korban.

"Korban diduga mabuk minuman keras lalu terjatuh dan membentur bangunan beton yang ada di lokasi."

Akibat benturan itu korban mengalami luka di pelipis sebelah kanan yang banyak mengeluarkan darah," jelasnya.

Ketut mengungkapkan, identitas korban yakni Kayat (62) warga Kelurahan Pekunden Kecamatan Semarang Timur.

Korban diketahui sebatang kara tidak memiliki keluarga dan hidup menggelandang.

"Bahkan berdasarkan informasi warga, korban biasa tidur di Musala Darut Taqwa di Jalan Pandanaran Semarang Tengah," katanya.

Saat ini mayat sudah dibawa ke kamar jenazah RSUP Kariadi Semarang untuk pemeriksaan selanjutnya.(Iwn).

Tidak ada komentar