BLITAR JATIM - Seorang Kakek bernama Karyani (70), warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Binangun, kabupaten Blitar mendadak ambruk lalu meninggal dunia di balai desa setempat, Jumat (22/5) siang.

Peristiwa yang menggegerkan warga desa setempat itu terjadi saat korban mengantre Pembagian uang bantuan sosial tunai (BST)

"Dugaannya, korban kecapekan saat ikut menantre untuk mengambil uang bantuan tersebut," kata Iptu Nanang Budiarto, Kapolsek Binangun.

Menurutnya, kejadian itu berlangsung pukul 14.00 WIB. Antrean sendiri sudah berlangsung lama karena yang menerima BST ada sekitar 300 warga, termasuk korban.

Kebanyakan yang mendapatkan uang bantuan pengganti BLT (bantuan langsung tunai) dengan nilai Rp 600 per orang itu adalah para orang tua.

Saat kejadian itu, korban sedang dalam antrean panjang atau sedang duduk di depan pintu toilet balai desa. Entah apa yang terjadi, mendadak korban ambruk dari kursi atau tempat duduknya, hingga membuat warga gempar.

"Karuan warga langsung berlarian, untuk menolongnya. Namun, korban tak berhasil diselamatkan," paparnya.

Atas permintaan keluarganya, jasad korban tanpa diotopsi dan langsung dimakamkan.

Pria Di Blitar Meninggal Mendadak Saat Antri Ambil BLT

BLITAR JATIM - Seorang Kakek bernama Karyani (70), warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Binangun, kabupaten Blitar mendadak ambruk lalu meninggal dunia di balai desa setempat, Jumat (22/5) siang.

Peristiwa yang menggegerkan warga desa setempat itu terjadi saat korban mengantre Pembagian uang bantuan sosial tunai (BST)

"Dugaannya, korban kecapekan saat ikut menantre untuk mengambil uang bantuan tersebut," kata Iptu Nanang Budiarto, Kapolsek Binangun.

Menurutnya, kejadian itu berlangsung pukul 14.00 WIB. Antrean sendiri sudah berlangsung lama karena yang menerima BST ada sekitar 300 warga, termasuk korban.

Kebanyakan yang mendapatkan uang bantuan pengganti BLT (bantuan langsung tunai) dengan nilai Rp 600 per orang itu adalah para orang tua.

Saat kejadian itu, korban sedang dalam antrean panjang atau sedang duduk di depan pintu toilet balai desa. Entah apa yang terjadi, mendadak korban ambruk dari kursi atau tempat duduknya, hingga membuat warga gempar.

"Karuan warga langsung berlarian, untuk menolongnya. Namun, korban tak berhasil diselamatkan," paparnya.

Atas permintaan keluarganya, jasad korban tanpa diotopsi dan langsung dimakamkan.