SURABAYA JATIM - Pemprov kembali meng-update kasus Corona di Jatim. Ada tambahan 83 kasus positif COVID-19 sehingga totalnya menjadi 1.491 hari ini.

"Dari yang terkonfirmasi ada 83 tambahan positif di Jatim. Total ada 1.491 kasus positif COVID-19," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Minggu (10/5/2020).

Tambahan 83 kasus positif COVID-19 itu menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan kasus positif Corona terbanyak kedua di Indonesia setelah DKI Jakarta. Jatim menggeser Jabar dari urutan kedua terbanyak.

Khofifah menjelaskan, 83 kasus positif itu dari Surabaya (41 kasus), Sidoarjo (16 kasus), Lamongan (5 kasus), Magetan (3 kasus), Tuban (2 kasus), Pacitan (2 kasus), Bondowoso (2 kasus), Kabupaten Malang (2 kasus), Kota Malang (2 kasus), Jombang (2 kasus), Probolinggo (1 kasus), Kabupaten Blitar (1 kasus), Kabupaten Kediri (1 kasus), Jember (1 kasus), Kota Probolinggo (1 kasus) dan Kabupaten Pasuruan (1 kasus).

Khofifah juga menjabarkan hasil tracing yang dilakukan Pemprov Jatim. "Dari hasil tracing, pasien yang terkonfirmasi PDP ada 4.031 orang dan pasien ODP ada 21.254 orang," terangnya.

Khofifah menyampaikan, ada 14 orang yang dinyatakan sembuh dari positif COVID-19. Belasan orang tersebut berasal dari Pasuruan (1 orang), Ponorogo (1 orang), Bangkalan (1 orang), Pamekasan (1 orang), Kota Malang (1 orang), Kabupaten Probolinggo (1 orang), Kabupaten Malang (2 orang) dan Surabaya (6 orang). Total pasien positif COVID-19 yang sembuh di Jatim ada 244 orang atau setara 16,36 persen.

Mantan Mensos RI ini juga mengumumkan kabar duka bahwa ada 6 pasien positif COVID-19 di Jatim yang meninggal hari ini. Enam orang yang meninggal berasal dari Kabupaten Blitar (1 orang), Sidoarjo (1 orang) dan Surabaya (4 orang). Total yang meninggal di Jatim hingga hari ini ada 149 orang atau setara 9,99 persen.

Update Corona Di Jatim 10 Mei: Pasien Positif Bertambah 83, Total Capai 1.491

SURABAYA JATIM - Pemprov kembali meng-update kasus Corona di Jatim. Ada tambahan 83 kasus positif COVID-19 sehingga totalnya menjadi 1.491 hari ini.

"Dari yang terkonfirmasi ada 83 tambahan positif di Jatim. Total ada 1.491 kasus positif COVID-19," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Minggu (10/5/2020).

Tambahan 83 kasus positif COVID-19 itu menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan kasus positif Corona terbanyak kedua di Indonesia setelah DKI Jakarta. Jatim menggeser Jabar dari urutan kedua terbanyak.

Khofifah menjelaskan, 83 kasus positif itu dari Surabaya (41 kasus), Sidoarjo (16 kasus), Lamongan (5 kasus), Magetan (3 kasus), Tuban (2 kasus), Pacitan (2 kasus), Bondowoso (2 kasus), Kabupaten Malang (2 kasus), Kota Malang (2 kasus), Jombang (2 kasus), Probolinggo (1 kasus), Kabupaten Blitar (1 kasus), Kabupaten Kediri (1 kasus), Jember (1 kasus), Kota Probolinggo (1 kasus) dan Kabupaten Pasuruan (1 kasus).

Khofifah juga menjabarkan hasil tracing yang dilakukan Pemprov Jatim. "Dari hasil tracing, pasien yang terkonfirmasi PDP ada 4.031 orang dan pasien ODP ada 21.254 orang," terangnya.

Khofifah menyampaikan, ada 14 orang yang dinyatakan sembuh dari positif COVID-19. Belasan orang tersebut berasal dari Pasuruan (1 orang), Ponorogo (1 orang), Bangkalan (1 orang), Pamekasan (1 orang), Kota Malang (1 orang), Kabupaten Probolinggo (1 orang), Kabupaten Malang (2 orang) dan Surabaya (6 orang). Total pasien positif COVID-19 yang sembuh di Jatim ada 244 orang atau setara 16,36 persen.

Mantan Mensos RI ini juga mengumumkan kabar duka bahwa ada 6 pasien positif COVID-19 di Jatim yang meninggal hari ini. Enam orang yang meninggal berasal dari Kabupaten Blitar (1 orang), Sidoarjo (1 orang) dan Surabaya (4 orang). Total yang meninggal di Jatim hingga hari ini ada 149 orang atau setara 9,99 persen.

Tidak ada komentar